Perawatan Wajah Sesuai Jenis Kulit

March 29, 2014

perawatan wajah

Wajah adalah bagian tubuh yang sangat rentan mendapatkan masalah karena sering terkena sinar matahari, debu, dan kotoran. Perawatannya juga tidak boleh asal dengan memakai sembarang kosmetik. Hal utama yang harus diketahui untuk mendapatkan wajah yang sehat dan terawat adalah mengenali jenis kulit wajah.

Sangat penting mengetahui jenis kulit wajah karena bertujuan untuk mengetahui jenis perawatan dan produk apa yang tepat untuk masing-masing jenis kulit tersebut. Seperti yang kita ketahui, setiap orang mempunyai jenis kulit wajah yang berbeda-beda. Tentu saja, masing-masing jenis kulit membutuhkan perawatan dan penanganan yang berbeda-beda pula. Berikut merupakan lima jenis kulit wajah untuk mengetahui tipe kulit dan perawatannya yang tepat.

Kulit Normal

Pada umumnya, jenis kulit normal adalah jenis kulit yang sangat baik. Jenis kulit seperti ini memiliki tingkat masalah yang paling kecil dan perawatan yang tidak terlalu sulit. Namun, jangan asal sembarang memilih dan berganti-ganti produk perawatan karena akan menyebabkan iritasi pada kulit. Kadar minyak dalam kulit normal adalah 30% sementara kadar air adalah 70%.

Kulit normal memiliki ciri-ciri, yakni tekstur wajah kenyal, kulit tidak tipis, kulit tidak kering tapi berminyak, halus dan lembut, kandungan air dan minyak seimbang, kelembapan sangat terjaga, ukuran pori-pori sangat halus dan tidak besar, tanda-tanda penuaan terlihat seiring berjalannya usia, serta pada siang hari wajah masih terlihat bersih dan segar.

Kulit Berminyak

Masalah utama pada jenis kulit berminyak adalah produksi kelenjar minyak yang terlalu aktif atau berlebih pada permukaan kulit. Biasanya, permukaan kulit tampak sangat berminyak dan agak sulit dihilangkan meskipun beberapa kosmetik dan sabun pembersih wajah dapat membantu mengurangi. Namun, penggunaan kosmetik dan sabun pembersih tidak permanen karena kulit akan mengalami kondisi berminyak lagi dalam hitungan jam. Kondisi seperti ini mengakibatkan kotoran dan debu dengan mudah menempel di wajah dan menimbulkan komedo, jerawat, dan pori-pori besar.

Akan tetapi, kadar minyak yang berlebih pada kulit juga dapat memperlambat proses penuaan dini. Jika seseorang memiliki jenis kulit berminyak maka ia harus teratur mencuci dan membersihkannya agar tidak mudah muncul jerawat dan komedo.

Ciri-ciri kulit berminyak adalah kulit terasa berminyak dan mengkilap, tekstur kulit wajah cenderung kasar dan tebal, produksi kelenjar minyak berlebih, ukuran pori-pori terlihat besar dan jelas, mudah berjerawat dan muncul komedo, serta kulit tampak mengkilap dan lengket di siang hari karena minyak berlebih.

Kulit Kering

Biasanya kulit kering memerlukan pelembap lebih banyak karena cairan yang kurang, disebabkan kelenjar minyak yang kurang aktif di permukaan kulit. Kulit kering sangat mudah mengalami iritasi. Pada beberapa orang, kondisi kulit kering sangat tidak nyaman karena tampak retak dan gatal-gatal. Untuk menghindarinya memerlukan penggunaan pelembap dan masker alami serta menjaga konsumsi air putih agar kelembapan kulit terjaga.

Ciri-ciri kulit kering adalah: Tekstur kulit kaku dan kasar sebelum maupun sesudah dibersihkan, ukuran pori-pori kecil tanpa cukup kelembapan, cepat terlihat tanda-tanda penuaan, kulit terasa kering ketika disentuh, kulit terasa kencang setelah mencuci wajah. Namun, di siang hari, kulit terlihat mengering dan muncul serpihan putih yang tipis.

Kulit Kombinasi

Kulit kombinasi merupakan gabungan jenis kulit kering dan berminyak. Jenis kulit ini paling banyak dimiliki wanita. Kondisi kulit berminyak meninggalkan jejak minyak pada area T (hidung, dahi, dagu), tapi bersih kesat pada bagian pipi. Daerah kering, biasanya pada area pipi dan mata.

Ciri-ciri kulit kombinasi adalah area T berminyak, area pipi, mata, dan leher lebih kering, komedo dan jerawat biasa muncul di daerah T, pori-pori besar terlihat jelas di daerah yang berminyak, daerah pipi biasanya normal, tidak berminyak, dan pori-pori tidak tampak, selain itu sering muncul flek di wajah.

Kulit Sensitif

Jenis kulit sensitif memerlukan perhatian yang sangat serius karena mudah menunjukkan reaksi seperti perubahan cuaca yang ekstrem, penggunaan kosmetik yang mengandung bahan-bahan kimia, paparan sinar matahari, dan pemicu lain yang dapat menimbulkan iritasi kulit. Kunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan perawatan yang lebih intens.

Ciri-ciri kulit sensitif biasanya berwarna kemerahan, gatal, dan meninggalkan noda. Selain itu, mudah alergi, saluran darah terlihat jelas, dan sesekali jerawat muncul.

perawatan wajah

Perawatan Wajah Sesuai Jenis Kulit

Berbeda jenis kulit, berbeda pula perawatannya. Kita sebaiknya mengetahui jenis kulit sendiri sehingga mudah menentukan langkah apa yang harus diambil untuk membuat wajah terlihat cantik dan mendapatkan hasil riasan yang maksimal. Pada pembahasan di awal sudah dijelaskan tentang jenis kulit wajah. Jika sudah mengetahui jenis kulit, berikutnya adalah langkah melakukan perawatan wajah sesuai dengan tipe dan jenis kulit wajah.

Kulit Wajah Normal

Merawat kulit normal tidak akan mengalami banyak kesulitan karena kondisi kulit normal cocok menggunakan semua bahan kosmetik. Akan tetapi, jika sudah menemukan produk kosmetik yang cocok sebaiknya jangan berpindah kosmetik lain karena jika sudah mendapatkan kosmetik yang sesuai, kulit harus beradaptasi lagi dengan kosmetik baru. Bahkan, jika mengalami ketidakcocokan bisa menyebabkan iritasi. Berikut beberapa perawatan untuk kulit normal.

  • Sebaiknya cucilah muka sebanyak dua kali sehari. Bersihkan setiap pagi dan sore menggunakan pembersih wajah untuk menghilangkan kotoran dan minyak yang menempel selama beraktivitas. Oleskan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit. Gunakan produk pembersih, penyegar, dan pelembap untuk kulit normal. Saat akan beraktivitas di bawah matahari jangan lupa gunakan tabir surya dengan SPF (Sun Protection Factor) 30.
  • Gunakan krim mata agar mata tetap sehat dan tampak cerah.
  • Oleskan selalu krim malam yang berguna untuk memperbaiki dan menutrisi sel kulit pada malam hari.
  • Gunakan masker wajah terutama yang alami, seperti buah dan sayuran selama seminggu sekali.
  • Konsumsi buah dan sayuran yang banyak mengandung air, dan biasakan selalu minum air putih minimal 8 gelas sehari.
  • Minum suplemen vitamin C dan E untuk menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

Kulit Wajah Berminyak

Kadar minyak di wajah sebetulnya berguna jika memiliki jumlah yang stabil. Akan tetapi, jika minyak yang dikeluarkan pori-pori kulit berlebih maka hal ini akan merugikan. Wajah akan terlihat mengkilap dan mengganggu penampilan. Agar dapat mengurangi kadar minyak berlebih pada permukaan kulit, lakukan perawatan yang benar seperti berikut.

  • Bersihkan wajah minimal 2 kali sehari dengan menggunakan pembersih muka khusus untuk kulit berminyak. Gunakan kosmetik yang bebas minyak (free oil) atau berbahan dasar air untuk menekan jumlah kadar minyak pada wajah.
  • Gunakan pembersih dan penyegar wajah yang dibuat untuk menghilangkan minyak berlebihan. Jangan menggunakan susu pembersih dan mencuci muka terlalu sering karena akan memicu kulit makin berminyak.
  • Sediakan selalu kertas minyak untuk menghilangkan kilap di wajah dan riasan agar tidak mudah luntur.
  • Lakukan scrubbing sebanyak 3 kali dalam seminggu agar kadar minyak stabil kecuali pada saat wajah berjerawat untuk menghindari iritasi pada kulit.

Kulit Wajah Kering

Kulit wajah yang kering dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain, gaya hidup yang tidak sehat, perubahan cuaca ekstrem, atau faktor keturunan. Meskipun tidak jauh berbeda dengan kulit normal, kulit kering adalah kulit yang memiliki kelembapan yang kurang.

  • Bersihkan wajah 2 kali sehari menggunakan pembersih wajah khusus kulit kering. Hindari sabun antibakteri yang menyebabkan kulit lebih kering. Hindari juga menggunakan pembersih wajah yang mengandung deterjen atau scrub karena dapat menimbulkan iritasi pada wajah.
  • Gunakan pelembap yang mengandung vitamin E setiap hari agar kulit lebih lembut dan mencegah penuaan dini.
  • Pakailah masker wajah alami, seperti minyak zaitun, avokad, atau madu.
  • Konsumsi air putih 8 gelas sehari untuk menjaga kelembapan kulit dan menghindari kulit keriput.

Kulit Wajah Sensitif

Kulit wajah sensitif merupakan jenis kulit yang memiliki perawatan paling sulit. Perawatan kulit sensitif tidak bisa sembarangan karena rata-rata produk perawatan wajah dapat menyebabkan dampak negatif pada kulit sensitif. Kulit sensitif adalah kulit yang bereaksi dengan cepat terhadap pembersih wajah tertentu, rias wajah, perubahan suhu, kondisi lingkungan, dan bahan kimia. Dampak negatif yang muncul pada kulit biasanya akan terlihat memerah, berjerawat, bahkan mengalami iritasi. Hal ini tentu saja membuat beberapa wanita tidak percaya diri dan merusak penampilan. Akan tetapi, bukan berarti tidak memiliki solusi. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan sebelum menggunakan kosmetik.

  • Lakukanlah uji alergi terlebih dahulu sebelum menggunakan kosmetik untuk mengetahui alergi atau tidak terhadap produk tersebut.
  • Jangan terlalu sering mengganti kosmetik perawatan.
  • Hindari langsung dengan kontak matahari. Gunakan tabir surya pada wajah sebelum keluar rumah. Sebaiknya gunakan tabir surya yang mengandung titanium dioxide atau zinc untuk mencegah iritasi kulit akibat kontak langsung dengan sinar matahari.
  • Cucilah wajah secara teratur. Basuhlah wajah dengan air bersuhu normal (bukan air hangat atau dingin) untuk mengurangi iritasi.
  • Menghindari produk wajah yang mengandung fragrance atau parfum, utamakan yang hypoallergenic.
  • Gunakan pembersih wajah yang tidak mengandung sabun (soap free) dan lembut (mild). Hindari pembersih wajah yang mengandung zat eksfoliasi. Khusus kulit berminyak, gunakan pembersih yang mengandung salicylic acid untuk membuka pori-pori yang tersumbat.
  • Sebagai alternatif, cobalah gunakan produk yang mengandung bahan-bahan herbal alami, seperti lidah buaya, chamomile, dan madu yang berfungsi sebagai antiiritasi.
  • Jangan menggunakan toner atau penyegar wajah yang mengandung alkohol. Pilihlah toner yang memiliki kandungan witch hazel atau lavender.

Kulit Wajah Kombinasi

Wanita yang mempunyai jenis kulit kombinasi sering kali menemukan kesulitan merawat wajah karena kulit kombinasi merupakan perpaduan dari kulit kering dan berminyak. Kulit kombinasi adalah kulit yang berminyak pada bagian-bagian tertentu, seperti hidung, dagu, dan dahi, tapi di bagian lain, seperti pipi dan mata terasa kering sehingga perawatannya harus disesuaikan dengan wilayah kulit tersebut.

  • Bersihkan wajah secara rutin sebanyak 2 kali sehari menggunakan pembersih yang bebas sabun dan khusus untuk kulit kombinasi. Bersihkan area T (dahi, hidung dan dagu) lebih sering karena area T lebih berminyak dan dapat menyebabkan pori-pori kulit tersumbat sehingga menyebabkan jerawat serta komedo.
  • Gunakan pembersih khusus wajah yang memiliki bahan dasar air atau pembersih dengan busa lembut. Jangan menggunakan pembersih berupa sabun padat karena bisa menyumbat pori-pori kulit. Pilihlah produk yang memiliki kandungan asam salisilat untuk daerah T yang berguna untuk mengecilkan pori-pori.
  • Gunakan tuner pada daerah kulit yang berminyak untuk mengurangi kelebihan minyak dan pelembap di daerah yang kering. Pelembap akan meningkatkan minyak ke permukaan kulit. Gunakan produk yang mengandung Alpha hydroxy acids yang akan membantu menghilangkan sel-sel kulit mati. Kulit kombinasi memerlukan pelembap dengan kandungan bebas minyak untuk menghidrasi kulit kering tanpa menjadikan kulit makin berminyak.
  • Gunakan riasan yang menyerap minyak di daerah T untuk menekan minyak berlebih di daerah tersebut. Selalu siapkan kertas minyak untuk menyerap minyak berlebih pada wajah, khususnya di daerah T.
  • Rutin memakai masker seminggu sekali untuk membantu mengangkat kotoran yang menempel di kulit. Kulit kombinasi sebaiknya menggunakan masker alami yang terdiri atas bahan-bahan seperti gel daun lidah buaya, mentimun, apel, dan lemon.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: