Mengetahui Berbagai Masalah Kehamilan

April 8, 2014

masalah kehamilan

Mual pada kehamilan muda disebabkan peningkatan hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin) yang diproduksi oleh jaringan yang sibuk memperbanyak diri membentuk plasenta yang sehat. Kabar baiknya, hCG yang cukup kuat mengibaratkan pertumbuhan jaringan kehamilan yang berkembang baik. Sebagai catatan, memang hCG bukan tanda pasti kehamilan (tanda pasti tentunya dengan bantuan alat seperti USG untuk melihat janinnya secara langsung). Karena hCG pun diproduksi besar-besaran oleh kelainan kandungan yang disebut Choriocar-cinoma, suatu keganasan yang gejalanya sangat mirip dengan kehamilan, dikenal dengan istilah ‘hamil anggur’. Perut nampak membesar bahkan dengan gejala persis orang hamil, tapi bukan karena pertumbuhan janin melainkan sel-sel ganas. Karena itu pemeriksaan USG di awal kehamilan sangat penting, dengan USG yang sensitif detak jantung janin sudah terdeteksi sejak usia kehamilan 6 minggu.

Hormon hCG mengalami puncak di minggu ke 8-10 kehamilan, setelah itu merosot cukup cepat karena plasenta/ari-ari sudah mampu mengambil alih produksi kadar hormon proges-teron yang penting untuk mempertahankan kehamilan melalui hPL (human Placental Lactogen). Begitu hCG menurun, mual biasanya sudah mereda.

Bukan suatu kebetulan atau keanehan apabila tubuh anda pada masa genting itu menolak nasi tapi sangat ‘welcome’ dengan lalapan termasuk selada/lettuce dan ‘haus akan buah’. Semua sayur lalap dan buah segar adalah karbohidrat terbaik yang ada di muka bumi dan anda tidak menyangkal kodrat alam.

Mual pagi hari karena hamil? Mulailah sarapan eksotik anda dengan selada dan bayam (horenzo, poling/pochai) segar, beberapa tomat ceri, irisan ketimun acar, sedikit wortel mentah diserut seperti korek api, beri separuh lemon diperas, bubuhkan sedikit bubuk lada hitam dan percikan olive oil. Tim jamur merang bisa menjadi teman makan sehat sekaligus pendongkrak protein. Bersihkan segenggam atau dua genggam jamur merang segar, masukkan dalam mangkuk, taburi dengan irisan bawang merah mentah dan cabe merah buang biji. Bubuhkan garam dan lada secukupnya. Kukus selama 10 menit.

Berjemurlah di bawah matahari sambil membaca koran pagi, menata cucian, atau menyapu halaman. Provitamin D3 hanya diperoleh dari cahaya matahari, bukan hanya untuk pembentukan tulang tapi juga meningkatkan kekebalan tubuh, yang berefek pada janin yang sedang dikandung. Provitamin D3 yang dibentuk dari Ultraviolet B (bukan A) membuat tubuh mampu mensintesa Vitamin D. Vitamin ini larut dalam lemak, kegunaannya dari tahun ke tahun semakin terbukti bukan hanya sekadar untuk menghasilkan tulang yang kuat bersama kalsium. Perempuan yang rajin berolah raga dan terkena matahari terbukti punya daya tahan tubuh yang jauh lebih kuat. Banyak penelitian membuktikan keterkaitan berbagai kecacatan janin dengan gaya hidup ibu selama kehamilan.

Jadi, apabila begitu banyak berita yang kita dengar tentang bayi-bayi yang terlahir cacat, maka sudah saatnya kita hentikan dengan mampu menjawab pertanyaan: mengapa hal itu terjadi? Jika gaya hidup selama masa kehamilan tidak dijadikan agenda bagi perempuan Indonesia, maka negara kita akan kewalahan dengan peningkatan gangguan kesehatan pada generasi berikutnya.

Menghindari cacat bayi bukan hanya tentang memeriksakan kehamilan secara teratur. Toh kecacatan tidak dapat diatasi sekalipun kita rajin ‘periksa’. Pemeriksaan kehamilan di posyandu, puskesmas yang serba terbatas akhirnya hanya sekadar mencatat tekanan darah, berat badan, keluhan fisik bila ada, dan laboratorium sederhana. Mana mungkin mendeteksi cacat janin? Seandainya terdeteksi adanya kecacatan dalam pemeriksaan kehamilan canggih pun, apakah aborsi menjadi jalan keluarnya? Kita lalu semua berhadapan dengan masalah moral dan etik serta tujuan manusia bereproduksi. Kecacatan muncul sejak pertama kali proses pembuahan, pembelahan sel, justru ketika si ibu belum sadar dirinya hamil karena belum terlambat haid (kehamilan sudah terjadi 14 hari sebelum taksiran tanggal haid berikutnya).

Sarapan nasi dan mi bukan pilihan untuk menghasilkan janin yang sehat. Sudah saatnya para cendekia dan dokter kita menghadapi masalah besar kecacatan calon generasi berikut dengan banyak penelitian, seperti misalnya seperti apa profil pangan ibu hamil kita? Seberapa banyak sayur dan buah segar menempati porsi besar, ketimbang ‘makanan seadanya’, tanpa pengetahuan tentang pola makan sehat sebenarnya. Atau bahkan mereka adalah kelompok rentan yang terpengaruh iklan konsumerisme produk teknologi pangan (dengan iming-iming ‘untuk wanita hamil’), ketimbang menjadi bebas memilih hasil alam sebagai makanan sesungguhnya yang dapat dibeli dengan harga terjangkau dan rutin!

Bagaimana kebiasaan buruk suami, seperti merokok? Istri-istri second-hand smoker alias perokok pasif mempunyai kecenderungan melahirkan bayi cacat, bayinya itu sendiri merupakan cermin ‘third-hand smoker’ (perokok pasif tahap ketiga!) yang sekarang sudah dirilis penelitiannya.

Berbagai ‘sea food’ yang selama ini diberi mitos ’makanan super untuk calon anak pinter’- kenyataannya banyak hewan laut seperti ikan dan kerang terpolusi logam berat di laut, atau ditambak dengan makanan pelet buatan manusia. Dihajar dengan proses memasaknya yang salah, dibakar di atas api dengan olesan margarin, semuanya menjadi pemicu sel kanker nomor satu.

Betul sekali saran dokter anda, bahwa lebih baik makan dalam porsi kecil, asal sering. Kabar baiknya pula, anda tidak membuat insulin seperti yo-yo. Setiap ’kemasukan’ karbohidrat sekaligus banyak (apalagi nilai indeks glikemiknya tinggi, cepat diubah jadi gula) apalagi turunan gula, terigu, beras dan pati maka insulin anda akan lekas melejit.

Kehamilan adalah masa yang sangat sensitif dengan kenaikan insulin. Insulin yang meningkat mendadak menyebabkan banyak penyulit, termasuk tekanan darah tinggi, risiko eklampsia (biasanya disertai pembengkakan kaki, kenaikan tekanan darah, sakit kepala dan bisa berakibat fatal pada proses persalinan) bahkan berpengaruh ke janin. Gula darah ibu yang sering tinggi menghasilkan janin yang tidak sehat, karena kualitas nutrisi dalam darah ibu yang dialirkan melalui plasenta. Bayi sudah terlanjur ‘obese’ artinya tidak sehat sejak di dalam kandungan dimana kualitas pembuluh darah, otak, syaraf, dan organ penting lainnya ’tidak bekerja secara prima’. Apalagi setelah lahir, bayi dibesarkan dengan gaya hidup ”non alamiah” termasuk minum susu formula, makanan kaleng, semua serba artifisial buatan teknologi – sekalipun katanya ’sumbernya alami’. Apa yang alami lagi bila sudah masuk kaleng dan kemasan aluminium foil?

Susu bukan merupakan minuman selama kehamilan. Susu sebetulnya kebiasaan negara asing yang masuk ke negara kita dibawa oleh perusahaan asing. Susu yang layak dikonsumsi manusia hanyalah ASI, hingga anak mencapai usia 2 tahun. Dahulu di masa penjajahan, rakyat kita tidak mengenal susu, namun ibu-ibu pada jaman tersebut memiliki ASI yang banyak dan bahkan dapat menyusui anaknya hingga yang ke 8!

Mintalah dokter memberikan suplemen vitamin B6 yang membantu mengatasi mual. Dalam 24 jam, pasti ada masa-masa dimana kita tidak merasa mual. Kejarlah kesempatan itu untuk makan. Sangat dipahami bila muncul berbagai sensasi aneh selama kehamilan. Bahkan ada perempuan yang mengalami rasa air tawar yang ’aneh di lidah’. Bukan berarti ini saatnya pelarian ke teh manis atau minuman bersoda. Tetaplah minum air putih biasa. Nanti sensasi itu akan hilang dengan sendirinya.

Jangan lupa, berbagai sup dan soto (yang tidak berbumbu harum merangsang) adalah sahabat terbaik selama masa mual. Jangan menumis bumbunya. Cukup dalam kaldu ayam kampung diberi kembang tahu, jamur kuping, sedikit tomat dan seledri serta suwiran daging ayam (atau dibuat bola-bola kecil: ayam dicincang halus, beri lada-garam, dengan sendok teh dibulatkan langsung cemplung!). Garang asem ayam adalah pilihan terbaik saat nafsu makan sedang ‘low-batt’. Begitu pula ikan asam padeh gaya Minang, ‘lautan merah’ tomatnya memberi rasa segar. Sayur bening daun katuk dengan jagung muda adalah menu wajib paling tidak seminggu sekali sebagai teman makan sepiring salad mentah dengan banyak tomat ceri dan irisan alpukat. Urap kacang panjang mentah dengan banyak toge dan bayam tentu sehat sekali.

Makan sehari hingga 5 kali bukanlah dosa. Anda tidak akan jadi gemuk berlebihan, asal paham apa yang dimakan. Buang cemilan yang hanya mengandung gula dan rasa gurih seperti donat, kue, biskuit (walaupun ’gandum’- tapi toh tepung juga) apalagi es krim. Ada satu kiat jitu mengatasi rasa mual yang tidak ada hubungannya dengan makanan: carilah kegiatan yang menyenangkan! Ambil selop datar, topi jerami, baju terusan yang longgar berwarna cerah yang nyaman dipakai, berdandan, dan berjalanlah ke mall Anggap anda artis kenamaan yang sedang hamil dan nampak cantik berbelanja berbagai sayur dan buah yang sehat. Lakukan pekerjaan yang penuh ’greget’ hingga mual pun terlupakan! Selamat merayakan kebahagiaan menjadi ibu….

 

 

loading...

Previous post:

Next post: