Pengobatan Flu Secara Mandiri

February 3, 2013

pengobatan flu

Influenza atau biasanya disebut flu adalah infeksi virus yang memengaruhi terutama hidung, tenggorokan, saluran pernapasan dan kadang paru-paru. Infeksi biasanya berlangsung selama sekitar satu minggu, dan ditandai dengan demam mendadak yang tinggi, nyeri otot, sakit kepala dan rasa tidak enak badan yang berat, batuk kering, dan sakit tenggorokan.

Virus ini menular dengan mudah dari orang ke orang melalui droplet dan partikel kecil yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin atau berbicara. Influenza cenderung menyebar cepat pada epidemi musiman.

Kebanyakan orang yang terinfeksi sembuh dalam waktu satu sampai dua minggu tanpa memerlukan perawatan medis. Flu dapat menyerang segala usia, namun pada anak-anak, orang lanjut usia dan mereka dengan kondisi medis yang serius serta ibu hamil, infeksi ini dapat mengakibatkan komplikasi yang parah.

Mereka yang berisiko tinggi terkena komplikasi akibat flu dapat terserang pneumonia, bronkitis, infeksi sinus, atau infeksi telinga. Pneumonia adalah yang paling umum dan paling serius. Untuk orang dewasa yang lebih tua dan orang dengan penyakit kronis, pneumonia dapat mematikan. Perlindungan terbaik yang bisa dilakukan adalah vaksinasi terhadap pneumonia pneumokokus dan influenza.

Ada tiga jenis influenza, yaitu A, B dan C. Tipe A sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan epidemi mematikan ke seluruh dunia yang terjadi setiap 10-40 tahun. Di antara banyak subtipe virus influenza A, saat ini influenza subtipe A (H1N1) dan A (H3N2) yang beredar di seluruh dunia, yang dikenal sebagai flu babi yang ditakuti. Tipe B bisa menyebabkan epidemi lokal. Baik tipe A maupun B menyebabkan flu yang terjadi setiap musim epidemi penyakit ini. Sedangkan tipe C tidak pernah menyebabkan epidemi.

Anda dapat menghirup tetesan langsung, atau Anda dapat terpapar kuman dari benda-benda yang Anda pegang, seperti telepon atau keyboard komputer, dan kemudian mentransfernya ke mata, hidung atau mulut.

Virus influenza selalu berubah, dengan turunan baru muncul secara rutin. Jika Anda pernah mengalami influenza di masa lalu, tubuh Anda telah membuat antibodi untuk melawan bahwa turunan tertentu dari virus. Jika virus influenza masa depan yang mirip dengan apa yang pernah Anda derita sebelumnya, baik dengan pernah terserang penyakit ini atau dengan vaksinasi, antibodi dapat mencegah infeksi atau mengurangi keparahan.

Tetapi antibodi terhadap virus flu yang Anda temui di masa lalu tidak dapat melindungi Anda dari subtipe influenza baru yang sangat berbeda imunologis dari apa yang Anda miliki sebelumnya. Jadi pertahanan terbaik Anda terhadap influenza adalah dengan menerima vaksinasi tahunan.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Encok?

Jika Anda sudah terserang flu :

● Minum banyak cairan. Pilih sup, air, jus dan minuman hangat lain untuk mencegah dehidrasi. Minumlah yang cukup sehingga urin Anda berwarna kuning bening atau pucat.

● Perbanyak istirahat dan tidur untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi.

● Gunakan pereda rasa sakit, seperti acetaminophen atau ibuprofen untuk memerangi rasa tidak enak badan akibat influenza. Jangan berikan aspirin pada anak atau remaja.

Untuk pencegahan flu :

● Dapatkan vaksinasi flu tahunan. Vaksin ini biasanya tersedia dalam bentuk suntikan atau semprot hidung.

● Sering-seringlah mencuci tangan untuk mencegah infeksi. Gosok tangan dengan kuat selama setidaknya 15 detik, atau gunakan alkohol pembersih tangan jika sabun dan air tidak tersedia.

● Tidurlah yang cukup dan makan makanan sehat untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi virus influenza. Untuk orang dewasa tidur yang sehat adalah 7-8 jam sehari, sedangkan pada anak-anak perlu 9-10 jam.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Jika Anda memiliki gejala flu dan berisiko terhadap komplikasi, hubungi dokter segera. Mengonsumsi obat antivirus dalam waktu 48 jam pertama setelah gejala pertama muncul dapat mengurangi lama sakit dan membantu mencegah masalah yang lebih serius.

Segera dapatkan perawatan medis bila Anda mengalami gejala pneumonia, antara lain batuk parah yang mengeluarkan lendir, demam tinggi, rasa sakit yang tajam ketika Anda bernapas dalam-dalam.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: