Menjaga Kesehatan Gigi Sedari Kecil

June 4, 2014

kesehatan gigi

Banyak orang beranggapan bila menjaga kesehatan gigi bisa dilakukan ketika gigi susu sudah berganti menjadi gigi tetap. Padahal, jika sedari kecil tidak dibiasakan merawat dan menggosok gigi secara teratur dan disiplin, bukan tidak mungkin jika pada usia remaja banyak gigi yang bolong atau malah tanggal karena tidak dirawat.

Oleh karena itu, perlu membiasakan anak sedari dini untuk disiplin dalam merawat kesehatan gigi. Jika tetap saja ada gigi yang berlubang, sebenarnya wajar terjadi asalkan tidak dibiarkan terlalu lama. Jika gigi dibiarkan rusak akan berdampak buruk pada kesehatan gigi. Salah satu yang dikhawatirkan adalah berubahnya bentuk mulut dan tatanan gigi pada saat anak dewasa nanti.

Mengajari anak merawat kesehatan gigi sedari kecil akan sangat bermanfaat bagi mereka untuk menunjang rasa percaya diri mereka saat masa remaja dan dewasa nanti. Terlebih lagi, kerusakan gigi pada anak saat ini sudah menjadi salah satu ancaman terbesar setelah asma dan demam. Bahkan boleh dibilang, kerusakan gigi pada anak merupakan akibat dan kelalaian orang tua dalam menjaga kesehatan gigi anak.

Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi anak adalah dengan membiasakan menyikat gigi mereka dengan baik dan benar setidaknya 2 kali sehari. Jika mereka baru mempunyai satu gigi, kita dapat menggunakan kain kasa untuk membersihkan gigi mereka. Setelah tumbuh gigi berikutnya, kita dapat mengajarkan mereka menggunakan sikat gigi.

Langkah selanjutnya adalah dengan sebisa mungkin meminimalkan penggunaan botol susu agar sisa-sisa susu tidak tertinggal di gigi dan gusi serta bentuk gigi akan tetap terjaga dari sedotan mereka yang terlalu kuat. Selain itu, hindari makanan dan minuman yang manis, termasuk permen yang biasanya menjadi favorit anak-anak.

Agar acara menggosok gigi bersama anak menjadi semakin menyenangkan, biarkan mereka memilih sendiri perangkat perawatan gigi favoritnya. Mulai dari sikat gigi berkarakter tokoh kartun kesukaan mereka hingga pasta gigi dan gelas unik yang menjadi pilihan mereka. Dengan begitu, anak tidak merasa “dipaksa” menjaga kesehatan gigi dan mulutnya.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: