Penelitian Tentang Khasiat Tomat

December 18, 2014

khasiat tomat

Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk mempelajari khasiat tomat untuk kesehatan manusia. Bahkan disebutkan bahwa manfaat tomat untuk kesehatan itu lebih banyak daripada yang bisa dituliskan manusia. Beberapa yang disebut disini hanyalah sebagian kecil diantaranya.

Penelitian Tentang Likopen

Para ilmuwan banyak yang meneliti antioksidan hebat yang terkandung pada tomat, yaitu likopen. Likopen merupakan satu dari empat jenis karotenoid, yakni kelompok pigmen yang memberi warna merah, oranye, dan kuning cerah pada sayuran dan buah. Likopen juga merupakan antioksidan kuat yang membantu menangkal bahaya radikal bebas yang bisa merusak DNA dan struktur sel yang rentan lainnya.

“Bentuk molekul likopen membuatnya sangat efektif dalam menangkal radikal bebas,” kata Dr. Edward Giovannuccl, profesor di bidang gizi dan epidemiologi dari Harvard School of Public Health. “Belum sepenuhnya dipahami, tetapi bisa jadi likopen melindungi sel dengan cara tertentu yang tidak bisa dilakukan antioksidan lain.”

Menurunkan Risiko Stroke

Riset-riset sebelumnya menunjukkan bahwa menu makanan yang kaya likopen bisa membantu menurunkan risiko kanker. Namun ternyata, likopen juga berpotensi untuk mencegah serangan stroke. Dalam sebuah laporan yang dipublikasikan jurnal Neurology, tim peneliti Finlandia mengaitkan kadar likopen pada darah dengan penurunan risiko terkena stroke. Mereka menyimpulkan keterkaitan itu setelah meneliti lebih dari seribu orang laki-laki paruh baya selama lebih dari 12 tahun. Laki-laki yang memiliki kadar likopen tinggi dalam darahnya memiliki risiko terkena stroke 55% lebih rendah.

Penemuan itu mengejutkan, karena pada awalnya para peneliti ingin mengetahui apakah beberapa antioksidan lain berpengaruh. Para peneliti menduga bahwa likopen selain mampu menangkal radikal bebas, juga bisa mengurangi inflamasi dan menurunkan kolesterol, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mencegah penggumpalan darah. Hal ini bisa mencegah stroke iskemik yang disebabkan oleh tersumbatnya aliran darah pada pembuluh darah yang menuju otak.

Mencegah Aterosklerosis & Menurunkan Kolesterol

Penemuan lain yang cukup mengejutkan tentang likopen dan antioksidan lain di dalam tomat adalah kemampuannya menurunkan kadar LDL teroksidasi. Sekadar informasi, LDL yang teroksidasi akan berkontribusi terhadap pembentukan plak pada dinding pembuluh darah arteri. Studi menunjukkan bahwa untuk mencapai kondisi ini tidak memerlukan terlalu banyak tomat atau likopen. Bahkan studi tersebut menunjukkan bahwa mengonsumsi dua buah tomat ukuran sedang secara teratur, atau jus tomat atau pun saus tomat yang setara, bisa mendapatkan efek ini. Namun harus diingat, jika Anda sedang ingin menurunkan kadar kolesterol, sebaiknya tidak mengandalkan satu bahan makanan saja untuk melakukannya.

Selain mempelajari efek likopen, penelitian lain mempelajari pengaruh tomat dalam bentuk tomat segar, pasta tomat dan saus tomat, terhadap kadar kolesterol dalam darah. Studi yang dilakukan terhadap hewan percobaan dan manusia ini menunjukkan bahwa kolesterol HDL (kolesterol baik) bisa meningkat hingga 15%. Sedangkan studi yang mempelajari efek tomat terhadap LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida menunjukkan hasil yang bervariasi. Ada studi yang memperlihatkan hasil penurunan LDL dan trigliserida hingga 8%, namun ada juga yang tidak menunjukkan perbedaan yang nyata.

Mencegah Kanker

Penelitian yang dilakukan para peneliti Harvard menunjukkan bahwa para laki-laki yang mengonsumsi 10 porsi tomat (setara dengan 10 iris pizza) per minggu dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat hingga 45 persen. Penelitian di Italia menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi 7 porsi tomat per minggu, menurunkan risiko terkena kanker kolon sampai dengan 60 persen.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi tomat utuh atau pun likopen, bisa membantu mencegah penyakit kanker seperti kanker prostat, kanker paru-paru dan kanker payudara. Sekelompok peneliti Israel menemukan bahwa likopen merupakan merupakan penghambat ulung dari sel-sel kanker paru-paru, kanker payudara dan kanker endometrium.

Penelitian juga menunjukkan bahwa likopen dari tomat membantu para lansia untuk tetap aktif di usia senja. Beberapa penelitian terbaru mengindikasikan bahwa selain likopen, ada juga senyawa aktif lain dalam tomat yang berperan untuk mencegah kanker paru-paru. Dua komponen itu adalah asam kumarat dan asam klorogenat, yang diyakini bisa memblokade efek dari nitrosamin. Nitrosamin merupakan senyawa yang selain dibentuk secara alami di dalam tubuh, juga merupakan zat karsinogen kuat yang terdapat pada asap rokok. Dengan memblokade efek nitrosamin, risiko terkena kanker paru-paru pun berkurang secara signifikan.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: