Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak

December 12, 2014

kekebalan tubuh anak

Apakah anak anda gampang pilek jika terkena hujan? Atau mudah mengalami diare, radang tenggorokan, dan penyakit infeksi lainnya? Jika iya, bisa jadi kekebalan tubuh anak anda sedang lemah dan perlu diperbaiki.

Seorang dokter serta pakar pengobatan alami, Dr Julie Durnan, dalam situs mindbodygreen menyebutkan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan orangtua untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak. Ia menjelaskan, sistem kekebalan tubuh yang kuat bukan semata-mata faktor keturunan, namun dipengaruhi berbagai faktor lainnya. Orangtua bisa berperan aktif untuk memperkuat pertahanan tubuh mereka, mempercepat pemulihan di saat sakit, dan menjaga kesehatan mereka dengan beberapa langkah.

Berawal dari Makanan Yang Baik

Daya tahan tubuh anak anak tidak bisa terbentuk sempurna jika terlalu banyak mengasup bahan pengawet, bahan penyedap buatan, bahan tambahan makanan dan gula. Jika anak alergi dengan suatu makanan, pencernaannya akan terganggu dan terjadi inflamasi, sehingga lebih sulit melawan serangan virus dan kuman. Kebanyakan mengasup zat pengawet dan zat tambahan juga bisa membuat kekebalan tubuh mereka menurun. Gula juga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, seperti telah banyak dibuktikan dengan uji klinik. Karena itu, orangtua perlu membatasi asupan zat pengawet, zat tambahan makanan, dan gula dalam makanan mereka sehari-hari.

Pertahankan Level Probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme bermanfaat yang terdapat di dalam tubuh. Mikroorganisme tersebut bermanfaat dalam melindungi saluran cerna, membantu pembuangan toksin, dan menghalangi serangan virus dan bakteri jahat. Jika keseimbangan mikroorganisme ini terganggu, akan terganggu pula kemampuan anak-anak untuk melawan infeksi. Karenanya, dr Julie merekomendasikan pemberian suplemen probiotik yang mengandung Laktobacillus dan Bifidobacteria, dengan jumlah yang disesuaikan dengan umur anak.

Buat Mereka Rileks dan Tidak Stres

Stres pada anak juga bisa berpengaruh buruk terhadap daya tahan tubuh. Jika anak terbebani dengan pekerjaan sekolah, banyak les, dan kurang waktu untuk bermain dengan teman, dia bisa stres. Tubuh anak merespon stres sama dengan tubuh orang dewasa, yakni meningkatnya pelepasan kortisol dan adrenalin. Jika pelepasan hormon terkait stres ini berlanjut, kekebalan tubuh mereka akan menurun. Sangatlah penting bagi anak-anak untuk memiliki waktu cukup untuk rileks, bermain, dan berkreasi tanpa tekanan. Badan yang lelah dan sibuk perlu istirahat, agar kekebalan tubuh bisa membaik.

Pastikan Mereka Cukup Tidur

Pastikan anak Anda bisa tidur dengan waktu yang cukup dan kualitas yang baik. Anak membutuhkan tidur sekitar 10-14 jam sehari, tergantung umurnya. Agar sekresi hormon melatonin yang mengatur tidur bisa berlangsung baik dan anak tidur nyenyak, sebaiknya lampu kamar dipadamkan. Hindari hal-hal yang menyebabkan buah hati Anda susah tidur.

Ingatlah Bahwa Demam Membantu Melawan Infeksi

Tidak perlu langsung panik jika suhu tubuh anak Anda meningkat. Demam bukan merupakan suatu penyakit, melainkan hanya gejala yang menunjukkan tubuh buah hati Anda sedang berespon terhadap suatu infeksi. Bahkan sistem kekebalan tubuh anak Anda bekerja lebih efektif pada suhu tinggi, sehingga mereka bisa sembuh dengan cepat. Meski pun begitu, Anda pun tetap perlu mewaspadai demam yang berlanjut, sebab bisa jadi demam tersebut merupakan gejala penyakit yang lebih serius dan membutuhkan penanganan dokter.

Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Dengan Suplemen dan Herbal

Selain langkah-langkah di atas, jika diperlukan berikanlah herbal atau suplemen untuk membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh anak. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter anak Anda jika memberikan herbal peningkat sistem kekebalan tubuh bersamaan dengan pengobatan.

Berikut ini makanan atau minuman yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh anak Anda

Minuman susu fermentasi

Seperti halnya yogurt, minuman susu fermentasi juga mengandung banyak probiotik. Pastikan jika Anda membeli belilah dari tempat yang terlindung dari sinar matahari, agar probiotik di dalamnya masih banyak dan baik. Biasanya perbedaan utama antara yogurt dengan minuman susu terfermentasi adalah pada strain bakteri yang digunakan untuk memfermentasi.

Sayur dan Buah

Untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh, pastikan anak Anda setiap hari cukup mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C, seperti jeruk, jambu, stroberi, brokoli, dan ubi.

Madu

Madu sering menjadi andalan para orangtua untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Di antara sekian banyak manfaat madu, meningkatkan kekebalan tubuh memang salah satunya. Madu memiliki kandungan antioksidan dan efek antibakteri yang membantu memperbaiki sistem pencernaan dan membantu anak Anda tetap sehat dan lebih tahan terhadap penyakit. Madu bisa Anda berikan begitu saja, bisa juga dicampurkan dengan minuman seperti air jeruk hangat.

Yogurt

Yogurt mengandung probiotik, bakteri yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Produk yang berasal dari susu yang difermentasi ini bisa membantu proses pencernaan dan melawan penyakit. Ada studi yang menyebutkan anak-anak yang rutin mengonsumsi yogurt memiliki risiko terkena pilek, infeksi telinga dan radang tenggorokan hingga 19%.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: