Mengenal Operasi Kelopak Mata ala Korea

October 22, 2014

operasi kelopak mata

Di Korea Selatan, operasi plastik adalah hal yang wajar dijumpai. Bahkan, wanita Korea sering disindir punya wajah yang mirip satu sama lain karena hampir semuanya melakukan operasi plastik. Salah satu bagian wajah yang paling sering dipermak oleh penikmat operasi plastik di Korea adalah kelopak mata, baik untuk melenyapkan kantong mata atau hanya sekedar membuat lipatan mata. Bahkan, operasi pada kelopak mata kini menjadi salah satu fokus objek wisata di negeri ginseng tersebut. Apa saja yang dapat dilakukan oleh pisau bedah untuk merubah penampilan mata? Mari kita simak bersama-sama.

Tidak Hanya Untuk Memperindah Bentuk Mata

Mata adalah jendela jiwa. Wanita manapun tentu ingin punya mata yang indah. Namun, di saat usia beranjak kepala tiga, keriput di sekitar mata seringkali tidak dapat dihindari. Ditambah lagi dengan kantong mata yang makin lama makin besar dan menghitam. Mengganggu penampilan, ya? Dengan pembedahan kelopak mata alias blefaroplasti, kulit di sekitar mata dapat terlihat kembali kencang dan indah. Tidak heran jika banyak kaum hawa yang tergoda untuk mengoperasi kelopak matanya demi terlihat sepuluh tahun lebih muda.

Selain untuk mengencangkan yang kendor-kendor, ternyata operasi kelopak mata juga dapat dilakukan untuk membuat lipatan mata. Operasi semacam ini populer di kalangan wanita Asia yang bermata sipit. Supaya mata terlihat ‘dalam’ dan indah, dokter bedah plastik dapat membentuk lipatan di kelopak mata bagian atas sehingga Anda tidak perlu lagi repot menempelkan selotip setiap kali berdandan. Ingin punya mata besar seperti tokoh anime? Atau malah ingin punya mata sipit seperti kucing? Dengan operasi plastik, hal ini sangat mungkin dilakukan.

Sempurnakan Kekurangan

Tidak hanya untuk memperindah penampilan mata, ternyata permak kelopak mata juga seringkali dilakukan atas indikasi medis. Misalnya pada orang yang memiliki kelopak mata gemuk. Penumpukan lemak berlebih di kelopak mata, dapat membuat kelopak menjadi ‘berat’ dan tampak jatuh. Hal semacam ini tentu tidak dapat ditutupi hanya dengan menggunakan kosmetik. Bahkan, seiring waktu, kelopak yang kendur dapat semakin menutupi mata hingga menimbulkan gangguan penglihatan. Selain itu, penderitanya biasanya tanpa sadar berusaha untuk mengangkat alis terus-menerus. Walhasil, kerut-kerut di daerah dahi akan semakin banyak.

Pembedahan di kelopak mata juga dapat membantu memperbaiki penampilan dan mencegah gangguan penglihatan pada orang yang mengalami ptosis. Ptosis adalah kondisi kelopak mata yang ‘jatuh’. Orang yang matanya mengalami ptosis akan sulit untuk menjaga agar matanya terbuka sempurna. Akibatnya, pandangannya akan terhalangi oleh kelopak. Pada anak-anak, ptosis dapat menyebabkan terjadinya mata malas (ambliopia) hingga gangguan perkembangan akibat gangguan penglihatan.

Sederhana

Mendengar kata “operasi” kita tentu membayangkan yang seram-seram. Jarum suntik, pisau, benang, hingga luka menganga yang berdarah-darah. Namun, ternyata pembedahan kelopak mata ini cukup sederhana, asal dilakukan oleh yang benar-benar ahlinya. Untuk dapat dioperasi, Anda juga harus memenuhi beberapa syarat, seperti sehat walafiat, tidak memiliki penyakit berbahaya atau yang dapat mengganggu proses penyembuhan, tidak merokok, dan tidak mengalami gangguan mata yang serius. Selain itu, pasien juga diharapkan memiliki tujuan dan alasan yang jelas mengapa ia ingin menjalani pembedahan kelopak mata.

Sebelum proses kutak-kutik dimulai, dokter bedah plastik mula-mula akan menggambar garis dan lekuk pada daerah yang akan dikerjakan. Tujuannya adalah agar bekas luka dapat tersimpan rapi di dalam lipatan dan hasilnya tampak alami. Setelah dianestesi, dokter akan melakukan sayatan sesuai dengan garis yang sudah digambar. Untuk mengusir ‘mata tua’ pada kelopak mata bagian atas, sayatan dapat dilakukan pada lekuk alami mata. Melalui sayatan ini, dokter dapat menyingkirkan lemak berlebih, mengencangkan otot, serta membuang sebagian kulit yang mengendur. Sedangkan pada kelopak mata bagian bawah, hal yang sama dapat dilakukan melalui sayatan di bawah garis kelopak.

Selain teknik tersebut, ada juga sayatan yang dilakukan di trans-konjungtiva. Sayatan ini dilakukan pada bagian dalam kelopak mata bawah untuk memperbaiki penampilan kelopak, sekaligus meratakan atau membuang lemak berlebih. Pada teknik ini, kulit tidak dibuang. Setelah selesai, luka sayatan kemudian dijahit dan diperban.

Perlu diingat, operasi plastik pada kelopak mata tidak dapat menghilangkan kehitaman di sekitar mata ataupun kerut di daerah wajah lainnya. Karena itu, dokter mungkin akan menganjurkan tindakan lain yang dapat membuat hasil operasi lebih memuaskan, seperti laser, facelift, dan sebagainya.

Sudah tidak sabar melihat mata kembali kencang? Sayangnya, hasil operasi plastik yang cukup menguras kantong ini tidak dapat dilihat dalam waktu singkat. Pasalnya, daerah mata biasanya akan masih tampak bengkak selama beberapa minggu setelah operasi. Namun tidak perlu kuatir, karena bengkak ini akan reda dengan sendirinya, diiringi dengan menghilangnya lebam akibat bendungan darah di daerah sekitar mata. Jahitan sendiri biasanya dapat dilepas dalam waktu 3-5 hari dan terletak tersembunyi secara alami di dalam lipatan mata.

Lain padang, lain belalang. Pembedahan untuk membuat lipatan mata ternyata sedikit berbeda dari blefaroplasti untuk mengencangkan mata. Tindakan ini lebih rumit dan membutuhkan waktu lebih panjang serta tenaga ahli yang lebih berpengalaman. Pada tindakan yang dikenal dengan ‚Äúdouble eyelidsurgery” ini, ahli bedah akan membuang sejumlah kecil kulit dan jaringan di bawah kulit kelopak di garis yang akan letaknya juga tersembunyi tepat di lekuk mata yang baru terbentuk. Lipatan palsu ini hanya akan terlihat saat mata dalam keadaan terbuka.

Ada Resikonya

Meski terbilang aman, rupanya operasi kelopak mata tetap punya risiko. Di antaranya penyembuhan yang kurang baik, kelopak masih tetap tampak kendur atau berlemak, mata kering, atau yang sangat jarang terjadi, perubahan ketajaman penglihatan.

Untuk mendapatkan hasil yang baik dan meminimalisir risiko, sebaiknya berkonsultasi dan hanya melakukan operasi di ahli bedah plastik yang berpengalaman dalam rekonstruksi kelopak mata. Jangan lupa juga untuk mengikuti instruksi yang diberikan dokter, sebelum ataupun sesudah operasi, jika ada yang mengganjal hati, jangan ragu untuk menghubungi dokter bedah plastik Anda.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: