Mengenal Buah Durian dan Berbagai Manfaatnya Untuk Kesehatan

April 30, 2015

durian

Saat menyebut nama durian, biasanya ada dua macam reaksi yang diberikan yaitu mengeluhkan tidak menyukai atau memuji si buah berduri yang memiliki aroma menyengat ini. Benarkah, dibalik dugaan sebagai buah tinggi kolesterol, durian ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan?

“King of Fruits”

Durian yang dikenal sebagai “King of Fruits” alias Rajanya Buah oleh orang-orang terutama di Asia Tenggara ini, biasanya akan memberikan kesan tersendiri terhadap setiap orang yang mengenalnya. Bergenus Durio zibenthenus, durian mudah dikenali karena ukurannya yang besar serta bentuknya yang seperti bola berduri dengan bau yang sangat menyengat terutama saat matang. Sebagian orang menganggap aroma yang keluar dari daging durian yang lembut saat kulitnya dikupas ini merupakan aroma yang sangat menyenangkan dan membangkitkan selera, namun tidak jarang yang menganggapnya sangat mengganggu dan cenderung menghindarinya. Aroma menusuk inilah yang sering membuat durian dijadikan sebagai salah satu buah yang dilarang keberadaannya di beberapa hotel serta transportasi umum di beberapa negara.

Kata durian sebenarnya berasal dari bahasa Malaysia, yang berarti buah berduri, sementara di Indonesia, durian juga sering disebut ‘duren’ yang memiliki arti sama. Walau buah durian sebenarnya berasal dari Brunei, Malaysia, dan Indonesia, namun saat ini durian merupakan salah satu komoditi ekspor yang paling terkenal dari Thailand. Negara Gajah Putih tersebut bahkan menjadi salah satu pengekspor durian terbesar di dunia, mengalahkan negara asal durian lainnya. Setiap tahun di awal Mei, di Thailand bahkan diadakan festival ‘Chantaburi’ yang juga dikenal sebagai World Durian Festival atau Festival Durian Sedunia.

Hingga sekarang, sebenarnya terdapat sekitar 30 spesies durian yang telah dikenali, namun hanya sekitar sembilan spesies yang dapat dimakan serta menjadi salah satu komoditi komersial di berbagai negara. Durian memiliki rasa khas yang meleleh di lidah, dengan daging buahnya yang bertekstur lembut. Selain daging buahnya, di beberapa tempat orang juga banyak memanfaatkan biji durian yang dapat dimakan setelah dimasak. Selain lezat dimakan secara langsung, durian juga sering dimanfaatkan sebagai penambah rasa dan aroma dalam berbagai industri makanan dan minuman. Berbagai hidangan olahan dari durian yang banyak dikenal saat ini antara lain es krim, permen, dodol, keripik, makanan ringan, serta berbagai jenis olahan lainnya.

Manfaat Durian Bagi Kesehatan

Walau dikenal sebagai buah yang tinggi lemak, namun durian ternyata menyimpan manfaat yang tidak dapat dianggap enteng untuk menjaga kesehatan tubuh. Berbagai manfaat tersebut antara lain meningkatkan sistem imunitas tubuh, mencegah kanker dan radikal bebas, meningkatkan kerja sistem pencernaan, menguatkan tulang, mengatasi anemia, mencegah penuaan dini, merendahkan tekanan darah, serta melindungi dari berbagai penyakit jantung.

Selain itu durian dapat mengurangi nyeri sendi dan sakit kepala, menyehatkan kelenjar tiroid, serta merendahkan gejala depresi dan stress. Durian juga mengandung asam amino esensial bernama tryptophan yang juga dikenal sebagai ‘pil tidur alami’ yang di dalam tubuh manusia dapat diubah menjadi serotonin dan melatonin, dua senyawa kimia yang memiliki fungsi penting untuk memudahkan tidur dan mengatasi gangguan tidur atau insomnia.

Buah durian juga banyak mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, C, B6, serta berbagai mineral yang dibutuhkan oleh tubuh seperti zat besi, magnesium, natrium, dan fosfor. Durian juga kaya akan kalium yang merupakan mineral penting untuk menyeimbangkan cairan tubuh serta mengurangi stress pada pembuluh darah, selain dapat meningkatkan aliran oksigen ke otak sehingga beberapa studi menyebutkan bahwa kalium dalam durian dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Demensia atau kepikunan dini. Selain itu durian juga banyak mengandung fitonutrien, air, protein, lemak jenuh, dan serat yang bermanfaat memperlancar sistem pencernaan.

Organicfacts menyebutkan bahwa dalam dunia pengobatan tradisional, durian dapat mengatasi masalah penuaan karena banyak mengandung antioksidan sehingga dapat memerangi radikal bebas yang berpengaruh terhadap gejala penuaan dini seperti keriput, bintik hitam, rambut rontok, rematik, serta gejala kerapuhan pada tulang dan gigi. Berbagai studi juga menyebutkan durian sebagai salah satu buah afrosidiak yang dapat mengatasi gangguan fungsi seksual, serta dapat meningkatkan libido dan stamina, selain dapat membantu mengatasi infertilitas pada pria dan wanita.

Durian’s Warning!

Berbagai nutrisi dan kandungan vitamin serta mineral durian tentu saja memiliki manfaat yang tidak sedikit bagi kesehatan. Namun sebagai buah yang kaya akan kandungan lemak, tentu durian harus dikonsumsi secara bijak. Memiliki kandungan lemak tiga kali lebih tinggi dibandingkan jenis buah lainnya, kecuali alpukat, durian seharusnya tidak dikonsumsi secara terus menerus dalam satu waktu. Hal ini dibenarkan Natalie Goh, konsultan diet di Peaches and Pear Nutrition Consultancy yang juga menyatakan bahwa “durian mengandung serat dan antioksidan serta lemak yang cukup tinggi, sehingga walau lemak tersebut termasuk lemak sehat, namun dapat merusak diet terutama bagi mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan dan memerangi obesitas.”

Mitos lain seperti dilansir Menshealth menyatakan bahwa durian menyebabkan rasa panas tubuh. Hal ini dapat dibenarkan karena kalori durian yang tinggi sehingga membuat tubuh harus memberikan usaha yang cukup besar untuk mencernanya dan membuat tubuh terasa panas dalam proses pencernaannya. Namun tetap saja untuk menjaga agar tubuh tidak menyimpan kalori yang tidak digunakan dalam bentuk lemak, sebaiknya kita tetap membatasi asupan durian. Selain itu bagi pasien diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi durian secara berlebihan karena kandungan gulanya yang cukup besar. Selain itu, sebaiknya orang dengan gangguan kesehatan seperti memiliki asam urat sebaiknya juga berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi buah durian. Satu hal lagi, jangan lupa untuk menggosok gigi setelah mengonsumsi durian, karena tidak semua orang menyukai bau yang ditimbulkannya.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: