Mengatasi Hipertensi dengan Antioksidan

June 1, 2013

mengatasi hipertensi

Sekitar 90% penyebab hipertensi tidak diketahui secara pasti. Paparan radikal bebas diduga kuat turut memberi andil besar terhadap peningkatan tekanan darah pada penderita hipertensi. Untuk mengatasi dampak buruk kenaikan tekanan darah yang tidak terkendali, maka perhatian kita terhadap kapasitas antioksidan sangat penting untuk diperhatikan.

Bagi penderita hipertensi, kapasitas antioksidan yang memadai sangat dibutuhkan untuk menurunkan kadar ROS yang menghambat aliran oksigen ke jantung dan otak. Selain itu, mereka juga membutuhkan cadangan antioksidan yang memadai untuk mencegah oksidasi lipid yang menyebabkan aterosklerosis. Penyumbatan pembuluh arteri tersebut umumnya dipicu oleh oksidasi LDL. LDL teroksidasi yang tidak tertangani dapat memicu kenaikan tekanan darah yang mengarah pada hipertensi. Secara umum, penderita aterosklerosis juga merupakan penderita hipertensi.

Mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya kalium sangat membantu untuk menurunkan tekanan darah. Belimbing manis, kurma, semangka, seledri, tomat, cabai, bawang-bawangan adalah beberapa contoh buah dan sayuran yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Selain mengandung aneka macam mineral yang memiliki efek hipotentif, buah dan sayuran tersebut juga kaya karotenoid dan polifenol yang bermanfaat sebagai antioksidan.

Bawang-bawangan, khususnya bawang putih dan cabai, merupakan sumber antioksidan andal bagi penderita hipertensi. Keduanya memiliki kapasitas antioksidan yang sangat besar. Bagi penderita hipertensi, kedua jenis sayuran ini merupakan sumber selenium (Se) yang sangat bermanfaat untuk memerangi radikal bebas. Selain itu juga bermanfaat untuk meningkatkan kadar N02 yang sangat diharapkan untuk menurunkan tekanan darah.

Makanan alami merupakan sumber antioksidan yang harus diprioritaskan sebelum memilih suplementasi. Namun, jika Anda bermaksud melakukan suplementasi, ada beberapa macam suplemen berbasis antioksidan yang bermanfaat untuk membantu menjaga kestabilan tekanan darah atau bahkan membantu menurunkan tekanan darah Anda. Suplemen tersebut adalah asam lemak esensial (EFA) yang terdiri atas black currant seed oil, flaxseed oil, olive oil, omega-3 EPA dan DHA, dan ekstrak bawang putih. Suplemen antioksidan lain yang juga potensial membantu penurunan tekanan darah adalah vitamin E, vitamin C, selenium, Co Q10, serta zinc. Mengenai dosisnya, sebaiknya Anda berhati-hati dalam menggunakannya. Untuk itu, Anda harus mengikuti petunjuk yang dianjurkan oleh produsen produk yang bersangkutan.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: