Tren Pusat Kebugaran dan Fakta Kesehatan

January 25, 2014

pusat kebugaran

Perkotaan adalah surga bagi kaum muda. Apapun ada di kota, mulai dari kuliner unik, lokasi belanja yang megah dan modern, hingga berbagai fasilitas hiburan yang canggih. Tidak dapat dipungkiri, hal ini akan ikut mempengaruhi gaya hidup anak muda. Memanfaatkan semangat yang masih berapi-api, apapun bisa menjadi tren di kota jika mampu menarik perhatian kaum ini. Salah satu tren yang sempat dihidupkan oleh kaum muda adalah tempat fitness (pusat kebugaran) atau dikenal juga dengan gym.

Sudah Menjadi Gaya Hidup

Olahraga di pusat kebugaran telah menjadi pilihan kaum urban. Sore hari, tempat-tempat fitness biasanya akan mulai dipenuhi oleh sejumlah penggemar olahraga. Pusat kebugaran seolah sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Bagaimana bisa?

Ada berbagai alasan mengapa kaum urban lebih menyukai berolahraga di pusat-pusat kebugaran. Di antaranya, selain memperoleh manfaat kesehatan pusat kebugaran juga merupakan tempat yang asyik untuk bersosialisasi. Di sini, kita dapat berkenalan dengan orang- orang baru, termasuk lawan jenis, atau janjian bersama teman-teman. Setelah berolahraga, cukup bergeser sedikit ke lokasi-lokasi hangout yang biasanya tidak jauh dari situ.

Pusat kebugaran juga biasanya dilengkapi dengan alat-alat dan fasilitas canggih, serta variasi program yang membuat orang bersemangat untuk menggerakkan tubuh. Manfaatnya tidak hanya itu, menjadi member pusat kebugaran tertentu dianggap dapat meningkatkan gengsi seseorang. Fasilitas pusat kebugaran juga cocok dengan tempo hidup yang cepat di perkotaan. Cukup mampir sebentar di gym sepulang kuliah atau kerja, Anda dapat menjaga bentuk tubuh tetap ideal, sehat, sekaligus tetap gaul.

Plus Minus Nge-Gym

Menurut Dr. Rachmad Wishnu Hidayat SpKO, sebetulnya olahraga dapat dilakukan di mana saja. Anda tidak harus berlari di treadmill agar tetap bugar. Anda bisa memanfaatkan taman jogging atau jalan yang sepi di pagi hari. Malas ke luar rumah? Manfaatkan tangga di rumah dengan naik turun tangga setiap hari. Berjalan kaki juga bisa dilakukan dengan memarkir kendaraan 100 meter dari tempat kerja. Untuk menempuh jarak dekat, bersepeda bisa jadi alternatif yang sehat dan menyenangkan. Sedangkan olehraga mengangkat beban bisa dilakukan sambil menonton televisi di rumah.

Olahraga memang tidak harus dilakukan di gym. Tapi ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh jika anda bergabung di pusat kebugaran, selain dapat bersosialisasi tentunya. Jika anda punya rencana menurunkan berat badan yang mandeg selama berbulan-bulan, di rumah anda hanya mengandalkan treadmill dan dumb bell. “Atau anda jenis orang yang punya semangat pasang surut dalam berolahraga secara mandiri. Berlatih di pusat kebugaran bisa jadi ide yang baik,” jelasnya.

Pusat kebugaran umumnya memiliki alat yang bervariasi dan sesi-sesi latihan bersama yang menarik. Peralatan cukup lengkap untuk mengolahragakan seluruh bagian tubuh dan diawasi oleh pelatih profesional. “Dengan demikian, anda juga akan mendapat ilmu mengenai latihan yang benar tanpa mengalami cidera. Selain itu, seluruh badan akan terbentuk secara proporsional,” jelasnya. Toh, anda tidak mau memiliki tubuh seperti di kartun-kartun, tubuh bagian atasnya berotot tapi kakinya kecil mungil. Kelas-kelas di pusat kebugaran dapat menambah variasi latihan sehingga tidak membosankan. Misalnya kelas bersepeda, aerobik, kardio, hingga tari perut dan sebagainya.

Minusnya, berolahraga di pusat kebugaran tentu tidak gratis. Anda biasanya perlu membayar biaya keanggotaan untuk dapat memasuki gym. Bersosialisasi di dalam gym juga bisa jadi bumerang untuk anda. Jangan sampai anda lebih banyak olahraga mulut alias bergosip daripada berlari di treadmill. Belum lagi jika pelatih yang ada kurang profesional sehingga menimbulkan cedera atau fasilitasnya tidak rutin dibersihkan hingga menjadi sumber penularan penyakit.

Memilih Pusat Kebugaran Yang Tepat

Pilih-pilih pusat kebugaran sama seperti pilih-pilih restoran. Coba minta rekomendasi dari teman yang sudah bergabung di pusat kebugaran tersebut. Terkadang, pusat kebugaran juga menawarkan paket uji coba gratis selama beberapa hari. Jangan lupa juga untuk mencoba fasilitas-fasilitas non olahraga di tempat tersebut sebelum memutuskan untuk bergabung.

Ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan dalam memilih pusat kebugaran. Pertama, lokasi. Carilah lokasi yang dekat dengan rumah atau kantor, sehingga anda tidak tergoda untuk bolos. Jam operasional gym tentunya juga harus pas dengan waktu luang yang dimiliki. Saat memasuki gym, coba perhatikan kebersihan, fasilitas, variasi dan jumlah peralatan dibanding jumlah orang yang berolahraga. Anda tentu tidak mau acara lari anda terpotong karena banyak orang yang antri di belakang anda. Kondisi alat juga perlu diperhatikan, apakah terlihat terawat baik. Alat-alat olahraga dapat berbahaya jika tidak dirawat dengan baik.

Perhatikan demografi member pusat kebugaran tersebut. Ada pusat kebugaran yang khusus pria atau khusus wanita. Lihat apakah kebanyakan membernya adalah pekerja dan anak kuliah, atau orang-orang yang sudah cukup berumur. Jangan sampai terlihat nyasar dan tidak enak sendiri saat berolahraga. Selain fasilitas, tanyakan kesigapan dan profesionalitas staf serta prosedur gawat darurat seandainya terjadi sesuatu saat berolahraga.

Memilih pusat kebugaran juga harus disesuaikan dengan latihan yang anda sukai. Misalnya jika Anda suka yoga, cari pusat kebugaran yang ada kelas yoganya. Namun jika Anda suka olahraga membentuk tubuh, cari yang banyak alatnya. Jika anda sudah merasa cocok, pertimbangkan hal ini dan bandingkan dengan biaya kenaggotaannya. Jika pada akhirnya anda akan jarang-jarang ke gym, apakah akan menjadi mubazir atau tidak.

Waktu Terbaik Untuk Nge-Gym

Ada orang yang suka berolahraga di pagi hari, tapi lebih banyak lagi yang suka melakukannya sore hari setelah pulang kerja. Lalu yang mana yang paling baik? Menurut ahli, waktu yang baik untuk berolahraga berhubungan dengan ritme tubuh dan tujuan olahraga itu sendiri.

Menurut Dr. Wishnu, siang hari adalah waktu yang tepat untuk olahraga eksplosif, seperti kickboxing atau aerobik. Olahraga pembentukan otot juga cocok dilakukan pada siang hari. Studi menunjukkan bahwa suhu tubuh akan sedikit meningkat pada siang hari, sehingga otot dan jaringan di sekitarnya lebih panas. Dengan demikian, performa akan lebih baik dan waktu yang diperlukan untuk pemanasan juga berkurang. Sebaliknya, jika ingin berolahraga pada pagi hari, sebaiknya pemanasan dilakukan lebih lama agar tidak mudah cedera.

Untuk pagi hari, olahraga cocok dilakukan untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan, karena dalam keadaan perut kosong tubuh akan membakar kalori dari lemak lebih banyak karena cadangan karbohidrat dalam tubuh sudah hampir habis. Meski demikian, ada sejumlah ahli yang menganjurkan untuk tidak berolahraga dengan perut kosong sama sekali.
Yang terpenting sebenarnya adalah membagi waktu olahraga secara merata dalam beberapa interval setiap minggu, bukannya menumpuk olahraga di akhir pekan selama tiga jam berturut-turut. Menumpuk hutang anda dalam satu hari akan meningkatkan risiko cedera tanpa memberikan hasil yang diharapkan.

Nge-Gym Tidak Selalu Baik

Saat sedang demam, asma kambuh, atau mengalami gegar otak baru-baru ini, tidak dianjurkanuntuk berolahraga. Sedangkan saat sedang batuk pilek, anda boleh berolahraga, tapi sebaiknya di rumah saja. Mengapa? Karena Anda bisa menularkan virus ke orang lain. Tidak hanya melalui udara, namun juga melalui alat-alat yang anda pakai. Untuk orang dengan penyakit-penyakit khusus seperti penyakit jantung dan pasca cedera anggota tubuh, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum berolahraga secara mandiri.

Tujuan olahraga di pusat kebugaran adalah untuk menjaga kesehatan. Namun bisa jadi tidak sehat lagi jika dilakukan dengan tidak benar, saat sedang sakit, atau secara berlebihan. Untuk itu, penting untuk selalu memperhatikan sinyal- sinyal yang dikeluarkan tubuh. Jangan terlalu memaksakan diri.

Ada orang-orang yang berolahraga siang malam di pusat kebugaran. Umumnya hal ini terjadi pada kaum pria yang terobsesi untuk mendapat tubuh terpahat nan kekar, dan dapat terjadi juga pada kaum hawa yang ingin segera menguruskan badan. Yang seperti ini juga ternyata tidak baik, karena dapat menimbulkan cedera serius. Obsesi terhadap olahraga fitness mungkin dapat berhubungan dengan gangguan psikologis, terutama yang berkaitan dengan bentuk tubuh. Jika benar, penderitanya dapat juga mengalami gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia nervosa.

Ada sejumlah tanda bahwa anda sudah kecanduan dan terobsesi dengan olahraga. Misalnya olahraga sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dan hubungan anda dengan keluarga. Anda merasa cemas akan ada hal buruk terjadi jika tidak berolahraga dan terdorong untuk melakukannya dengan sempurna. Obsesi terhadap olahraga juga ditandai dengan sikap acuh terhadap sinyal-sinyal tubuh berupa nyeri, sakit, cedera, dan kelelahan. Anda akan merasa terganggu jika tidak mencapai sasaran latihan yang sudah ditetapkan. Jika hal ini terjadi, mungkin anda perlu bantuan dukungan orang sekitar dan dari psikiater untuk mengatasi gangguan obsesif kompulsif ini.

Problema Nge-Gym

Dengan bantuan pelatih pribadi sekalipun, ternyata latihan di pusat kebugaran tidak selalu tanpa kendala. Problema-problema seperti salah menggunakan peralatan fitness, latihan berlebihan, terkilir, hingga tertular penyakit di gym sangat mungkin terjadi.

Untuk mendapat latihan yang optimal tanpa cedera, pilihlah pelatih pribadi yang bersertifikat. Sertifikasi juga diperlukan untuk olahraga-olahraga khusus seperti yoga, pilates, dan lain-lain. Selain itu, staf harus terlatih untuk melakukan tindakan gawat darurat dan resusitasi jika diperlukan. Salah menggunakan peralatan fitness bisa menimbulkan risiko cedera dan terluka. Apalagi jika peralatan yang digunakan puluhan orang setiap hari tidak dirawat dengan baik.

Bagaimana dengan beban latihan? Mengangkat beban yang terlalu berat, tanpa teknik, latihan berlebihan, dan peregangan yang tidak tepat dapat berujung dengan terkilirnya anggota tubuh. Andalah yang paling mengenal tubuh anda sendiri. “Oleh sebab itu, jika tubuh sudah mengeluarkan sinyal-sinyal bahwa latihan terlalu berat, dengarkan. Bukannya mendengarkan pelatih anda yang berteriak kalau anda pasti bisa.”

Meski anda pergi ke pusat kebugaran agar tetap sehat, ironisnya, ia dapat menjadi sumber penyakit bagi anda. Jamur, bakteri, dan virus dapat mudah ditemukan di kamar mandi, tepi kolam renang, tempat air minum, hingga peralatan yang berlumur keringat orang lain. Jika ingin mandi setelah berolahraga, ada baiknya anda mengenakan sandal agar tidak terkena kutu air. Cuci tangan sering-sering, membersihkan peralatan sebelum dan sesudah digunakan menggunakan cairan pembersih, dan duduk dengan alas handuk di sauna atau kursi umum dapat mencegah anda agar tidak tertular kuman penyakit. Terakhir, jangan berolahraga ke gym jika anda sendiri sedang flu atau mengidap penyakit menular lainnya.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: