Seputar Penyakit Pneumonia yang Perlu Anda Ketahui

September 29, 2014

penyakit pneumonia

Berhubung sistem imun sudah menurun, orang yang berusia lanjut mudah sekali terkena infeksi saluran pernapasan atau radang paru-paru.

Banyak orang berusia lanjut yang meninggal dunia karena terinfeksi radang paru-paru parah sehingga tidak tertolong lagi, meskipun telah diberi antibiotik dosis tinggi. Ini dikarenakan antibodi di dalam tubuh mereka sudah jauh berkurang. Berikut ini adalah bakteri pneumonia, selalu berpasangan, dilihat dengan electronic microscope.

bakteri pneumonia

Pneumonia adalah infeksi pada organ paru-paru, yang bisa disebabkan oleh bakteri streptoccocus, virus, atau jamur yang bersarang di satu atau kedua belah paru-paru.

Berdasarkan laporan kedokteran dari Amerika, saat ini ada lebih dari 3 juta orang yang terjangkit pneumonia setiap tahunnya. Diperkirakan ada 5% pasien yang tidak tertolong lagi dan meninggal dunia, meskipun sudah diberi suntikan antibiotik dosis tinggi. Penyakit pneumonia adalah penyebab kematian ke-6 di Amerika.

Penyakit pneumonia bisa menular dari orang ke orang, melalui si penderita yang membawa bakteri pneumonia. Saat ia batuk dan bersin, bakteri atau virusnya menyebar ke udara dan terhirup oleh orang lain. Jika antibodi seseorang cukup dan kuat, ia tidak mudah terinfeksi saluran pernapasan dan paru-paru. Tetapi jika sistem imunnya lemah atau antibodi di dalam darahnya kurang, ia mudah sekali terinfeksi saluran pernapasan dan paru-paru, karena bakteri atau virus yang terisap bersama udara akan bersarang di dalam saluran pernapasan dan paru-paru. Setelah terinfeksi berat, di organ paru-paru bisa tertimbun cairan berikut nanah. Pasien menjadi demam, batuk batuk, dan sesak napas, diikuti dongan suhu badan yang meningkat hingga mencapai 39-40°C. Jika sudah demikian, pasien tersebut harus segera diopname. Orang berusia lanjut adalah yang paling sering terkena penyakit pneumonia.

Berdasarkan laporan WHO, ada sekitar 450 juta orang di dunia yang terkena penyakit pneumonia setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, 4 juta di antaranya meninggal dunia, tersebar di hampir semua negara. Setelah ditemukan obat antibiotik (penicillin) pada abad ke-20, banyak pasien tertolong. Namun sekarang, masih banyak orang yang terinfeksi bronkitis kronis.

Menurut penemuan medis, faktor risiko penyakit pneumonia di antaranya adalah merokok, kekurangan antibodi di dalam darah (imunodeficiency), mencandu alkohol, menderita penyakit kronis inflamasi paru-paru, sakit ginjal, dan sakit lever.

Upaya yang dilakukan sebaiknya adalah cukup beristirahat, tidak sering begadang, dan cukup berolahraga. Setiap pagi membuang napas kotor sebanyak mungkin serta menghirup udara segar sepenuh-penuhnya sambil menghangatkan tubuh di bawah sinar matahari antara jam 6-8 pagi. Tindakan tersebut dapat membantu kita terhindar dari serangan radang paru-paru.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: