Olahraga Efektif Untuk Pembakaran Kalori

January 22, 2014

Memilih olahraga yang tidak didasari oleh hobi gampang-gampang susah. Pilihannya begitu banyak, mulai dari jenis olahraga sederhana dengan peralatan yang simpel atau bahkan tanpa perlu peralatan pendukung, hingga olahraga rumit karena memerlukan alat bantu yang sulit dan mahal.

Kesulitan memilih jenis olahraga biasanya terjadi karena ingin mencapai target tertentu, semisal, ingin cepat menurunkan berat badan karena penambahannya sudah mulai tidak terkontrol. Atau karena baru terdeteksi memiliki indikasi kesehatan tertentu yang mengharuskan seseorang berolahraga rutin. Misalnya, ternyata kolesterolnya sudah melebihi batas normal dan cenderung membahayakan. Nah, dalam kondisi begitu seseorang bisa bingung. Terlebih-lebih ia harus “mengejar target” menurunkan kolesterol atau menurunkan berat badan secepatnya. Olahraga jenis apa yang akan dipilih?

Sebenarnya, memilih olahraga tak perlu satu jenis, asal hasilnya optimal. Bahkan untuk menghindari kebosanan bisa dicoba beberapa jenis olahraga dalam rentang waktu tertentu. Berikut ini beberapa jenis olahraga yang ternyata cukup efektif membakar kalori. Bagi mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan atau menjaga tubuhnya tetap optimal pada ukuran ideal, olahraga berikut bisa jadi pilihan.

Kickboxing

olahraga kickboxing

Olahraga campuran antara bertinju dan menendang ini ternyata bisa membakar kalori sebanyak 800 kalori setiap jamnya.

Ini memang olahraga lelaki, namun belakangan mulai disukai kaum Hawa juga, mulai dari remaja putri hingga ibu-ibu muda. Di Jakarta sudah banyak sasana kickboxing yang peminatnya para perempuan. Mereka berlatih memang bukan hendak berlaga di arena adu jotos di atas ring untuk satu kompetisi. Mereka mau berlatih olahraga ini karena menyadari efektifnya kickboxing bagi kesehatan tubuh.

Kickboxing menawarkan latihan tubuh secara penuh karena menggunakan seluruh otot-otot. Olahraga ini dianggap cocok untuk menurunkan berat badan karena keampuhan membakar kalori tadi. Selain itu, dalam interval waktu tertentu, selalu ada jeda, sehingga detak jantung tak terus-terusan dipompa.

Bersepeda

olahraga bersepeda

Olahraga ini makin populer di Indonesia. Tumbuhnya komunitas-komunitas bersepeda dan makin tingginya kesadaran orang akan manfaat bersepeda membuat kendaraan ini semakin diminati. Di kota-kota besar seperti Jakarta, ke kantor pun sudah banyak yang menggunakan sepeda, baik secara sendiri-sendiri maupun berkelompok. Selain menyehatkan, bersepeda juga bisa mengurangi polusi udara jika jumlah orang yang beralih dari menggunakan kendaraan bermotor menjadi bersepeda makin banyak. Lagi pula dukungan makin kuat terhadap penggunanya, misalnya rencana Pemda DKI Jakarta yang akan membuat jalur khusus sepeda.

Dari sisi manfaat kesehatan, bersepeda merupakan olahraga yang cukup efektif membakar lemak tubuh, yaitu bisa membakar 700 kalori setiap jamnya. Tak perlu bersepeda kencang, dengan laju biasa saja target pembakaran kalori sebanyak itu bisa diperoleh. Namun, pembakaran itu baru bisa dilakukan jika mampu menempuh jarak 22 km hingga 25 km dalam satu jam.

Zumba

olahraga efektif

Zumba adalah jenis aerobik yang mulai populer pada awal 1990-an. Aerobik ini cepat dikenal karena mengintegrasikan musik Latin dan musik internasional untuk menyelaraskan gerakan aerobiknya. Ciri khasnya, gerakannya dinamis. Zumba sebenarnya brand aerobik yang diperkenalkan koreografer dan penari asal Kolumbia bernama Alberto Perez. Zumba memadukan aneka tarian berlatar musik Amerika Latin, seperti Salsa, Merengue, Mambo, Cha-cha, Cumbia, Flamenco, Tango, Bachata, dan lain-lain. Dari nama-nama itu saja sudah bisa dibayangkan seperti apa gerakan Zumba, fun dan lincah. Jika melakukan aerobik Zumba selama satu jam, lemak tubuh yang terbakar bisa mencapai 500 kalori, bahkan ada yang menyebutkan bisa 1000 kalori/jam. Sanggar-sanggar Zumba sudah banyak di Indonesia.

Lari

olahraga efektif

Olahraga yang paling gampang adalah lari. Tanpa perlu alat bantu mahal, setiap orang bisa berlari lari di mana dan kapan saja sejauh ruang dan tempatnya memungkinkan. Menurut WebMD kalkulator kalori, seseorang yang bertubuh dengan berat 145 pound (65,7 kg) dan terus berlari dengan kecepatan 1 mil per 10 menit bisa membakar lemak tubuhnya sebanyak 650 kalori/ jam. Akan tetapi lari sepanjang satu jam dengan kecepatan yang terjaga konstan bukan perkara mudah. Lebih dari itu, jika belum terbiasa, belum tentu bisa lari selama satu jam terus-menerus.

Namun ada solusinya. Seseorang bisa mengkombinasikan antara lari dan jalan kaki. Misalnya lari tiga menit kemudian jalan cepat satu menit dan seterusnya. Latihan seperti ini bisa meningkatkan stamina tubuh dan membakar lemak.

Aerobic Step Classes

olahraga efektif

Dalam kelas aerobik ada jenis latihan yang menggunakan pijakan (step) untuk naik turun, semacam naik-turun anak tangga. Jenis latihan ini ternyata memiliki efek yang besar terhadap pembakaran lemak tubuh. Namun kualitas pembakarannya tergantung tinggi-rendahnya step (pijakan) yang digunakan. Makin tinggi pijakannya makin besar kemampuan gerakan ini dalam membakar lemak. Step (pijakan) setinggi 6 inci (15,24 cm) bisa membakar 600 kalori dalam satu jam jika terus-menerus dilakukan. Tentu saja dilakukan dengan kaki bergantian.

Loncat Tali

olahraga efektif

Di waktu kecil banyak dari kita yang suka bermain lompat tali.

Mungkin waktu itu hanya untuk bergembira saja tanpa menyadari manfaat kesehatannya. Namun lompat tali (skipping) memiliki fungsi olahraga yang efektif untuk membangun stamina tubuh. Karena itulah olahraga sederhana ini tak pernah ditinggalkan para olahragawan di bidang

Seorang yang bukan olahragawan profesional mungkin hanya tahan 10 menit sekali skipping. Meski begitu, menurut hasil penelitian, jumlah kalori yang bisa dibakar sampai sebanyak 130 kalori/10 menit. Jika satu jam skipping terus-menerus kalori yang terbakar bisa mencapai 780 kalori. Skipping juga memiliki efek yang sama dengan lari. Orang yang mampu berlari dengan kecepatan 1 mil (1,6 km) setiap delapan menit, efek pembakaran kalorinya sama dengan skipping delapan menit juga. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki keterbatasan ruang atau arena untuk berlari bisa menggantinya dengan skipping.

Nah, jenis olahraga mana yang akan dipilih? Jangan segan untuk mengkombinasikannya.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: