Mengatasi Flu dan Pilek Dengan Ramuan Herbal

April 2, 2015

mengatasi flu

Pilek atau flu adalah infeksi mikrob yang menyebar dan menginfeksi saluran pernapasan bagian atas. Hal itu disebabkan oleh infeksi virus, yang jumlahnya mencapai hingga 200 jenis. Gejala flu ditunjukkan dengan adanya iritasi tenggorokan, hidung berair, bersin, dan napas terasa sesak. Gejala pilek dan flu dapat disertai sakit kepala, nyeri tulang, batuk, demam ringan, kehilangan nafsu makan, kelelahan, hidung tersumbat, dan keluarnya cairan bening di awal yang diikuti cairan yang lebih kental.

Pencegahan Flu dan Pilek

Hindari kelelahan saraf. Hal itu melemahkan sistem kekebalan tubuh dan mempercepat terjangkitnya penyakit. Menjauhlah dari mereka yang telah terjangkit penyakit tersebut dan senantiasa mencuci tangan Anda.

Pengobatan Herbal

1. Echinacea

Echinacea dikenal dengan nama coneflower. Ia mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dan bekerja sebagai antibiotik terhadap bakteri, jamur, dan berbagai virus. Echinacea juga meningkatkan jumlah properdine dalam tubuh. Properdine adalah zat yang menstimulasi substansi sistem kekebalan tubuh. Echinacea menyebabkan lidah mati rasa. Meskipun demikian, itu hanya efek samping sementara dan tidak membahayakan.

2. Bawang Putih

Pada bawang putih terdapat sejumlah senyawa kimia yang bermanfaat, di antaranya allicin yang merupakan antibiotik. Bawang putih dengan zat efektifnya yang mencapai hingga saluran pernapasan dapat memengaruhi saluran pernapasan dan membrannya sehingga meningkatkan efektivitasnya.

3. Bawang Merah

Bawang merah merupakan antibiotik yang efeknya tampak kuat terhadap bakteri. Ia digunakan dalam makanan atau dengan mengirisnya dan memasukannya ke dalam madu selama 10 jam (sepanjang malam). Setelah itu, mengonsumsinya secara berkala pada siang hari.

4. Jahe

Jahe mengandung selusin senyawa antivirus. Setelah diekstrak, ia menghasilkan beberapa senyawa kimia yang efektif melawan keluarga virus utama yang menyebabkan pilek dan flu. Dalam jahe juga terdapat gingerol dan shogaol yang mampu meredakan nyeri otot dan sendi. Jahe juga membantu menurunkan panas dan meredakan batuk.

Rimpang jahe dibuat bubuk, masukkan dua sendok makan jahe bubuk dalam segelas air mendidih. Minum selagi masih hangat, rasanya enak dan baunya harum.

5. Adas (Anise)

Dalam dosis besaran/seefektif melawan virus. Anise membantu meringankan gejala pilek dan menuntaskannya. Dari herbal tersebut dibuat minuman. Caranya dengan merendam satu sendok anise bubuk ke dalam secangkir air dan direbus selama seperempat jam, lalu disaring dan diminum.

6. Elderberry

Elderberry mengandung dua senyawa yang melawan virus-virus influenza. Elderberry mencegah virus menyerang sel-sel sistem pernapasan. Ia juga mengaktifkan sistem imunitas. Ia dapat dibuat minuman hangat dan diminum pagi dan sore.

7. Blackcherry

Ceri hitam mengandung vitamin C yang dikenal karena perannya dalam melawan gejala-gejala flu. Herbal tersebut juga mengandung benzaldehyde. Buah ceri bisa langsung dimakan atau bubuknya dibuat minuman yang ditambah dengan jus lemon.

8. Citrus

Citrus dapat dijumpai dalam buah-buahan, seperti jeruk, jeruk mandarin, lemon, melon (cantaloupe), dan nanas. Semuanya merupakan sumber vitamin C yang baik dan berperan aktif dalam pencegahan penyakit flu.

9. Ephedra

Ephedra adalah herbal yang mengatasi penyumbatan, antiinflamasi, dan pereda nyeri. Herbal tersebut mengandung ephedrin, zat yang membuka tabung bronkial (saluran udara) dan dianggap sebagai stimulan yang kuat untuk sistem saraf. Ia dibuat sebagai minuman ringan.

10. Goldenseal

Goldenseal berfungsi sebagai antiseptik dan stimulan bagi sistem kekebalan tubuh serta sebagai antibiotik efektif terhadap virus. Herbal tersebut meningkatkan aliran darah ke limpa yang fungsinya dikenal dalam proses kekebalan tubuh. Herbal tersebut juga mengaktifkan sel-sel darah putih yang menghancurkan bakteri dan virus.

11. Akar Manis (Licorice)

Licorice membantu menyekresi interferon dan berfungsi sebagai antivirus alami dalam tubuh. Licorice digunakan sebagai minuman yang lezat dan harum.

12. Mullein

Bunga mullein menenangkan radang tenggorokan. Zatnya yang berlendir memiliki kemampuan untuk mengusir dahak. Daun mullein sukses besar dalam penggunaannya mengatasi influenza sebagai senyawa pembunuh virus.

13. Slippery Elm

Kulit pohon slippery elm digunakan sebagai penenang sistem pernapasan. Ia mengandung zat lengket yang menghilangkan penyumbatan saluran pernapasan dengan sangat aman.

14. Selada Air (Watercress)

Untuk membuat minuman yang melawan demam, flu, dan batuk, gunakan tiga sendok selada air kering dalam bentuk bubuk, dalam pembuatan secangkir minuman. Khususnya, penanganan gejala influenza pada musim panas dengan menambahkan jahe.

15. Seneca Snake (Polygala Senega)

Orang yang menderita kedinginan, flu, dan batuk berdahak, herbal tersebut adalah obat ideal dan efektif terhadap jenis influenza. Tambahkan satu sendok seneca snake pada satu gelas air mendidih.

16. Forsythia

Minuman tradisional untuk pilek dan flu atau gejala infeksi saluran pernapasan, seperti batuk kering, batuk berdahak, dan bersin.

17. Marshmallow

Herbal dari keluarga malva dikenal sejak ribuan tahun sebagai obat, upaya pencegahan, dan meringankan infeksi tenggorokan, batuk, pilek, dan masalah pernapasan. Akar marshmallow mengandung zat spons yang disebut mucilage. Mucilage mengandung banyak zat penting dan antiinflamasi sehingga meringankan membran mukosa.

18. Dedalu/Gandarusa (Willow)

Dedalu mengandung zat salicin, pereda nyeri, anti peradangan, dan menurunkan suhu badan. Tambahkan setengah sendok herbal ini yang telah dikeringkan pada segelas air. Disarankan untuk diminum berulang-ulang. Tidak disarankan penggunaannya pada anak-anak.

19. Chamomile

Rebus chamomile dengan baik, lalu disaring, kemudian dipermanis dengan madu. Diminum secangkir di pagi dan sore hari.

20. Rumput Laut

Rumput laut adalah tanaman laut berwarna hijau yang terlihat di pantai, dikeringkan, lalu dibakar, dan dihirup uapnya.

21. Jintan Hitam (Habbah Sauda’)

Jintan hitam dikenal dengan efektivitasnya yang kuat pada kekebalan tubuh dan mengandung banyak bahan kimia yang berguna. Pada saat influenza, ambil satu sendok jintan hitam bubuk, dimaniskan dengan madu sebelum tidur. Atau biji-bijinya dibakar dan dihirup uapnya. Hal itu membantu menghilangkan penyumbatan dan membuka saluran bronkial pernapasan.

Ramuan untuk influenza

1. Jahe, cengkeh, kayu manis, merica, dan khaulanjan dicampur dengan persentase sama dan didihkan, lalu diminum.

2. Tuangkan satu liter susu dan satu sendok madu, lalu ditambahkan satu sendok jintan hitam bubuk dan sesendok kecil lada bubuk.

3. Ambil sesendok echinacea (untuk melawan dingin dengan meningkatkan kekebalan tubuh), sesendok mullein (untuk meredakan gejala flu), jahe (sebagai analgesik), dan anise (zat antivirus). Selain itu, ditambah satu sendok teh madu, diminum pagi dan sore.

Suplemen Gizi

Secara umum citrus terdapat dalam buah-buahan, seperti jeruk, lemon, jeruk mandarin, bawang putih, bawang merah, daun bawang, grapefruit, dan nanas.

Rekomendasi

1. Mengonsumsi makanan kaya serat dan makan sayuran umbi serta meningkatkan asupan makanan kalsium, seperti kuning telur, yogurt jahe, dan minyak wijen.

2. Memijat bagian luar hidung dengan jahe, lalu minyak wijen.

3. Menggunakan larutan garam untuk membersihkan hidung.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: