Mengenal Radang Lubang Hidung

April 4, 2014

radang lubang hidung

Beberapa orang mengalami gangguan pernapasan bukan hanya karena asma. Kalau kita sering harus bersin dan mata berkaca-kaca, mungkin kita terkena penyakit radang lubang hidung, yang juga disebut pollinosis, dari kata “pollen” (tepung sari). Setiap tahun selama beberapa minggu banyak tepung sari bertebaran di udara, kebanyakan berasal dari rumput.

Tepung sari itu bertebaran dibawa angin ke mana-mana. Kalau sistem kekebalan kita bereaksi keras maka keadaan yang dihasilkan disebut alergi. Kalau tepung sari masuk ke dalam saluran pernapasan, beberapa sel menjadi aktif lalu mengajak tubuh supaya melakukan reaksi. Oleh karena itu kita harus bersin guna menghilangkan tepung sari itu. Mata mengeluarkan air mata untuk membersihkan diri. Radang lubang hidung, sama seperti asma digolongkan pada alergi-alergi.

Kita dapat meminta dokter untuk melakukan tes guna menentukan tepung sari, obat, zat makanan atau pun binatang mana saja yang menimbulkan alergi pada diri kita. Dalam tes seperti itu, zat-zat tertentu ditaruh pada punggung atau lengan bawah. Kalau kita mendapat alergi olehnya, maka kulit menjadi merah dan benjol atau mulai terasa gatal. Juga darah dapat dites terhadap alergi-alergi. Kalau ada alergi, satu kelompok tertentu dari sel darah putih akan membesar.

Pada radang lubang hidung, kita dapat menelan obat guna mengurangi kehebatan serangan. Agar tubuh menjadi kurang peka terhadap zat-zat yang menyebabkan alergi pada diri kita, zat-zat tersebut dalam jumlah sangat kecil dan sudah sangat diencerkan disuntik ke dalam tubuh. Hal ini harus dilakukan selama waktu yang cukup panjang (beberapa bulan). Dengan begitu sistem kekebalan dapat menjadi terbiasa pada zat itu. Ini disebut hiposensibilisasi.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: