Mengobati Mimisan Secara Mandiri

July 7, 2013

mimisan

Mimisan adalah pendarahan di dalam hidung. Selama mimisan, darah mengalir dari satu lubang hidung, atau kadang-kadang kedua lubang hidung. Hal ini dapat berat atau ringan dan berlangsung beberapa detik sampai lebih dari 10 menit.

Mimisan bisa menakutkan, tetapi umumnya adalah gangguan kecil dan bisa dirawat sendiri di rumah. Nama medis untuk mimisan adalah epistaksis.

Lapisan hidung berisi banyak pembuluh darah kecil yang terletak dekat dengan permukaan dan mudah rusak. Cedera ringan akibat benturan atau mencongkel hidung bisa menyebabkan mimisan. Udara kering yang membuat membran hidung kering pun bisa menyebabkan hidung lebih rentan terhadap perdarahan dan infeksi. Penyebab lain mimisan adalah sinusitis, alergi, pengencer darah (antikoagulan), seperti warfarin dan heparin, terkena iritasi kimia seperti ammonia, selesma, adanya benda asing di hidung, atau karena semprotan hidung.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengobati Mimisan?

● Bila mimisan terjadi, duduklah tegak dan condong ke depan. Dengan tetap tegak, Anda mengurangi tekanan darah pada pembuluh darah hidung. Ini dapat menghambat perdarahan lebih lanjut. Duduk dengan tubuh condong ke depan akan membantu Anda menghindari menelan darah, yang dapat mengiritasi perut Anda.

● Jepit hidung tepat di atas lubang hidung selama 5-10 menit dengan ibu jari dan jari telunjuk untuk menutup kedua lubang hidung, meskipun jika hanya satu sisi yang berdarah. Bernapas melalui mulut Anda. Cara ini memberikan tekanan pada titik perdarahan pada septum hidung dan menghentikan aliran darah.

● Ulangi cara-cara tadi sampai pendarahan berhenti atau sampai maksimal 20 menit.

● Setelah pendarahan berhenti dan agar tidak mimisan lagi, jangan mencongkel, membuang ingus atau meniup hidung, dan jangan membungkuk atau melakukan aktivitas berat paling sedikit 12 jam setelah mimisan.

● Untuk mencegah mimisan, jaga kelembaban udara yang Anda hirup.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Segera minta bantuan medis bila mimisan menyebabkan darah banyak keluar, sulit untuk bernapas, tidak berhenti setelah 20 menit bahkan dengan kompresi, atau mimisan terjadi setelah cedera, seperti jatuh atau pukulan di wajah. Demikian juga bila Anda menduga kemungkinan mengalami patah hidung. Mimisan setelah jatuh atau kecelakaan mobil bisa menjadi tanda terjadinya perdarahan internal.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: