Mengatasi Tekanan Darah Tinggi Secara Mandiri

August 27, 2013

tekanan darah tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah di arteri meningkat. Dengan setiap detak jantung, jantung memompa darah melalui arteri ke seluruh tubuh. Tekanan darah adalah kekuatan darah yang mendorong dinding pembuluh darah. Jika tekanan terlalu tinggi, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa, dan ini bisa menyebabkan kerusakan organ dan beberapa penyakit lain seperti serangan jantung, stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal.

Tingkat normal untuk tekanan darah adalah di bawah 120/80, di mana 120 merupakan pengukuran sistolik (tekanan puncak pada arteri) dan 80 merupakan pengukuran diastolik (tekanan minimum dalam pembuluh darah). Tekanan darah antara 120/80 sampai 139/89 disebut prahipertensi (untuk menunjukkan peningkatan risiko hipertensi), tekanan darah 140/90 sampai 159/99 dianggap hipertensi tingkat 1 dan tekanan di atas 160/100 adalah hipertensi tingkat 2.

Hipertensi dapat diklasifikasikan sebagai primer (esensial) atau sekunder. Hipertensi primer atau esensial adalah istilah untuk tekanan darah tinggi dengan penyebab yang tidak diketahui. Hipertensi ini cenderung berkembang secara bertahap selama bertahun-tahun.

Hipertensi sekunder adalah istilah untuk tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh penyakit atau kondisi lain, seperti penyakit ginjal, tumor, masalah ginjal atau pengendalian kelahiran.

Meskipun penyebab pasti dari hipertensi biasanya tidak diketahui, ada beberapa faktor yang sangat berhubungan dengan kondisi ini, yaitu merokok, kelebihan berat badan, diabetes, kurangnya aktivitas fisik, tingginya kadar asupan garam, kekurangan kalsium, kalium, magnesium dan vitamin D, penuaan, obat-obatan seperti pil KB, faktor genetika dan riwayat keluarga hipertensi, atau penyakit ginjal kronis.

Kebanyakan orang dengan tekanan darah tinggi tidak memiliki tanda atau gejala, bahkan jika pembacaan tekanan darah mencapai tingkat tinggi yang berbahaya. Meskipun demikian beberapa orang dengan stadium awal tekanan darah tinggi mungkin mengalami sakit kepala, pusing, mimisan lagi dari biasanya. Karena itu penyakit ini mendapat sebutan silent killer karena menyerang tiba-tiba tanpa tanda-tanda sebelumnya.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengatasi Tekanan Darah Tinggi?

● Makan makanan sehat. Bila Anda terkena hipertensi, cobalah diet khusus untuk penderita hipertensi yaitu DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), yang menekankan buah-buahan, sayuran, gandum dan makanan rendah lemak susu. Dapatkan banyak kalium, yang dapat membantu mencegah dan mengontrol tekanan darah tinggi. Kurangi makan lemak jenuh dan lemak total.

● Turunkan konsumsi garam. Meskipun Anda dapat mengurangi jumlah garam yang Anda makan langsung, Anda juga harus memperhatikan jumlah garam yang ada di makanan olahan yang Anda makan, seperti sup kalengan atau makan malam beku.

● Pertahankan berat badan ideal. Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan 2,3 kg saja dapat menurunkan tekanan darah Anda.

● Tingkatkan aktivitas fisik secara teratur yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga berat badan terkendali. Upayakan minimal 30 menit aktivitas fisik sehari.

● Batasi alkohol. Bahkan jika Anda sehat, alkohol dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

● Jangan merokok. Tembakau melukai dinding pembuluh darah dan mempercepat proses pengerasan arteri.

● Kurangi stres emosional. Lakukan relaksasi otot dan pernapasan dalam, dan perbanyak istirahat.

● Monitor tekanan darah di rumah bila Anda memiliki sendiri alat pengukuran tekanan darah, atau kunjungi dokter secara teratur untuk pengecekan tekanan darah.

● Makanlah dark chocolate yang bisa menurunkan tekanan darah, tetapi bukan coklat susu atau produk olahan coklat lain karena tidak memiliki efek yang sama. Konsumsi juga kalsium, minyak ikan, asam lemak omega-3, bawang putih dan mentimun yang diyakini dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Tekanan darah tinggi memerlukan pengawasan medis. Dokter akan menentukan apakah anda memelukan pengobatan, dan obat apa yang cocok untuk anda.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: