Mengobati Sakit Leher Secara Mandiri

July 21, 2013

sakit leher

Leher bertugas menopang sebagian besar gerak dan mendukung berat kepala. Namun karena kurang terproteksi dari sisa tulang belakang, leher bisa menjadi rentan terhadap cedera dan gangguan yang menghasilkan rasa sakit dan membatasi gerakan. Bagi banyak orang, sakit leher hanya kondisi sementara dengan penyebab yang tidak serius dan bisa sembuh dengan perawatan sendiri di rumah.

Sakit leher bisa terjadi akibat berbagai penyebab, mulai dari cedera sampai beberapa penyakit. Penyebab paling umum antara lain:

Otot tertarik: Terlalu lama membungkuk sering memicu otot tertarik. Otot leher, terutama di bagian belakang leher, menjadi lelah dan akhirnya tegang. Bila Anda terlalu sering menggunakan otot-otot leher berulang kali, sakit kronis dapat terjadi. Bahkan hal-hal kecil seperti membaca di tempat tidur atau menggertakkan gigi dapat menyebabkan regangan otot leher.

Aus sendi: Sama seperti semua sendi lain dalam tubuh, persendian leher cenderung mengalami keausan seiring bertambahnya usia, yang dapat menyebabkan osteoarthritis di leher.

Cedera: Tabrakan dari belakang sering mengakibatkan cedera salah urat, yang terjadi ketika kepala tersentak ke depan dan kemudian mundur. Akibat gerakan mendadak itu, terjadi peregangan berlebihan di jaringan lunak leher.

Penyakit: Sakit leher kadang-kadang dapat disebabkan oleh penyakit, seperti rheumatoid arthritis, meningitis atau kanker. Rheumatoid arthritis dapat menghancurkan sendi-sendi di leher dan menyebabkan kekakuan dan sakit parah. Rheumatoid arthritis biasanya terjadi di daerah leher bagian atas.

● Kesalahan posisi tubuh: Misalnya condong ke depan saat bekerja dengan komputer atau duduk membungkuk dalam waktu lama.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Sakit Leher?

● Ambil waktu istirahat jika Anda berkendara jarak jauh atau bekerja berjam-jam di depan komputer. Luruskan posisi leher dengan tulang belakang dan jangan condongkan leher ke depan untuk mengurangi ketegangan leher. Cobalah untuk menghindari mengertakkan gigi.

● Sesuaikan meja, kursi dan komputer sehingga monitor sejajar dengan mata. Lutut harus sedikit lebih rendah dari pinggul dan gunakan sandaran lengan kursi.

● Hindari menyelipkan telepon antara telinga dan bahu saat Anda berbicara. Jika Anda banyak menggunakan telepon, pasang headset

● Sering-sering melakukan peregangkan jika Anda bekerja di meja. Angkat bahu ke atas dan ke bawah. Tarik tulang belikat bersama-sama dan kemudian relaks. Tarik bahu ke bawah sambil menyandarkan kepala ke samping untuk meregangkan setiap otot leher.

● Hindari tidur tertelungkup. Posisi ini memberi tekanan pada leher, Pilih bantal yang mendukung kurva alami leher.

● Masukkan es dalam kantong plastik, bungkus dengan handuk, dan kemudian tempelkan di leher yang mengalami cedera selama 15- 20 menit setiap jam. Jangan menempelkan es secara langsung karena dapat merusak jaringan kulit.

● Gunakan obat penghilang nyeri seperti acetaminophen atau ibuprofen.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

● Muncul ruam yang tidak memudar ketika Anda menekannya dengan jari.
● Mengalami demam.
● Menekuk leher ke depan sangat menyakitkan dan tidak dapat menyentuhkan dagu ke dada.
● Cahaya menyakiti mata.
● Sakit kepala berat atau muntah terus-menerus.
● Nyeri hebat di belakang leher.
● Nyeri hebat menjalar ke bahu atau bawah lengan.
● Mati rasa atau kehilangan kekuatan di lengan atau tangan.
● Perubahan kebiasaan yang berhubungan dengan kandung kemih atau usus.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: