Mengatasi Sembelit

August 18, 2013

sembelit

Sembelit adalah kesulitan buang air besar yang kurang dari tiga kali seminggu. Pada gangguan kesehatan ini pengeluaran kotoran biasanya keras, kering, dan kecil-kecil. Beberapa orang yang mengalami konstipasi merasa sakit untuk buang air besar dan sering mengalami tegang, kembung, dan sensasi usus penuh.

Banyak orang mengira mereka telah mengalami sembelit jika mereka tidak membuang air besar setiap hari. Namun, pembuangan feses yang normal bisa tiga kali sehari atau tiga kali seminggu, tergantung pada setiap individu.

Sembelit adalah gejala, bukan penyakit. Hampir semua orang pernah mengalami sembelit, dan pola makan yang buruk biasanya adalah penyebabnya. Sembelit biasanya bersifat sementara dan tidak serius.

Anda mungkin mengalami sembelit jika Anda sudah mengalami setidaknya dua dari tanda-tanda dan gejala berikut untuk setidaknya 3-6 bulan terakhir:

  • Membuang kotoran kurang dari tiga kali seminggu
  • Feses yang keras
  • Mengejan kuat saat buang air besar
  • Mengalami rasa penyumbatan dubur
  • Merasa belum sepenuhnya lega atau mengeluarkan semua kotoran setelah buang air besar
  • Perlu merangsang gerakan usus agar bisa membuang air besar, seperti merangsang dengan jari atau manipulasi perut bagian bawah

Sembelit terjadi ketika usus besar menyerap terlalu banyak air atau jika kontraksi otot usus besar menjadi lambat, sehingga menyebabkan kotoran bergerak lambat pula melalui usus besar. Akibatnya, kotoran dapat menjadi keras dan kering. Penyebab umum lain dari sembelit adalah:

  • tidak cukup serat dalam makanan
  • kurangnya aktivitas fisik (terutama pada orang tua)
  • obat
  • susu
  • sindrom iritasi usus
  • perubahan rutinitas seperti kehamilan, penuaan, dan dalam perjalanan
  • penyalahgunaan obat pencahar
  • mengabaikan dorongan untuk buang air besar atau menundanya
  • dehidrasi
  • penyakit atau kondisi tertentu, seperti stroke, wasir, diabetes, penyakit tiroid dan penyakit Parkinson
  • masalah dengan usus besar dan rectum
  • masalah dengan fungsi usus (sembelit kronis idiopatik)
  • gangguan hormonal, seperti kelenjar tiroid yang kurang aktif
  • cedera pada tulang belakang yang dapat memengaruhi saraf yang mengarah ke dan dari usus

Pada anak-anak, sembelit mungkin mengindikasikan penyakit Hirschsprung, yaitu suatu kondisi bawaan akibat tidak adanya sel-sel saraf di usus besar. Sembelit terjadi bila mereka takut atau tidak mau menggunakan toilet. Stres pada anak juga berperan sebagai penyebab sembelit. Namun buang air besar seminggu sekali mungkin normal pada seorang anak.

Meskipun sembelit dapat sangat mengganggu, biasanya tidak serius. Jika terus berlanjut, sembelit bisa berkembang menjadi komplikasi tertentu seperti retak (fisura) di anus karena kotoran keras dan meregangkan otot.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengatasi Sembelit?

● Diet serat yang cukup (20-35 gram setiap hari) membuat kotoran lembut dan mudah dikeluarkan. Makanan tinggi serat adalah kacang-kacangan, biji-bijian dan sereal, buah-buahan segar, dan sayuran seperti asparagus, kecambah, kubis, dan wortel. Bagi orang-orang rentan terhadap sembelit, batasi makanan yang memiliki sedikit atau tidak ada serat, seperti es krim, keju, daging, dan makanan olahan lain.

● Minum cukup air dan cairan lainnya (jus buah dan sup sayuran) agar tidak mengalami dehidrasi dan dapat melunakkan kotoran.

● Olahraga secara teratur dapat membantu merangsang aktivitas usus.

● Kebanyakan sembelit tidak perlu obat pencahar. Namun bagi mereka yang telah membuat perubahan diet dan gaya hidup dan masih sembelit, dokter mungkin menyarankan obat pencahar atau enema untuk waktu yang terbatas. Obat pencahar yang diminum tersedia dalam bentuk cair, tablet, bubuk, dan bentuk granula.

● Jangan mengabaikan dorongan untuk buang air besar. Semakin lama Anda menunda, semakin banyak air yang diserap dari kotoran dan semakin sulit keluar.

● Coba suplemen serat, seperti Metamucil dan Citrucel.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Meskipun sembelit mungkin mengganggu, biasanya tidak serius. Kebanyakan orang yang mengalami sembelit tidak perlu mendapatkan perawatan medis. Namun sembelit kronis dapat mengakibatkan komplikasi atau menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius.

Temui dokter jika Anda mengalami gejala yang parah dan berlangsung lebih lama dari tiga minggu, atau Anda mengalami salah satu dari tanda-tanda berikut:

● Buang air besar lebih dari tiga hari sekali, meskipun sudah dilakukan perubahan pola makan pencegah sembelit dan sudah berolahraga

● Nyeri perut terus-menerus

Source : dari berbagai sumber

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Comment

Previous post:

Next post: