Perawatan Kulit Untuk Penderita Diabetes

December 6, 2014

perawatan kulit bagi penderita diabetes

Pak Amir sedang kesal. Bagaimana tidak? Baru seminggu bisul di punggungnya sembuh, hari ini muncul lagi bisul yang baru di paha kanannya. Untunglah meski Pak Amir punya kencing manis alias diabetes, kadar gula darahnya selalu terkontrol, sehingga si bisul juga tidak betah lama-lama bercokol di kulit.

Pengidap diabetes alias diabetisi memang rentan mengalami masalah kulit. Mulai dari infeksi bakteri, gatal-gatal, hingga jamur di lipatan kulit yang sulit diobati. Saat kadar gula darah sedang tinggi, ginjal akan menghasilkan urine dalam jumlah banyak untuk mengeluarkan glukosa yang berlebih. Akibatnya, tubuh akan kehilangan cairan dan kulit ikut menjadi kering. Kulit juga dapat menjadi kering akibat komplikasi diabetes berupa kerusakan saraf yang seharusnya memerintahkan kelenjar di kulit untuk menghasikan keringat.

Kulit yang kering dan pecah-pecah rentan akan infeksi bakteri. Selain itu, kulit juga akan menjadi gatal. Sedangkan glukosa yang ikut keluar di dalam keringat, adalah media yang baik bagi pertumbuhan jamur di kulit. Sekitar sepertiga diabetisi akan mengalami gangguan kulit akibat diabetes. Untunglah sebagian besar penyakit ini dapat dicegah dan dapat dienyahkan bila cepat diobati. Namun, jika diabaikan, luka yang kecil sekalipun dapat menjadi besar dan menimbulkan dampak serius baik bagi kulit maupun tubuh secara keseluruhan. Inilah sebabnya diabetisi harus mengetahui cara merawat kulit sehari-hari. Anda diabetisi? Ayo rawat kulit agar kulit tetap mulus.

Tips untuk merawat kulit

♥ Lindungi kulit dari sinar matahari, salah satunya dengan menggunakan tabir surya yang mengandung SPF 15 atau lebih.

♥ Lindungi kulit dari dingin atau angin, termasuk daerah telinga dan wajah. Misalnya dengan mengenakan topi, masker, sarung tangan, dan sepatu.

♥ Jaga agar kulit tetap lembab. Pakailah pelembab kulit setelah mandi dan kulit dikeringkan. Pada cuaca yang panas dan kering, gunakan humidifier di dalam ruangan untuk menambah kelembaban udara. Supaya bibir tidak kering, gunakan pelembab bibir.

♥ Mandi dengan air suam-suam kuku dan sabun yang lembut serta mengandung pelembab. Hindari mandi dengan air panas atau berlama-lama. Setelah itu, keringkan dengan menepuk-nepuk kulit, jangan digosok.

♥ Jaga agar kulit selalu bersih dan tidak basah. Taburkan bedak pada daerah lipatan untuk menghindari timbulnya jamur. Jika kulit kering, jangan digaruk dan sebaiknya dioleskan pelembab.

♥ Hindari terlalu banyak menggunakan produk untuk kulit untuk mengurangi kemungkinan terjadinya reaksi alergi atau iritasi.

♥ Perhatikan dan rawat kedua kaki dengan seksama setiap hari agar begitu terdapat luka dapat segera diobati. Selalu kenakan sepatu yang nyaman dan tidak terlalu sempit, agar tidak menyebabkan luka pada kaki.

♥ Jika terdapat gangguan pada kulit yang tidak sembuh atau tidak dapat diatasi sendiri, segera berobat ke dokter kulit. Bila terdapat luka yang tidak membaik keesokan harinya, demam, atau terlihat nanah pada luka, segera periksakan ke dokter.

♥ Selalu sediakan salep antibiotik, kain kassa, plester hipoalergenik yang berwarna putih, dan tisue basah antiseptik seandainya tidak ada sabun dan air.

♥ Jika kulit kaki melepuh akibat terlalu banyak jalan, jangan dipecahkan agar tidak terjadi infeksi, basuh daerah tersebut dengan air hangat dan sabun lembut, kemudian oleskan salep antibiotik dan tutup dengan kassa. Ganti perban sedikitnya sekali sehari dan pakailah sepatu lain sampai sembuh.

♥ Jika terdapat luka kecil, basuh luka dengan air hangat dan sabun yang lembut, kemudian oleskan salep antibiotik dan tutup dengan kassa. Ganti perban sedikitnya sekali sehari.

♥ Jika kulit mengalami iritasi, basuh dengan air hangat dan sabun yang lembut dan tutup dengan kassa. Periksa secara berkala untuk melihat apakah iritasi bertambah parah. Ganti perban sedikitnya sekali sehari.

♥ Jika kulit mengalami luka bakar ringan, jangan pecahkan kulit yang melepuh. Cuci degan air hangat dan sabun yang lembut dan tutup dengan kassa. Ganti perban sedikitnya sekali sehari.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: