Mengobati Diare dengan Ramuan Herbal

June 8, 2015

mengobati diare

Diare adalah pengeluaran tinja cair secara berulang dan tidak wajar. Diare sendiri bukanlah penyakit, melainkan gejala yang menyertai berbagai penyakit. Mulai penyakit yang biasa hingga berbahaya. Diare merupakan cara tubuh mengeluarkan racun atau keracunan makanan.

Ada banyak cara dilakukan untuk mengatasi diare bergantung pada karakteristiknya. Ada diare bercampur lendir, yang disebabkan oleh parasit. Ada yang berwana kehijauan dan mengeluarkan bau tak sedap, yang berarti adanya gangguan pencernaan. Ada pula yang disertai darah pada tinja, yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Terkadang ada pula yang disertai cacing.

Ada beberapa tanda yang memerlukan tindakan medis untuk menghentikan diare, seperti demam yang hebat, munculnya beberapa tanda dehidrasi (mulut kering, kulit kering, dan mata cekung), dan terdapat darah dalam tinja.

Diare dapat disebabkan adanya kelebihan cairan pada tinja atau meningkatnya gerakan usus. Di antara gejalanya yaitu buang air besar secara berulang, dengan tinja mirip cairan dan disertai gangguan gerakan usus yang tampak seperti kolik. Beberapa penyebab diare pada sistem pencernaan adalah penyakit infeksi bakteri, parasit, virus, dan radang seperti radang usus, makanan yang tidak seimbang, keracunan makanan, dan stres.

Pencegahan Diare

Pencegahan diare dapat dilakukan dengan menghindari makanan pedas. Begitu juga, berbagai makanan pencetus alergi pada beberapa orang, seperti susu, ikan kalengan, dan ikan asin.

Pengobatan Herbal

Di bawah ini adalah cara mengobati diare yang bisa anda coba di rumah:

a. Teh

Teh yang biasa kita minum merupakan salah satu herbal dengan astringent terbanyak. Sebab, teh mengandung tannin yang bekerja mengikat jaringan. Cara kerja tersebut mengurangi infeksi fimbria. Teh juga mengandung materi yang menyatu dengan lapisan router di membran mukosa yang terinfeksi. Hal itu akan membuat lapisan menjadi lebih tebal. Selanjutnya, akan memperlambat proses penyerapan racun dan membatasi sekresi.

b. Blackberry

Blackberry juga mengandung tannin seperti teh dan benar-benar melindungi membran serta sebagai astringent yang menahan.

c. Raspberry

Raspberry merupakan salah satu tanaman yang paling mirip dengan blackberry berdasarkan kandungan tanninnya yang tinggi, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya.

d. Carob

Kunyah carob bubuk pada saat diare terjadi. Herbal tersebut bermanfaat untuk menangani diare yang disebabkan infeksi virus atau bakteri dan keracunan makanan. Efektivitasnya juga telah dibuktikan dalam mengatasi salmonella, jenis bakteri penyebab keracunan paling populer.

e. Bilberry

Buah bilberry yang telah dikeringkan (bukan buah segar) bermanfaat untuk mengatasi diare. Bilberry kering kaya akan tannin dan pektin karena kandungan airnya yang sedikit dalam buah.

f. Blueberry

Herbal ini sama dengan bilberry dalam hal kemampuan dan kandungannya untuk mengatasi diare akut.

g. Agrimony

Daun agrimony yang hijau merupakan astringent bagi usus. Ia yang akan mengurangi gerakan usus sehingga mengurangi penyerapannya terhadap materi yang berbahaya.

h. Apel

Daging buah apel secara khusus penuh dengan pektin yang menyerap cairan dalam usus. Ia akan membentuk massa tinja dan mengatasi diare. Perlu diketahui bahwa jus apel mengatur gerakan usus. Jus tersebut bermanfaat untuk kasus diare ataupun konstipasi. Hal itu disebabkan efek ganda yang dimilikinya bekerja dari dua arah, yaitu mengukuhkan usus pada saat diare dan membantunya saat konstipasi terjadi.

i. Wortel

Wortel dipotong, lalu dibuat sup sayuran (atau ditumis). Wortel yang telah dimasak menenangkan usus dan membantu fimbria penyerap yang berada di dalamnya untuk mengembalikan aktivitasnya. Wortel juga dapat memadatkan makanan dan mengurangi dehidrasi pada tubuh.

j. Kelabat

Biji kelabat mengandung jel nabati yang dapat mengembang ketika mencapai saluran pencernaan. Namun, disarankan untuk tidak mengonsumsi kelabat secara berlebihan karena dapat menyebabkan konstipasi dan masalah pada perut.

k. Kacang Arab (Cicer Arietinum)

Seperti kelabat, kacang arab mengembang ketika mencapai usus dan menyerap cairan yang ada di saluran pencernaan. Dengan demikian, tinja menjadi padat, mencegah diare, dan mengurangi cairan yang terkandung di dalamnya.

l. Oak (Quercus Robur)

Kulit pohon oak mengandung astringent. Kulitnya dapat dikeringkan dan dibuat teh herbal.

m. Delima

Biji delima mengandung astringent yang membantu saat diare. Demikian juga, kulit dan bunganya mampu menebalkan dinding lambung dan usus serta melindunginya dari efek racun yang dihasilkan oleh bakteri.

n. Psillium

Psillium adalah herbal yang luar biasa dalam menyerap cairan sehingga memadatkan massa tinja. Herbal tersebut kaya akan jel nabati.

o. Chamomile

Minuman chamomile merupakan cairan yang dapat bertahan lama pada sistem pencernaan. Hal itu akan mencegah terjadinya dehidrasi dan menggantikan cairan yang dikeluarkan bersama tinja. Herbal ini berkontribusi dalam membuat fimbria (penyerap dalam usus) bekerja kembali.

Beberapa Resep Herbal Mengobati Diare

1. Giling aptenia cordifolia, lalu ayak. Ambil satu sendok teh, lalu campur dengan perasan lemon atau jeruk. Setelah itu, diminum.

2. Panggang buah pohon oak atau kulitnya (jika tidak tersedia buahnya) dengan dedak jagung. Kunyah satu sendok ramuan tersebut setiap waktu makan.

3. Giling kacang arab, lalu dimasak dengan tepung jagung (seperti puding). Beri madu dan makanlah tiap pagi dan sore hari.

4. Rebus wortel dan nasi hingga matang. Haluskan, lalu saring. Makanlah bubur tersebut. Lanjutkan dengan banyak minum air atau jus buah segar.

5. Haluskan kelabat, tambahkan air nasi (air tajin). Minumlah setengah dari campuran tersebut hingga diare reda.

6. Rebus biji delima yang telah dikeringkan, lalu beri madu atau gula nabati. Minumlah saat perut masih kosong dan malam hari sebelum tidur.

7. Rendam tilia dengan thyme dan juniper. Masing-masing satu sendok teh dalam satu gelas air. Minumlah tiga kali sehari.

8. Makanlah buah quince dan walnut dalam jumlah yang sama. Satu cangkir kecil yang dipenuhi dengan daun basil, mawar, poppy anemon (anemon coronaria), dan thyme.

9. Disarankan untuk memperbanyak konsumsi pisang, jambu biji, delima, wortel rebus, oyong rebus, dan kentang rebus. Bisa juga dengan mengunyah bubuk kelabat atau kacang arab serta memperbanyak minum air atau jus.

Semoga artikel cara mengobati diare diatas bermanfaat untuk anda.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: