Mengenal Jintan Putih dan Berbagai Khasiatnya

October 26, 2014

jintan putih

Nama latin: Cuminum cyminum

Nama lokal: Jeura engkut, jeura puteh (Aceh); jirea putih (Gayo); jintan (Minangkabau); jinten bodas (Sunda); jinten putih (Jawa); jhinten pote (Madura); jinten, ginten (Bali); jinta (Bima); jinda (Gorontalo); jinten pute (Bugis)

Nama asing: Cumin, cumin blanc, cumin du maroc, faux anis, cumin de malte (Perancis); kreuzkümmel, weißer römischer kümmel, mutterkümmel (Jerman); comino, comino blanco (Spanyol); xiao hui xiang, zi ran qin (Cina); ajaji (Sansekerta); safed zira, zira (India); cumino (Italia); cominho (Portugis); spiskummin (Swedia); kmin rzymski (Polandia); römai kômény (Hongaria); spisskummen (Norwegia); chimion (Rumania)

Ikhtisar

Tanaman asli wilayah timur Mediterania hingga India itu sudah kondang sejak masa Romawi, Persia, Yunani, hingga jazirah Arab, India dan Afrika (Mesir kuno). Sekarang rempah beraroma kuat itu dibudidayakan dalam skala luas dan intensif di Cina, Iran, Turki, Maroko, Mesir, Meksiko, Chili, dan India. Jintan putih tumbuh dengan baik di daerah-daerah beriklim sejuk, seperti di kaki pegunungan Himalaya. Aroma harum dan kuat dari bijinya berasal dari kandungan minyak esensialnya. Termasuk bangsa Apiales, suku Apiaceae.

Sosok

Tanaman: Tinggi tanaman 30-50 cm.

Daun: Panjang daun 5-10 cm. Pinnate (daun majemuk yang mempunyai anak-anak daun yang tersusun pada tulang daun utama) atau bipinnate (daun majemuk menyirip ganda dua, bersusun melingkar dan bertumpuk). Daun memiliki pelepah daun seperti ranting-ranting kecil.

Bunga: Kecil, muncul membentuk umbel-payung. Warna bunga putih atau merah muda.

Buah: Bentuk fusiform lateral atau bulat memanjang. Panjang 4-5 mm. Mengandung satu buah biji.

Biji: Bulat panjang. Warna kuning kecokelatan. Beraroma harum

Kandungan kimia

Minyaknya mengandung p-mentha-l,4-dien-7-al, cumin aldehida, c-terpinene, dan â-pinene. Komponen lainnya bornyl acetate (23%), alfa-terpinene (34%), dan gama-terpinene (51%). Hasil studi polifenol teridentifikasi 13 jenis di akar, 17 di batang dan daun, serta 15 jenis di bunga. Komponen fenolik terbanyak berupa quercetin, p-coumaric, rosmarinic, trans-2-dihydrocinnamic acids dan resorcinol. Sementara di bunga terdapat vanillic acid.

Pemanfaatan Jintan Putih

Di berbagai negara seperti Cina, India, Pakistan, Kuba, Brasil, Pakistan, dan Meksiko jintan putih dijadikan bumbu masakan karena aromanya yang khas. Di Meksiko, jintan dicampur dalam bubuk cabai. Jintan putih juga dapat ditemukan pada keju Belanda, seperti keju leyden. Roti tradisional Perancis juga memakai bumbu ini sebagai campuran perasa. Di Srilanka, jintan putih lebih diminati ketimbang ketumbar. Biasanya digunakan untuk masakan yang menggunakan santan kelapa contohnya masakan kari daging. Dalam pengobatan tradisional, jintan putih yang bersifat karminatif, antispasmodik, dan astringen dipakai untuk mengatasi masalah pencernaan ringan, diare, kolik, dan dispepsia. Di Arab, bubuk jintan putih dicampur madu, garam, dan butter dipakai untuk mengatasi sengatan kalajengking. Di Rusia untuk mengobati pneumonia. Sementara di Amerika dan Inggris jintan putih untuk meringankan gangguan lambung. Di Italia jintan putih berperan sebagai agen purgative (pencahar), sementara di Tunisia dipakai sebagai antiseptik dan penurun tekanan darah. Di Iran, jintan putih dipakai untuk menanggulangi masalah gangguan pernapasan, diare, sakit gigi, dan gastrointestinal (usus besar).

Aktivitas farmakologis

Antistres: Aktivitas antistres dievaluasi dengan menginduksi stres melalui aktivitas renang dan urinary vanillylmandelic acid (VMA) serta asam askorbat yang dirancang sebagai biomarker. Aktivitas meningkatkan memori dipelajari lewat conditioned ovoidance response (CAR) menggunakan cook’s pole climbing apparatus dan tikus amnesia yang diinduksi skopolamina. Uji thiobarbituric acid reactive substances (TBARS) digunakan untuk mengevaluasi peroksidasi lipid. Jintan putih yang diberikan dengan dosis 100, 200, dan 300 mg/kg BB per hari satu jam sebelum induksi stres menghambat perubahan biokimia urine yang diinduksi stres pada dose-dependent manner tanpa mengubah level di kelompok kontrol normal. Ekstrak juga menghambat peroksidasi lipid dibandingkan dengan antioksidan asam askorbat pada lever dan otak tikus.

Antibakteri & antifungal: Sebanyak 21 komponen utama penyusun minyak esensial cumin berhasil diidentifikasi menggunakan metode GC dan GC-MS. Mereka adalah cuminlaldehyde (39,48%), gamma-terpinene (15,21%), O-cymene (11,82%), beta-pinene (11,13%), 2-caren-10-al (7,93%), trans-carveol (4,49%), dan myrtenal (3,5%). Pada penelitian lanjutan minyak C. cyminum menunjukkan aktivitas kuat sebagai antibakteri dan antifungal melawan strain Vibrio spp. Diameter penghambatan berkisar antara 11 hingga 23 mm, sedangkan nilai MIC dan MBC berkisar antara (0,078-0,31 mg/ml) hingga (0,31-l,25mg/ml).4

Hipolipidemik: Hiperlipidemia (kadar kolesterol/trigliserida berlebih) berhubungan erat dengan komplikasi penyakit diabetes mellitus. Cuminum cyminum dalam pengobatan Ayurveda dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol berlebih dalam darah. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh pemberian jintan putih terhadap plasma dan lemak darah tikus yang menderita diabetes.

Hasilnya pemberian oral dengan dosis 0,25 g/kg bobot tubuh selama 6 minggu secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan total hemoglobin dan glycosylated haemoglobin dalam darah tikus. Ekstrak juga menghambat penurunan berat badan hewan uji. Perlakuan jintan putih juga secara nyata menurunkan kolesterol darah dan kolesterol jaringan, fosfolipid, kandungan asam lemak bebas, dan trigliserida. Pemberian ekstrak jintan putih ternyata juga menunjukkan hasil yang lebih efektif dibanding perlakuan dengan glibenklamid, obat diabetes.

Resep Atrial Septal Defect (ASD)

Atrial Septat Defect (ASD) merupakan penyakit bawaan akibat tidak sempurnanya pembentukan sekat antara kedua atrium jantung. Proses kesembuhannya cukup lama 2—3 tahun. Berikut ramuan yang dapat digunakan.

Bahan

– Rimpang lengkuas 1,5 g
– Rimpang kunci pepet 5 g
– Biji jintan putih 1,5 g
– Daun sembung 1,5 g
– Buah adas 5 g
– Biji peka alias biji bunga lawang 1,5 g

Cara membuat

Masukkan semua bahan dalam air sebanyak 3 gelas kemudian didihkan hingga tersisa 1 gelas. Ketika merebus gunakan wadah dengan bahan dasar tanah liat atau pireks. Setelah dingin, saring, dan minum hasil rebusan pada malam hari. Gunakan bahan baru setiap kali membuat ramuan. Selama konsumsi ramuan sebaiknya obat medis tetap diminum. Setelah 3—4 bulan konsumsi, lakukan pemeriksaan jantung ke dokter.

Resep Otitis Media (Infeksi Telinga Tengah)

Bahan

– Rimpang temuhitam 5 g
– Rimpang kunyit 5 g
– Biji jintan putih 1.5 g
– Biji kemukus 1.5 g
– Daun sembung 1.5 g
– Sidowayah 1.5 g

Cara membuat

Masukkan semua bahan dalam air sebanyak 3 gelas kemudian didihkan hingga tersisa 1 gelas. Ketika merebus gunakan wadah dengan bahan dasar tanah liat atau pireks. Setelah dingin, saring, dan minum hasil rebusan pada malam hari. Gunakan bahan baru setiap kali membuat ramuan. Setelah 1—2 minggu sakit di telinga dan kepala mulai berkurang.

Resep Oligoasthenozoospermia (Sperma Kurang Sehat)

Bahan

– Rimpang temulawak 1.5 g
– Rimpang jahe 1,5 g
– Biji cabai jamu 5 g
– Biji jintan 5 g
– Daun sidowayah 1,5 g
– Daun sereh 1,5 g

Cara membuat
Masukkan semua bahan dalam air sebanyak 3 gelas kemudian didihkan hingga tersisa 1 gelas. Hindari merebus dengan wadah logam. Minum hasil rebusan pada malam hari. Konsumsi ramuan itu selama 3—6 bulan. Usahakan berhubungan intim secara teratur 2—3 hari sekali.

Resep Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD)

GERD ditandai asam lambung naik ke saluran kerongkongan akibat melemahnya pintu asam lambung. Hindari konsumsi ketan, pedas, asam, dan kopi.

Bahan

– Rimpang temuhitam 1,5 g
– Rimpang kunyit 5 g
– Rimpang temukunci 1,5 g
– Jintan putih 1,5 g
– Kulit kayu rapat 5 g
– Daun salam 5 g

Cara membuat

Cuci bersih dan masukkan semua bahan dalam air sebanyak 3 gelas kemudian didihkan hingga tersisa 1 gelas. Minum air rebusan pada malam hari. Setelah meminum ramuan selama 2-3 bulan, rasa nyeri akan mulai berkurang. Lanjutkan mengkonsumsi ramuan selama 1-1.5 tahun untuk penyembuhan luka lambung yang lebih optimal.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: