Pengobatan Batuk Secara Mandiri

December 19, 2012

batuk

Batuk adalah tindakan refleks tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari lendir dan iritasi. Iritan merangsang saraf di saluran pernapasan, mengirimkan impuls batuk ke otak, yang memberi sinyal otot-otot perut dan diafragma untuk mendorong udara ke paru-paru dengan kuat untuk mengusir iritasi.

Batuk saja jarang memerlukan perawatan darurat. Setiap orang kadang-kadang batuk, tetapi batuk yang bertahan selama beberapa minggu dan menghasilkan lendir berwama gelap atau berdarah bisa jadi merupakan kondisi yang menyertai suatu penyakit yang memerlukan perhatian medis.

Jenis batuk dibedakan menjadi batuk kering (non-produktif) dan batuk berdahak (produktif), bisa juga dibedakan berdasarkan berapa lama berlangsung, yaitu batuk akut, batuk sub-akut dan batuk kronis.

Batuk kering biasanya terasa menggelitik di tenggorokan yang memicu batuk. Ini terjadi ketika saluran pernapasan bagian atas atau tepatnya tenggorokan meradang atau membengkak. Batuk ini tidak produktif, yang berarti bahwa dahak tidak diproduksi.

Selesma atau flu biasanya menyebabkan batuk kering karena otak berpikir bahwa peradangan pada tenggorokan dan saluran pernapasan atas disebabkan benda asing dan mencoba untuk melawannya dengan batuk.

Batuk berdahak biasanya menghasilkan dahak. Batuk sebenarnya sangat membantu karena membersihkan lendir dari bagian-bagian paru-paru. Namun batuk yang kuat dan terus menerus bisa menimbulkan iritasi dan menyebabkan saluran bronkial menyempit yang bisa mengiritasi dinding saluran pemapasan.

Jenis pembagian lain adalah batuk akut berlangsung kurang dari 3 minggu, batuk sub-akut berlangsung selama 3-8 minggu, sedangkan batuk kronis berlangsung selama lebih dari 8 minggu.

Batuk kronis seringkali merupakan gejala adanya infeksi virus pada saluran pernapasan atas. Selesma dan flu adalah infeksi virus yang menjadi penyebab yang paling umum terjadinya batuk kronis.

Batuk juga bisa disebabkan oleh iritasi tenggorokan yang disebabkan oleh mengalirnya kembali lendir ke tenggorokan, yang disebut dengan istilah postnasal drainage. Gangguan-gangguan kesehatan kronis lainnya bisa menjadi penyebab pula, antara lain asma dan alergi.

Merokok, iritan di lingkungan seperti asap, debu, menjadi perokok pasif, udara dingin atau kering pun bisa menghasilkan batuk. Batuk ini disebut batuk refleks karena bukan disebabkan oleh penyakit, tetapi karena iritasi lingkungan sehingga batuk muncul sebagai upaya tubuh untuk membersihkan saluran penapasan.

Kadang-kadang batuk disebabkan oleh asam lambung mengalir naik ke kerongkongan atau, dalam kasus langka, naik ke paru-paru. Kondisi ini disebut gastroesophageal reflux.

Ada juga batuk yang disebut batuk rejan atau pertusis. Batuk ini disebabkan oleh bakteri dan menular. Bila kambuh, batuk ini parah tak bisa dikendalikan sehingga penderitanya terengah-engah, muntah, merasa tercekik, bahkan kadang sampai pingsan.

Bahkan ada orang yang mengembangkan ‘kebiasaan’ batuk yang terjadi tanpa alasan kesehatan. Batuk ini disebut psikogenik atau batuk kebiasaan.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Batuk?

● Mengisap obat batuk atau permen keras dapat meringankan batuk kering dan menenangkan tenggorokan yang teriritasi. Jangan berikan kepada anak di bawah usia 3 tahun, karena dapat menyebabkan tersedak.

● Melembabkan udara atau mandi air panas beruap.

● Minum cairan untuk membantu mengencerkan lendir di tenggorokan. Cairan hangat, seperti kaldu atau teh, dapat menenangkan tenggorokan. Jangan minum soda atau kopi.

● Minuman jahe hangat bisa digunakan untuk membantu mengurangi gejala batuk kronis dan membersihkan saluran hidung.

● Minumlah segelas teh atau air jeruk hangat yang diberi madu sebagai pemanis sebanyak 2 sdt. Jangan pernah memberikan madu kepada anak di bawah usia 1 tahun.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Hubungi dokter jika Anda atau anak Anda mengalami batuk lebih dari 2-3 minggu, mengeluarkan dahak kental berwarna kuning kehijauan, suara batuk mendesah, mengalami demam lebih dari 38 derajat C, mengalami sesak napas, sulit menelan atau batuk berdahak berdarah atau biru kemerahan.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: