Mengobati Mual Pagi

July 16, 2013

mengobati mual pagi

Mual pagi (morning sickness) adalah rasa mual yang dirasakan selama kehamilan. Meskipun namanya mual pagi, tetapi mual ini kadang-kadang tidak dirasakan di pagi hari saja, bisa datang setiap waktu terutama ketika Anda tidak cukup makan sehingga gula darah Anda turun.

Studi menunjukkan bahwa wanita yang banyak makan lemak jenuh, yang ditemukan dalam keju dan daging merah, di tahun sebelum mereka hamil memiliki risiko lebih tinggi menderita mual dan muntah yang lebih parah dalam kehamilan. Jika Anda berencana hamil, Anda perlu mengurangi makanan ini.

Pada trimester pertama kemungkinan besar Anda akan mengalami mual-mual. Mual, dengan atau tanpa muntah. Gejala ini dimulai sekitar minggu keenam kehamilan dan biasanya membaik di akhir trimester pertama (sekitar minggu ke-13).

Hormon yang terbentuk dalam tubuh Anda saat minggu-minggu awal kehamilan membuat Anda merasa menderita saat hormon-hormon tersebut memengaruhi perut, selera makan Anda dan pusat khusus di otak yang dapat memicu respon muntah. Mual dan muntah biasanya nnerupakan tanda bahwa tingkat hormon dalam aliran darah Anda cukup tinggi untuk memastikan kalau kehamilan Anda sedang berjalan dengan baik. Semakin sakit Anda rasakan, semakin tingkat hormon. Inilah sebabnya mengapa wanita yang mengandung lebih dari satu bayi seringkali merasakan mual yang lebih parah.

Rasa lapar dan lelah dapat membuat mual dan muntah semakin parah. Itu sebabnya banyak calon ibu melaporkan adanya mual dan muntah di pagi hari saat baru bangun tidur dengan perut kosong, atau kelelahan setelah menjalani aktivitas sepanjang hari dapat memicu munculnya mual di malam hari.

Jika Anda terus merasakan sakit sepanjang hari dan selalu muntah tiap kali makan, lambat laun Anda akan mengalami dehidrasi, dan ini akan memengaruhi kesehatan Anda dan juga bayi Anda.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Mual Pagi?

● Hindari memakai pakaian ketat.

● Bernapaslah di udara segar.

● Makan sedikit tapi sering agar perut tidak terlalu penuh dengan hanya sekali makan namun banyak. Tambah frekuensi makan per hari menjadi empat atau lima kali. Santap makanan ringan seperti sereal atau roti panggang sebelum tidur, taruh beberapa potong biskuit dan minuman di samping tempat tidur, seandainya Anda terbangun di malam hari atau subuh. Pertahankan kadar gula darah dengan menyantap makanan tinggi protein dan makanan karbohidrat yang tidak diproses seperti oat atau kue beras, roti gandum, peanut butter don sejenisnya.

● Hindari makanan yang dapat membuat Anda merasa sakit, seperti makanan yang digoreng, berlemak atau berbumbu. Cari tahu (bisa melalui cara coba-coba) makanan dan/atau minuman apa yang dapat mengurangi mual, misalnya apel hijau kering, yogurt alami, lemon segar atau jus limau manis.

● Batasi minum sampai Anda merasa tidak terlalu mual, dan minum satu gelas jus lemon dengan sedikit garam setiap pagi. Anda juga bisa mengunyah butiran es batu di mulut ketika merasa mual.

● Mengisap peppermint dapat bermanfaat jika tak ada makanan lain, namun mungkin tidak seefektif seperti pengobatan lain yang disarankan. Kurangi asupan teh, kopi, alkohol dan stimulan lainnya, karena akan menghalangi penyerapan zat besi dari makanan Anda dan dapat menyebabkan sakit kepala.

● Cobalah teh kamomil atau spearmint, atau teh jahe yang dibuat dari akar jahe parut yang direbus dalam air mendidih, atau kapsul jahe yang tersedia di gerai-gerai makanan sehat.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Jika Anda muntah lebih dari empat kali sehari atau mual terus terjadi selama 20 minggu terakhir kehamilan, hanya mengeluarkan sedikit air seni atau warnanya gelap, merasa pusing atau berkunang-kunang ketika berdiri, detak jantung cepat atau muntah darah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: