Mengobati Nyeri Ulu Hati Secara Mandiri

July 30, 2013

nyeri ulu hati

Nyeri ulu hati (heartburn) adalah rasa panas di dada, tepat di belakang tulang dada. Nyeri ini seringkali lebih buruk ketika berbaring atau membungkuk. Meskipun rasa sakit dirasakan di dada, nyeri ini tidak ada hubungannya dengan hati. Sebaliknya, mulas disebabkan oleh asam lambung.

Nyeri ulu hati terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan. Bila menelan, esophageal sphincter bawah, yaitu kumpulan otot melingkar di sekitar bagian bawah kerongkongan, akan mengendur agar makanan dan minuman bisa mengalir ke dalam perut. Kemudian menutup lagi. Namun jika esophageal sphincter bagian bawah mengendur abnormal atau melemah dan tidak bisa menutup kembali dengan sempurna, asam lambung dapat mengalir kembali ke kerongkongan dan menyebabkan nyeri ulu hati. Naiknya asam lambung mungkin lebih buruk ketika Anda membungkuk atau berbaring.

Esophageal sphincter tidak dapat benar-benar menutup bisa disebabkan oleh:

● Makanan dan minuman tertentu seperti alkohol, lada hitam, coklat, permen, teh, kopi, makanan berlemak, makanan gorengan, saus tomat, mustar, bawang, jus jeruk, peppermint, minuman ringan, saus tomat atau cuka.

● Posisi tubuh, lebih mudah untuk asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan jika seseorang berbaring telentang atau miring kanan, atau berdiri membungkuk.

● Apapun yang meningkatkan tekanan di perut dapat memaksa asam lambung kembali ke kerongkongan, seperti mengangkat, mengejan, batuk, pakaian ketat, obesitas dan kehamilan.

● Kondisi medis tertentu seperti hernia hiatus, diabetes, gastroparesis, dan penyakit autoimun.

● Obat beresep yang dapat mengendurkan esophageal sphincter bawah, antara lain obat untuk tekanan darah, obat jantung dan asma.

● Berbagai zat yang secara langsung mengiritasi lapisan esofagus dan berkontribusi pada nyeri ulu hati, seperti makanan pedas, buah jeruk dan jus, tomat dan saus tomat, asap rokok, aspirin, ibuprofen dan obat yang diresepkan untuk mengobati osteoporosis.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Nyeri Ulu Hati?

● Minyak Atsiri dipercaya meningkatkan aliran cairan lambung dalam perut dan memiliki sifat karminatif dan anti-spasmodik yang meredakan nyeri ulu hati yang berkaitan dengan perut kembung.

● Perhatikan postur tubuh setelah makan. Penelitian mengatakan terdapat hubungan postur tubuh dengan keasaman terutama sebelum tidur. Jika nyeri ulu hati sering terjadi pada malam hari atau saat tidur, ambillah posisi tubuh yang tepat. Tempatkan posisi kepala lebih tinggi saat Anda tidur. Beri tambahan pegas atau kotak guna mendapatkan ketinggian yang pas.

● Hindari pakaian ketat agar tidak memberikan tekanan pada perut dan esophageal sphincter bawah.

● Hindari makanan dan minuman pemicu nyeri ulu hati.

● Makanlah dengan porsi kecil. Hindari makan berlebihan dengan makan makanan kecil.

● Hindari segala jenis nikotin seperti rokok. Nikotin mampu mengiritasi katup di antara perut dan kerongkongan, sehingga menyebabkan nyeri ulu hati. Nikotin juga melemahkan sistem saraf seseorang yang pada akhirnya menyebabkan kelainan fungsi pada selaput lendir lambung dan usus.

● Hindari minuman dengan kandungan soda, alkohol dan kafein.

● Jangan makan sebelum tidur. Jangan bergegas tidur ketika Anda baru saja menyelesaikan makan malam. Tunggu paling tidak dua jam setelah makan untuk memberikan kesempatan makanan dicerna dan membuat perut kembali kosong.

● Kurangi berat badan. Tidak perlu melakukannya secara drastis, cukup menurunkan berat sekitar 4-5 kilogram.

● Kunyah permen karet karena mampu meningkatkan produksi air liur yang mampu membantu netralisasi asam dalam perut.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Nyeri ulu hati yang berlangsung lebih dari tiga kali seminggu selama lebih dari dua minggu mungkin merupakan tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius. Hubungi dokter bila nyeri ulu hati disertai dengan muntah darah atau lewat darah di tinja, nyeri dada, pusing, kesulitan menelan, dehidrasi atau penurunan berat badan.

Bila ada sejarah penyakit jantung dalam keluarga, Anda juga perlu mewaspadai nyeri ulu hati sebagai gejala serangan jantung, apalagi jika Anda mengalami sakit dada yang parah, terutama bila disertai dengan gejala lain seperti keringat membanjir, mual, muntah, kesulitan bernapas, rahang nyeri atau lengan nyeri.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: