Mengatasi Nyeri Haid

July 10, 2013

nyeri haid

Jika Anda seperti kebanyakan wanita, Anda mungkin pernah mengalami nyeri haid (dysmenorrhea). Untuk beberapa wanita, nyeri haid bisa sangat mengganggu, sementara yang lain hanya mengalami ketidaknyamanan ringan selama periode mereka.

Nyeri haid bisa primer atau sekunder. Dysmenorrhea primer paling sering terjadi pada wanita muda yang baru saja memulai siklus haid mereka dan sering menjadi lebih parah ketika seorang wanita mencapai usia pertengahan 20-an atau setelah dia melahirkan. Dysmenorrhea sekunder didiagnosis ketika nyeri haid disebabkan oleh kondisi lain seperti endometriosis, tumor fibroid, adhesi pelvis, dan kista ovarium atau menggunakan perangkat interuterine (IUD) untuk pengendalian kehamilan.

Nyeri haid berkaitan dengan hormon prostaglandin, yaitu zat alami yang menyebabkan rahim berkontraksi. Jika seorang wanita tidak berovulasi, tidak mungkin dia mengalami nyeri haid.

Banyak wanita yang sedang menstruasi mengalami rasa sakit, berdenyut atau kram di perut bagian bawah, nyeri yang menyebar ke punggung bawah dan paha. Ada juga wanita yang mengalami mual dan muntah, kotoran lunak, berkeringat dan pusing selama siklus menstruasi mereka.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengatasi Nyeri Haid?

● Gunakan obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen atau naproxen untuk mengurangi keparahan nyeri dengan menghambat pelepasan prostaglandin. Untuk yang berusia kurang dari 18 tahun sebaiknya tidak memakai aspirin.

● Lakukan olahraga teratur seperti berjalan kaki dapat membantu mencegah atau setidaknya mengurangi keparahan nyeri haid untuk beberapa wanita.

● Obat kontrasepsi oral dapat mengurangi atau menghilangkan nyeri haid untuk beberapa wanita, namun Anda harus mempertimbangkan efek samping dari kontrasepsi oral itu sebelum menggunakannya.

● Mengonsumsi seng, kalsium, magnesium, vitamin B, vitamin E, asam lemak omega-3, vitamin B1 (tiamin), dan vitamin B-6 yang diperoleh dari makanan dan suplemen efektif mengurangi nyeri haid.

● Mandi air hangat dengan aromaterapi atau bantal pemanas pada perut bagian bawah dan punggung sering membantu untuk menghilangkan nyeri haid.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Jika Anda mengalami nyeri haid cukup parah disertai dengan demam selama beberapa hari setiap kali haid akhir-akhir ini padahal sebelumnya tidak separah itu, atau disertai juga mual dan muntah atau keluar kotoran dari vagina, sebaiknya periksakan ke dokter.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: