Mengatasi Kaki Pecah-pecah

July 5, 2014

kaki pecah-pecah

Kulit pecah-pecah pada kaki menyebabkan penampilan tidak nyaman dilihat. Apalagi jika kaki yang pecah-pecah tersebut disertai dengan kulit yang mengelupas, bersisik, dan retak sehingga terasa sakit. Sangat mungkin kulit menjadi berdarah, dan jika sudah fatal dapat menyebabkan infeksi. Kaki tidak dapat menghasilkan minyak tambahan yang dibutuhkan untuk menjaga kelembapan kulit kaki. Perhatikan hal-hal berikut.

* Jangan mengikis atau mengelupas kulit kaki yang pecah dengan menggunakan silet. Hal ini dikhawatirkan dapat menyebabkan berkembangnya infeksi.

* Cucilah kaki sebelum tidur agar terhindar dari kotoran dan debu yang menempel. Selain itu, bertujuan untuk mengistirahatkan kaki.

* Rendamlah kaki di dalam air hangat selama 15 menit. Gosoklah secara perlahan menggunakan batu apung. Cara ini dapat mengangkat sel kulit mati dan menjaga kulit tetap lembut dan sehat. Setelah itu, cucilah kaki dengan air bersih. Keringkan dengan handuk bersih. Kaki yang lembap terutama pada celah retakan tumit dapat menjadi sarang kuman untuk tumbuh dan berkembang. Langkah selanjutnya, oleskan krim khusus kaki dua kali sehari untuk menutrisi kaki agar terhindar dari kering dan pecah-pecah.

* Saat berada di rumah, gunakan sandal untuk mencegah kaki yang pecah-pecah terkena partikel debu di lantai yang dapat menyebabkan meluasnya area pecah-pecah pada kaki dan menyebabkan iritasi.

* Jika kaki gatal jangan menggaruk atau menggosoknya. Kompreslah daerah kaki yang terasa gatal dengan es batu selama beberapa menit untuk mengurangi rasa gatal.

* Kenakan sepatu yang agak longgar sehingga memungkinkan kaki untuk bernapas. Jika kaki sudah berkeringat berlebihan, kotor, dan gatal, gantilah kaus kaki.

* Rendamlah kaki dalam air yang dicampur perasan lemon selama 10-15 menit. Lemon mengandung asam yang membantu mengelupaskan sel kulit mati serta menghindari kulit kering pada kaki.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: