Menstruasi Jadi Lemas?

May 19, 2014

menstruasi

Sebagai perempuan, kondisi menstruasi adalah kondisi khusus yang perlu mendapat perhatian khusus. Bahkan dalam agama Islam, perempuan yang sedang menstruasi tidak menjalankan ibadah puasa atau sholat. Jangan dipahami sebagai istilah ’darah kotor’ karena darah menstruasi tidaklah kotor, berbeda dengan darah yang tercemar infeksi. Sebagai perempuan, perputaran siklus menstruasi adalah ibaratnya perputaran jagad raya.

Bagaimana selaput lendir rahim beregenerasi setiap selesai menstruasi dan menjadi lebih tebal untuk persiapan kehamilan atau kemudian luruh saat haid berlangsung bisa dilihat sebagai roller-coaster nya drama internal wanita. Dan bukan suatu kebetulan bila daur menstruasi pun sangat dipengaruhi kondisi emosional bahkan sebaliknya. Bisa dilihat bahwa memang kita membutuhkan istirahat, ketenangan, dan kemampuan untuk melihat segala sesuatu dari pandangan yang lebih bijaksana, bukan hanya soal kebutuhan gizi. Ada beberapa perempuan yang bahkan memiliki kondisi emosional labil selama menstruasi disebabkan kondisi hormonalnya.

Janganlah pernah menganut faham “medikalisasi kehidupan” – seakan-akan kita ini selalu berada dalam kehidupan yang “sakit”, butuh obat, butuh suplemen, butuh terapi. Padahal semuanya baik-baik saja, sesuai dengan hukum alam, cocok dengan perjalanan usia. Sakit perut pada masa menstruasi bukan untuk “dihukum” dengan obat-obatan karena dianggap mengganggu fokus kerja dan stamina. Sakit perut – yang tidak keterlaluan, bukan ’kram’ – wajar terjadi karena otot-otot rahim berkontraksi untuk mengeluarkan selaput lendir rahim bersama darah menstruasi.

Dengan mengeluarkan darah, tentu seorang perempuan cenderung merasa lebih lemas. Lemasnya tubuh jangan dijawab dengan suplemen. Salah kaprah. Justru konsumsilah makanan yang tepat. Banyak sayuran hijau dan buah sebagai sumber karbohidrat yang terbaik, yang dikendalikan oleh asupan protein yang prima (tempe, ikan, jamur, kacang-kacangan, putih telur) dan asam lemak esensial tak jenuh (dari buah alpukat tanpa diproses – bukan dalam bentuk jus apalagi ditambah pemanis, atau dari minyak zaitun sebagai bumbu). Perempuan juga perlu mengolah tubuh selagi menstruasi dengan latihan pernafasan atau yoga. Mari merayakan keindahan jadi seorang perempuan, yang memiliki banyak potensi khusus tanpa harus menyamai laki-laki, tanpa menjadi nampak ‘super’ dengan mengabaikan tubuh.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: