Mengatasi Mual dan Muntah

July 8, 2013

mual muntah

Mual dan muntah adalah gejala yang sangat umum yang dapat disebabkan oleh berbagai macam kondisi. Gejala ini paling sering disebabkan oleh virus gastroenteritis. Obat juga dapat menyebabkan mual dan muntah. Banyak lagi penyebab mual dan muntah lain, seperti kemoterapi, gastroparesis, anestesi umum, migrain, mabuk perjalanan, overdosis alkohol, zat beracun, vertigo, cedera kepala, infeksi telinga dan lain-lain.

Mual sering, tetapi tidak selalu, diikuti dengan muntah. Dengan adanya muntah, risiko terjadinya dehidrasi bisa terjadi. Meskipun merupakan gejala umum, mual dan muntah terasa mengganggu namun biasanya tidak serius.

Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Mengatasi Mual dan Muntah?

● Cobalah untuk tenang dan tidak terlalu banyak aktivitas. Kurang istirahat bisa membuat mual lebih buruk.

● Banyak minum, bisa berupa minuman dingin, soda, jahe, limun dan air. Teh mint juga dapat membantu.

● Jangan mencampur makanan panas dan dingin.

● Hindari bau yang menyengat dan pemicu lainnya. Bau makanan, parfum, asap, ruang pengap, panas, kelembaban, lampu berkedip, dan mengemudi adalah salah satu pemicu kemungkinan mual dan muntah.

● Makan makanan lunak. Mulai dengan makanan yang mudah dicerna seperti agar-agar, biskuit dan roti bakar. Setelah merasa lebih baik, cobalah sereal, beras, buah atau makanan tinggi protein dan tinggi karbohidrat. Hindari makanan berlemak atau pedas. Tunggu untuk makan makanan padat sampai sekitar enam jam setelah terakhir kali Anda muntah.

● Makan perlahan dan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.

● Minum minuman perlahan.

● Hindari aktivitas setelah makan.

● Hindari menggosok gigi setelah makan.

Kapan Saatnya Membutuhkan Bantuan Medis?

Mintalah bantuan medis jika mual dan muntah disertai nyeri atau sakit kepala parah, terutama jika Anda belum pernah mengalami sakit kepala separah itu sebelumnya. Anda tidak dapat makan atau minum apa pun selama 12 jam, mengalami tanda-tanda dehidrasi, yaitu haus berlebihan, mulut kering, buang air kecil jarang terjadi, urin berwarna gelap, kelemahan, pusing atau berkunang-kunang pada saat berdiri, atau bila di muntahan ada darah, menyerupai bubuk kopi atau hijau.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: