Mengobati Sariawan

August 14, 2013

mengobati sariawan

Sariawan adalah luka terbuka di jaringan lunak di dalam mulut, seperti lidah, langit-langit mulut, bibir dalam atau pipi dalam, bisa juga muncul di dasar gusi. Sariawan berwarna putih atau kuning dan dikelilingi oleh daerah merah terang. Sariawan terasa sakit dan panas, sehingga membuat Anda tidak nyaman makan dan berbicara.

Penyebab pasti sariawan masih belum jelas, meskipun peneliti menduga bahwa kombinasi dari beberapa faktor memberikan kontribusi bahkan pada orang yang sama. Walaupun sebab pastinya belum diketahui, namun karena tidak disebabkan oleh bakteri atau virus, sariawan tidak dapat ditularkan dari orang ke orang.

Pemicu yang mungkin untuk sariawan antara lain:

  • Cedera kecil di mulut akibat dari perawatan gigi, terlalu bersemangat menyikat gigi, kecelakaan olahraga, makanan pedas atau asam, atau tak sengaja menggigit sendiri lidah atau pipi bagian dalam.
  • Pasta gigi dan larutan penyegar mulut yang mengandung sodium lauryl sulfate.
  • Kepekaan makanan, terutama coklat, kopi, stroberi, telur, kacang- kacangan, keju dan makanan yang sangat asam, seperti nanas.
  • Pola makan kurang vitamin B-12, seng, folat (asam folat) atau zat besi.
  • Respon alergi terhadap bakteri tertentu di mulut.
  • Helicobacter pylori, bakteri yang sama yang menyebabkan tukak lambung.
  • Perubahan hormonal selama menstruasi
  • Stres atau ketegangan emosional

Sariawan juga dapat terjadi karena kondisi atau penyakit tertentu, seperti:

  • Celiac, yaitu gangguan usus serius yang disebabkan oleh kepekaan terhadap gluten (protein yang paling banyak ditemukan dalam biji-bijian).
  • Radang usus, seperti penyakit Crohn dan kolitis ulserativa.
  • Behcet, yaitu gangguan kesehatan langka yang menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, termasuk mulut.
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh sehingga menyerang sel sehat dalam mulut Anda, dan bukan menyerang virus dan bakteri patogen seperti yang seharusnya.
  • HIV/AIDS, yang menekan sistem kekebalan tubuh

Ada dua jenis sariawan, yaitu sederhana dan kompleks. Sariawan sederhana kadang muncul tiga atau empat kali setahun dan bertahan sampai seminggu, dan biasanya menyerang mereka yang berusia 10-40 tahun. Namun anak di bawah 10 tahun pun mungkin bisa terkena sariawan. Semakin dewasa, sariawan jarang terjadi.

Sariawan kompleks kurang umum tetapi lebih serius dan lebih sering terjadi pada orang yang pernah terkena sariawan sebelumnya. Pada jenis ini, sariawan sering kambuh.

Siapa pun dapat terkena sariawan, tetapi ada dua faktor yang membuat seseorang lebih rentan:

  • Sariawan yang terutama yang berupa kelompok luka kecil, lebih sering terjadi pada wanita.
  • Sekitar sepertiga penderita sariawan berulang memiliki riwayat keluarga gangguan kesehatan tersebut. Ini mungkin karena faktor keturunan atau faktor bersama di lingkungan, seperti makanan tertentu atau alergen.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Sariawan?

● Bilas mulut dengan air garam, atau larutan baking soda (larutkan 1 sendok teh soda dalam 34 cangkir air hangat, atau campuran 1 bagian diphenhydramine (Benadryl) dengan 1 bagian Kaopectate atau dengan 1 bagian Maalox, atau hidrogen peroksida yang dilarutkan dengan air dengan perbandingan 1 banding 1. Pastikan untuk meludahkan campuran setelah mengkumurnya.

● Bubuhkan sedikit susu magnesium pada sariawan beberapa kali sehari.

● Tutup sariawan dengan pasta yang terbuat dari baking soda ditambah sedikit air (hanya cukup untuk membuat campuran itu berbentuk pasta).

● Cobalah obat yang dijual bebas yang mengandung bahan pemati rasa benzokain, seperti Anbesol dan Orajel.

● Hindari makanan kasar, asam atau pedas yang dapat menyebabkan iritasi lebih lanjut dan rasa sakit. Ini termasuk kacang, keripik, kue kering, rempah-rempah tertentu, makanan asin dan buah-buahan asam, seperti nanas, dan jeruk.

● Hindari makanan yang menyebabkan Anda alergi.

● Pilih makanan sehat untuk mencegah kekurangan gizi. Makan banyak buah-buahan yang tidak asam, sayuran dan biji-bijian.

● Kompreskan es pada sariawan atau biarkan es perlahan-lahan mencair di atas luka sariawan.

● Sikat gigi dengan lembut, menggunakan sikat gigi yang lembut dan pasta gigi tanpa busa dan hindari larutan kumur yang mengandung sodium lauryl sulfate.

● Jangan mengunyah dan berbicara pada saat yang sama. Anda bisa menyebabkan trauma kecil pada lapisan halus dari mulut Anda.

● Lindungi mulut Anda. Jika Anda memakai kawat gigi atau peralatan gigi lainnya, minta dokter gigi Anda untuk menutupi bagian yang tajam.

● Jika sariawan Anda tampaknya berhubungan dengan stres, belajarlah menggunakan teknik pengurangan stres seperti meditasi atau relaksasi, dan selesaikan masalah penyebab stres.

● Mengonsumsi suplemen gizi jika Anda mengalami rendah nutrisi penting, seperti asam folat, vitamin B-6, vitamin B-12 atau seng.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Tidak ada obat untuk sariawan sederhana maupun kompleks, namun ada obat untuk meredakan rasa sakit dan mempercepat penyembuhan. Kebanyakan sariawan hilang dengan sendirinya dalam satu atau dua minggu. Periksakan ke dokter atau dokter gigi jika:

● Sariawan luar biasa besar atau sangat menyakitkan waiaupun telah melakukan langkah-langkah perawatan sendiri seperti di atas atau sariawan yang tampaknya tidak juga sembuh.

● Sariawan berlangsung 3 minggu atau lebih.

● Kesulitan makan dan minum yang cukup parah.

● Demam tinggi.

● Sariawan kambuh lebih sering dari 4 kali per tahun.

● Muncul masalah lain seperti ruam, diare, sakit kepala, atau masalah kulit bersamaan dengan munculnya sariawan.

● Sariawan menyebar atau muncul tanda-tanda infeksi yang menyebar.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: