Mengenal Kosmetik Palsu

September 8, 2013

kosmetik palsu

Jangan mudah tergiur membeli kosmetik dari brand kenaman dengan harga yang murah. Sebab kosmetik palsu tersebut telah ditemukan mengandung bahan-bahan yang dapat merusak kulit.

Kulit wajah putih bersih, pipi yang memerah, dan bibir merah merona selalu menjadi dambaan wanita. Karenanya tidak heran bila banyak kaum hawa memanipulasi warna wajah, pipi, dan bibirnya, agar terlihat menarik dan seksi. Itulah kosmetik. Namun, waspadalah, banyak kosmetik yang dipalsukan dan beredar di pasaran tanah air. Diperkirakan, angka penjualan kosmetik palsu yang beredar semakin meningkat.

Peningkatan jumlah peredaran kosmetik palsu ini terjadi karena masih banyak wanita yang tergiur dengan harga kosmetik terjangkau, tanpa mempertimbangkan kandungannya apakah berbahaya atau tidak. Produk kosmetika berbahaya yang banyak ‘digandrungi’ wanita adalah krim-krim pemutih. Padahal belum tentu kandungannya aman bagi kulit.

Kriteria Kosmetik “Palsu”

Kosmetik sering dianggap sebagai komoditi yang memiliki efek samping yang rendah terhadap kesehatan. Nyatanya kosmetik menjadi komoditi yang menjanjikan karena tingginya permintaan terhadap kosmetik. Nilai ekonomi yang baik ini memicu pelaku usaha untuk semakin memaksimalkan keuntungan yang diperoleh. Namun dalam hal-hal tertentu tidak diikuti dengan pemenuhan persyaratan kosmetika. Demi mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya, tak sedikit oknum yang berbuat curang yaitu memalsukan kosmetika tertentu. Pemalsuan biasanya dilakukan kosmetika tertentu yang memiliki pangsa pasar yang luas, dengan merek terkenal. Kebutuhan kosmetik hanya semata-mata untuk memenuhi keperluan sesaat saja. Saat ini merek yang sering dipalsukan antara lain: POND’S, DOVE, OLAY, MAC, dan beberapa merek parfume terkenal lainnya.

Istilah Kosmetik palsu mungkin sering kita dengar. Sayangnya tak banyak masyarakat yang mampu mengenali, hingga pada akhirnya menjadi korban kosmetik palsu. Kosmetik palsu adalah kosmetika yang dibuat agar persis dengan kosmetika asli, dibuat secara ilegal. Pemalsuan dapat terjadi dari segi merek, kemasan, dll. Dengan harganya yang terjangkau tersimpan bahaya yang besar di dalamnya karena kosmetik berbahaya ini tidak dapat dijamin keamanan, mutu, dan kemanfaatannya.

Maka pertanyaan, “bagaimana mengenali kosmetik yang palsu” menjadi pertanyaan favorit banyak wanita. Untuk mengetahui kosmetik tersebut palsu dapat dilakukan dengan membandingkan dengan kosmetik aslinya. Biasanya untuk mengetahui secara akurat mengenai pemalsuan perlu klarifikasi dari pemilik produknya (produsen, importir atau distributornya). Pengecekan bisa dilakukan secara fisik (penandaan, kemasan, warna, bau, dan lain-lain).

Membahayakan Kesehatan

Kosmetik palsu memiliki banyak kemungkinan untuk membahayakan tubuh dan kesehatan karena tidak adanya jaminan kosmetik tersebut dibuat dari bahan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berikutnya, kosmetik ini tidak mengacu pada cara pembuatan kosmetik yang baik sehingga bisa saja tercemar oleh kuman-kuman berbahaya atau malah mengandung bahan yang berbahaya. Kosmetik palsu juga tidak diketahui manfaatnya, karena tidak ada kajian terhadap formula yang digunakan.

Efek yang ditimbulkan kosmetik palsu antara lain: iritasi kulit, reaksi alergi berupa gatal-gatal, kulit merah, bengkak, dll. Apabila produk tersebut mengandung bahan berbahaya akan menyebabkan efek sebagaimana bahan yang digunakan.

Agar tidak tertipu membeli produk-produk kosmetik yang berbahaya, baiknya kita lebih awas dalam mengenali kosmetik berbahaya ini. Kosmetik palsu dapat dikenali secara akurat oleh produsen/importir. Namun kita dapat mencurigai kosmetik tersebut palsu apabila diedarkan oleh pihak yang tidak semestinya (bukan produsen/importir yang legal). Kosmetik palsu biasanya dijual dengan harga yang lebih murah dari produk aslinya.

Tips Membeli Kosmetik

1. Beli di Distributor Resmi

Belilah produk kosmetik di distributor resmi untuk menjaga keamanan produk. Membeli produk kecantikan di tempat yang tidak resmi Anda berpotensi mendapatkan produk kosmetik yang palsu.

2. Cek Kandungan Produk

Produk kosmetik yang berbahaya mengandung merkuri, hidrokinon, retinoat, resorsinol dan raksa. Jadi para konsumen dianjurkan untuk lebih teliti melihat label kandungan produk yang tertera. Sebisa mungkin hindari produk yang mengandung bahan berbahaya jika Anda tak mau merasakan iritasi atau bahkan kerusakan syaraf dan organ dalam.

3. Terdapat Kode Izin Edar

Setiap produk yang resmi memiliki kode izin edar. Untuk mengetahui apakah sebuah merek kosmetik memiliki kode izin edar atau tidak, Anda bisa mengecek langsung di situs BPOM (Badan Pengawas Obat & Makanan). Hanya beberapa merek kosmetik yang mencantumkan kode izin edar ini di kemasannya.

4. Waspada Ketika Membeli Produk Secara Online

Maraknya penjualan online di Facebook, Instagram maupun website jual-beli membuat konsumen dimudahkan dalam transaksi pembelian. Namun sebaiknya waspada ketika membeli kosmetik. Anda akan sulit mengecek kemasan, label, kandungan dan kode izin edar bila tidak melihat secara langsung.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: