Mengatasi Sakit Mata Pada Anak

January 3, 2015

sakit mata

Sakit mata biasanya sering terjadi selain pada orang dewasa juga pada anak-anak yang masih rentan terhadapa infeksi virus atau bakteri serta alergi. Merupakan salah satu kewajiban orang tua untuk menjaga kesehatan anak termasuk menghindarkan dari sakit mata, namun jika si kecil terlanjur terinfeksi penyakit mata, hal apakah yang dapat dilakukan?

Awasi Gejala Mata Merah!

“Aduh, mata anak saya merah! Bagaimana ini?” Pertanyaan tersebut biasanya sering menjadi tanda kepanikan orang tua saat mendapati anaknya sakit mata. Hal ini tidaklah mengherankan karena sakit mata merupakan salah satu penyakit yang dapat menular dan dapat membahayakan jika tidak segera ditanggulangi. Nah, hal yang pertama yang harus dilakukan saat mendapati mata anak anda merah adalah berusaha bersikap tenang serta memperhatikan gejala yang muncul. Bisa jadi mata merah pada anak hanya disebabkan karena adanya iritasi ringan yang masuk ke dalam mata.

Jika sakit mata yang menyerang anak ditandai dengan mata berair, merah-merah, ada kotorannya (belek), disertai dengan rasa gatal dan kepekaan yang berlebihan terhadap sinar, maka anak anda kemungkinan terserang sakit mata atau yang dikenal dengan konjungtivitis. Penyakit mata berupa peradangan selaput bening yang menutupi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata tersebut memiliki tiga penyebab utama yaitu virus, bakteri, dan reaksi alergi. Konjungtivitis yang disebabkan virus dan bakteri dapat menular terutama jika terkena kontak dengan orang atau benda yang terinfeksi, sementara konjungtivitis yang disebabkan alergi biasanya tidak menular (allaboutvision.com, 2014). Gejala penyakit mata mulai dari mata merah hingga positif terinfeksi virus atau bakteri berkisar antara 24 jam hingga 72 jam, serta akan sembuh dalam waktu dua hari sampai tiga minggu tergantung kondisi dan daya tahan tubuh anak.

Penularan penyakit konjungtivitis yang disebabkan virus dan bakteri sangat cepat, sehingga sebuah situs kesehatan anak, kids health, menegaskan agar orang tua sebaiknya melarang anak keluar rumah serta menghentikan seluruh kegiatannya, termasuk sekolah, dan menahannya untuk berisitirahat di rumah jika terkena penyakit ini. Selain itu anak yang menderita konjungtivitis juga dapat menularkan penyakitnya sepanjang ada cairan yang keluar dari mata, sehingga sebaiknya menghindarkan anggota keluarga lain dari kontak langsung serta selalu mencuci tangan setelah kontak dengan penderita.

Pengobatan Sakit Mata

Saat anak menderita konjungtivitis, hal yang dapat dilakukan orang tua adalah menjaga kebersihan mata serta membersihkan kotoran dan kerak yang menempel pada mata. Pembersihan dapat dilakukan dengan menggunakan bola kapas atau cotton bud yang dibasahi air hangat. Bersihkan satu arah dari arah dalam ke luar mata, serta jangan gunakan bola kapas untuk kedua mata melainkan ganti untuk setiap mata. Selain itu untuk meredakan rasa panas dapat pula digunakan kain lembab sebagai kompres saat si kecil tidur. Pada sakit mata yang disebabkan bakteri, dapat diberikan obat tetes mata atau salep antibiotik yang diberikan oleh dokter anak. Pengobatan juga harus diterapkan pada kedua mata walau hanya satu mata yang terinfeksi.

Walaupun konjungtivitis yang disebabkan alergi biasanya tidak menular, namun orang tua juga sebaiknya merawat anak dengan cara menjauhkan penyebab alergi pada anak serta menyuruh anak untuk beristirahat. Menurut situs kesehatan pemerintah Australia Better Health Channel (2012) disarankan untuk segera menghubungi dokter jika anak anda merasakan rasa sakit yang pedih serta terjadi masalah penglihatan, peningkatan pembengkakan, nyeri, kemerahan di kelopak mata atau sekitar mata, serta demam yang melebihi 38 derajat celsius.

Obat Tradisional Untuk Sakit Mata

Selain pengobatan secara medis yang dilakukan saat si kecil mengalami sakit mata, maka ada beberapa herbal alami yang juga dipercaya dapat mengatasinya. Pengobatan herbal dapat dilakukan dengan menggunakan bawang putih, caranya setelah membersihkan muka dan mata menggunakan handuk bersih, ambil satu siung bawang putih yang telah dibersihkan dan dipotong ujungnya sedikit. Gosokkan ujung bawang putih tersebut sejajar dengan bulu mata pada bagian kelopak mata bawah, tunggu beberapa saat hingga menimbulkan rasa perih atau gatal namun jangan langsung dicuci. Ulangi langkah tersebut beberapa kali sebelum tidur. Cara lainnya menggunakan rebusan daun sirih dengan sedikit garam yang telah didinginkan dan disaring untuk membersihkan mata 3 kali sehari. Daun melati juga dapat digunakan untuk mengatasi sakit mata dengan cara mengambil satu genggam daun yang telah dibersihkan, tumbuk halus, lalu tempelkan pada dahi. Bila sudah mengering ganti dengan yang baru dan diulangi hingga sembuh.

Penggunaan obat herbal walau dipercaya lebih aman, namun tetap harus digunakan secara hati-hati dan harus diawasi kondisi setelah penggunaannya. Jika terdapat reaksi alergi, sebaiknya segera dihentikan. Selain itu penggunaan obat medis maupun herbal juga sebaiknya tidak diterapkan pada bayi karena matanya masih sangat sensitif. Jadi jika bayi anda terkena sakit mata, segera periksakan pada dokter anak anda untuk mendapatkan penanganan terbaik bagi sang buah hati.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: