Mengenal Lebih Jauh Pasta Gigi

February 3, 2014

pasta gigi

Pasta gigi pemutih, pasta gigi sensitif, pasta gigi herbal dan bla bla. Seketika Anda bingung dengan banyaknya pilihan pasti gigi dengan masing-masing janji supernya? Inilah penjelasan ahli di balik klaim pasta gigi.

Rina sedang galau, pasta giginya habis. Lalu kenapa? Rupanya saat Rina mau membeli pasta gigi baru, ia dihadapkan dengan keputusan yang sangat sulit, ia harus memilih di antara puluhan jenis pasta gigi di rak panjang penuh dengan pasta gigi. Mulai dari yang untuk gigi sensitif, yang bisa memutihkan gigi, mengandung penyegar mulut, mencegah penumpukan plak, hingga mencegah gigi berlubang.

Apa benar semua pasta gigi ini ada bedanya, selain beda rasa tentunya. Kalau pilih pasta gigi pemutih, lalu gigi Rina bisa berlubang dan bau mulut, dong? Dan kalau pilih yang sensitif, apakah Rina rela giginya menjadi kuning-kuning?

Pastikan Ada Fluoride

Pertama-tama, kita kembali ke masa lalu. Menurut Anda, mengapa ada orang yang menciptakan pasta gigi? Tentunya untuk membersihkan gigi, bukan? Seiring waktu, para dokter gigi sepakat, bahwa pasta gigi tidak hanya membantu membersihkan gigi, tetapi juga mencegah gigi agar tidak mudah berlubang. Oleh sebab itu, pasta gigi harus mengandung fluoride, zat yang dapat mencegah lubang.

Menurut Prof. Dr. drg. Hj. Melanie S Djamil, Mbiomed, Dekan FKG Usakti, Jakarta, pasta gigi yang ada sekarang, apapun variannya, sebagian besar mengandung fluoride. Kalau tidak, mungkin tidak sampai enam bulan, gigi dijamin akan mulai berlubang. Pasta gigi untuk anak-anak biasanya memiliki kandungan fluoride yang lebih rendah dan zat lain yang lebih lembut di mulut. Jadi, apapun pasta gigi yang Anda beli, pastikan mengandung fluoride. Banyaknya varian yang ada di pasaran timbul bukan lain karena pasta gigi ternyata masih merupakan produk harian favorit yang menguntungkan. Namun, tidak disangka hal ini malah menjadi bumerang bagi merk pasta gigi yang bersangkutan.

Semua Pasta Gigi Pasti Ada Bedanya

Meskipun sebenarnya kandungan inti semua pasta gigi sama saja, ada beberapa varian yang mengklaim punya kelebihan. Sejauh apa sih bedanya, dan apakah ini bukan taktik pemasaran semata? Daripada termakan janji-janji manis, mari kita ulas satu per satu.

Pasta Gigi Pemutih

Pasta gigi pemutih biasanya mengandung zat silika dan enzim-enzim yang berfungsi menggosok noda di permukaan gigi. Noda pada gigi dapat berasal dari kopi, teh, atau merokok. Tapi sebelum membeli pasta gigi pemutih yang mahal, silakan ke dokter gigi langganan untuk memastikan bahwa noda di gigi penyebabnya memang noda di permukaan. Jika noda disebabkan oleh hal lain seperti lubang, obat-obatan yang diminum waktu kecil atau penuaan, seberapa sering pun Anda menyikat gigi tidak akan membuatnya menjadi putih. Bahkan, untuk orang yang gigi dan gusinya sensitif, pemutih dalam pasta gigi ini bisa menimbulkan luka dan nyeri.

Pasta Gigi Sensitif

Belakangan, pemilik gigi sensitif dimanjakan dengan munculnya beragam varian untuk mencegah gigi sensitif datang kembali. Pasta gigi sensitif mengandung kalium nitrat atau arginin yang dapat mengurangi sensitivitas di gigi.

“Gigi sensitif ditandai dengan rasa ngilu. Namun jangan salah, karena lubang kecil di gigi yang tidak terlihat sekalipun juga dapat menyebabkan rasa ngilu di gigi,” jelasnya. Bedanya, si penderita gigi sensitif ini merasakan ngilu yang lebih tajam dan hanya sekilas setelah makan/minum yang panas atau dingin. Gigi sensitif biasanya disebabkan karena gusi yang sudah mulai turun atau kerusakan email. Jika ngilu yang Anda alami bertahan beberapa menit, bisa jadi itu bukan gigi sensitif, melainkan sudah ada lubang di gigi. Pasta gigi sensitif dapat efektif mencegah ngilu untuk sementara waktu. Untuk itu, sebaiknya periksakan ke dokter gigi untuk memastikan penyebab ngilu di gigi dan menghilangkan ngilu secara permanen.

Pasta Gigi Herbal

Pasta gigi herbal juga sempat populer. Pasta gigi ini menawarkan pembersihan gigi tanpa deterjen dan hanya mengandung bahan-bahan alami. Meski demikian, perlu diwaspadai karena beberapa pasta gigi herbal ternyata tidak mengandung fluoride. Padahal pasta gigi berfluoride sangat penting untuk melindungi lapisan email dan menjaga gigi agar tetap kuat.

Pasta Gigi Pencegah Plak

Pasta gigi lain mengaku dapat mencegah dan mengurangi plak di gigi. Plak terbentuk akibat gigi yang kurang bersih sehingga kuman mudah berkembang biak dan merusak gigi. Pasta gigi seperti ini biasanya mengandung triclosan atau zinc sitrat. Dengan demikian, akumulasi plak dapat dihambat dan racun yang dihasilkan bakteri yang dapat menyebabkan gangguan gusi juga berkurang.

“Pasta gigi boleh banyak variannya, tapi tidak perlu galau mau pilih yang mana. Jalan terbaik mungkin dengan menanyakan kepada dokter gigi. Dokter akan memberitahu pasta gigi yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan anda,” pungkasnya.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: