Mengatasi Kolesterol Tinggi dengan Antioksidan

May 17, 2013

mengatasi kolesterol tinggi

Masalah kolesterol tidak hanya menyangkut makanan tinggi kolesterol saja. Secara alami tubuh mampu menghasilkan kolesterol sendiri meskipun tidak mengonsumsi makanan yang tinggi kolesterol. Sumber kolesterol dapat berasal dari lemak jenuh hewani, gula, dan lemak tak sehat yang banyak kita konsumsi. Selain itu, peningkatan kolesterol dalam darah juga dapat terjadi karena kekacauan metabolisme yang berlangsung di hati. Salah satu penyebabnya adalah pajanan radikal bebas yang mengenai lever. Dampak radikal bebas khususnya peroksida lipid yang memapar lever jauh lebih berbahaya daripada makanan yang banyak mengandung kolesterol yang kita konsumsi.

Kecukupan antioksidan primer dapat mencegah pembentukan radikal bebas di hati yang mengganggu metabolisme lipid (salah satunya adalah kolesterol). Karena itu, mengonsumsi sumber-sumber antioksidan primer akan meningkatkan kemampuan tubuh dalam menghasilkan antioksidan enzimatis yang memadai untuk melindungi hati.

Menambah asupan antioksidan sekunder juga sangat bermanfaat sebab kapasitas antioksidan enzimatis yang tersedia di dalam tubuh sering kali tidak mampu mengatasi gempuran beragam radikal bebas yang memapar lever. Dalam hal ini, perlu pula kita pikirkan asupan antioksidan sekunder yang memadai untuk mendukung aktivitas antioksidan alami yang dihasilkan oleh tubuh.

Kecukupan antioksidan bagi penderita hiperkolesterol sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya dampak buruk LDL teroksidasi. LDL teroksidasi jauh lebih berbahaya daripada kolesterol darah yang tinggi. Tidak dipungkiri jika kolesterol darah yang menggumpal di dalam pembuluh darah membentuk plak merupakan bahaya besar yang memicu timbulnya berbagai macam penyakit yang ada hubungannya dengan pembuluh darah dan jantung. Namun, dampak yang ditimbulkannya semakin parah jika kolesterol tersebut mengalami oksidasi.

Antioksidan utama yang berguna untuk penderita hiperkolesterol tentu antioksidan yang dapat mengatasi oksidasi lipid. Antioksidan tersebut menjadi semakin potensial jika berkhasiat juga untuk menurunkan kolesterol. Makanan alami yang bermanfaat untuk mengatur kadar kolesterol dalam darah sekaligus mampu mencegah oksidasi kolesterol, antara lain kedelai dan produk olahannya, biji-bijian utuh, anggur, avokad, teh hijau, cokelat, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan yang banyak mengandung asam askorbat dan karotenoid (jeruk, mangga, apel, stroberi, blewah, kiwi, leci, pir).

Konsumsi lemak sehat alami yang banyak mengandung lemak esensial omega-3 dan omega-6 sangat bermanfaat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Penambahan konsumsi omega-3 dalam diet harian Anda juga bermanfaat untuk mencegah penggumpalan darah, menurunkan kadar kolesterol LDL, meningkatkan kadar kolesterol HDL, serta mencegah peradangan akibat stres oksidatif.

Konsumsi makanan alami yang banyak mengandung isoflavon, seperti kedelai, lignan pada biji-bijian, dan sayuran tertentu juga bermanfaat untuk mengendalikan kadar kolesterol darah. Dan jika memungkinkan untuk Anda dapatkan, perkayalah menu harian Anda dengan makanan yang polifenol, baik berupa teh, buah-buahan, atau rempah dapur.

Bagi mereka yang mengalami hiperkolesterol, konsumsi makanan alami saja sering kali tidak mampu mengatasi persoalan hiperkolesterol, terutama bagi mereka yang mengalami penyakit lainnya. Oleh karena itu, suplementasi menjadi pilihannya. Ada beberapa macam suplemen antioksidan yang bermanfaat bagi penderita hiperkolesterolmia. Suplemen tersebut adalah vitamin A (gabungan retinol dan karotenoid), vitamin C dengan bioflavonoid, vitamin E, ekstrak bawang putih, pektin dari buah apel (apple pectin), omega-3, GLA, alfa lipoic acid, dan Co Q10.

Sebagai langkah aman dalam mengonsumsi suplemen tersebut, sangat dianjurkan agar Anda memperhatikan dosis yang direkomendasikan. Bacalah label kemasan suplemen yang akan Anda konsumsi dengan baik agar Anda mengetahui dosis yang tepat buat Anda.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: