Mengenal Bawang Daun dan Berbagai Khasiatnya

July 7, 2014

bawang daun

Nama lokal: Bawang prei

Nama asing: Welsh onion, japanese bunching onion, spring onion, scallion, salad onion, ciboule (Perancis); Congbai (umbi), Congye (daun), Congshi (biji) (Cina)

Ikhtisar

Bawang daun tumbuh subur di dataran tinggi beriklim sejuk. Di Indonesia tanaman termasuk salah satu sayuran yang kerap digunakan sebagai bahan makanan sehari-hari. Sinonimnya Allium bouddae, Allium kashgaricum, Cepa fistulosa, Cepa ventricosa, Kepa fistulosa, dan Porrum fistulosum. Bawang daun termasuk bangsa Liliales dan suku Liliaceae.

Kandungan kimia

Terdapat 67 zat volatil yang teridentifikasi termasuk 12 novel polisulfida. Metil metanetiosulfinat dan 10 dialk(en)il tiosulfonat juga terdapat dalam ekstrak bawang daun. Tiosulfinat dan tiosulfonat bersifat tidak stabil terhadap panas.

Sosok

Tanaman: Batang semu tersusun dari pelepah daun yang saling menutupi. Bagian dekat akar berwarna putih makin ke atas berwarna putih kehijauan.

Daun: Berongga dan mengerucut di bagian ujung. Berwarna hijau tua.

Bunga: Terdapat di ujung daun. Bunga tumbuh berkelompok muncul dari satu titik yang sama (umbelj.

Biji: Dapat digunakan untuk bahan kuliner, pengobatan, maupun untuk penanaman.

Umbi: Bentuk memanjang Besarnya hampir sama dengan diameter batang

Akar: Serabut

Pemanfaatan Bawang Daun

Bawang daun dimanfaatkan sebagai bumbu dapur dan sayuran di berbagai negara dan merupakan salah satu bahan makanan penting yang kerap digunakan dalam masakan maupun pengobatan tradisional Cina. Dalam pengobatan Cina, bagian tanaman yang digunakan yaitu umbi, daun, bunga, biji, atau fibril.

Aktivitas farmakologis

Antioksidan dan antiinflamasi: Terkait dengan perannya sebagai pencegah penyakit kardiovaskuler, ekstrak bawang daun memiliki efek vasodilatasi – pelebaran diameter pembuluh darah yang terjadi ketika otot-otot di dinding pembuluh darah mengendur alias dalam kondisi rileks — pada cincin vessel prakontraksi. Efek terlihat terutama pada pemakaian ekstrak daun tanaman bawang daun mentah. Ekstrak bawang daun yang dipanaskan menstimulasi pelepasan endothelium-derived contracting factor (vasokonstriktor).

Antitumor: Ekstrak bawang daun, khususnya ekstrak air panas, secara oral diberikan pada mencit pada 50 mg/kg bobot tubuh menghasilkan penekanan pertumbuhan tumor yang signifikan dan meningkatkan harapan hidup mencit dalam percobaan. Pada tingkat molekular, ekstrak menghambat kunci penanda pembengkakan COX-2 dan iNOS, serta menekan ekspresi beragam penanda seluler yang diketahui terlibat dalam apoptosis tumor (TUNEL), proliferasi (cyclin DI and c-Myc), angiogenesis (VEGF and HIF-1α), dan invasi tumor (MMP-9 and ICAM-1), ketika dibandingkan dengan mencit yang diberi perlakukan mesin kontrol. Ekstrak air panas bawang daun secara efektif menekan pertumbuhan tumor kolon in vivo dan memperpanjang hidup hewan percobaan.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: