Manfaat Wortel Sebagai Sumber Antioksidan

December 18, 2012

wortel

Sejak kecil kita dididik oleh orang tua kita untuk menyukai wortel agar mata kita cemerlang. Benar sekali, wortel memang bermanfaat untuk menjaga kesehatan penglihatan kita. Semua itu karena jasa pro-vitamin A (beta-karoten) yang dimilikinya. Wortel merupakan sumber vitamin A nabati yang unggul. Setiap 100 gram wotel mengandung beta-karoten sebanyak 1200 IU atau sekitar 754 µ g. Jumlah tersebut lebih unggul dibanding caisim (286 µ g), kangkung (380 µ g), dan bayam (409 µ g)

Tak hanya kaya beta-karoten, wortel juga mengandung karotenoid lain terutama alfa-karoten. Kandungan alfa-karoten wortel tergolong tinggi. Karotenoid yang serupa dengan beta-karoten ini memiliki efektivitas biologis yang sangat tinggi. Beberapa sumber menyebutkan bahwa alfa-karoten 10 kali lebih efektif sebagai antioksidan dibanding beta-karoten, terutama dalam meminimalisir radikal bebas karsinogenik.

Cegah stroke dengan wortel

Wortel merupakan sayuran antistroke yang dapat diandalkan. Sebuah studi menyebutkan bahwa darah yang mengandung banyak beta-karoten dapat menurunkan risiko kematian yang terjadi akibat stroke.

Di dalam tubuh, beta-karoten diubah menjadi vitamin A merupakan nutrisi penting untuk mencegah kerusakan sel saraf otak pascastroke. Kerusakan saraf yang dialami penderita stroke umumnya terjadi karena membran otak terpapar oleh radikal bebas. Untuk mengatasinya diperlukan antioksidan yang andal agar dapat mereduksi radikal bebas di jaringan otak yang terdiri atas lemak.

Konsumsi setengah batang wortel per hari secara rutin dapat menurunkan risiko stroke hingga 40%. Demikian pernyataan yng dikemukakan oleh ahli saraf dari Harvard Medical School. Kinerja antistroke tersebut dilakukan oleh beta-karoten yang sangat efektif untuk menurunkan aktivitas pembentukan plak yang menjadi faktor risiko aterosklerosis. Bagi penyuka wortel, risiko kerusakan pembuluh darah semakin rendah karena beta-karoten mampu membendung oksidasi LDL. Seperti kita ketahui, LDL yang teroksidasi merupakan perusak pembuluh darah yang sangat ganas.

Wortel memiliki efek hipotentif yang sangat baik. Penurunan tekanan darah merupakan upaya yang baik untuk mencegah stroke. Hipertensi merupakan faktor risiko stroke hemoragik yang paling sering terjadi. Bagi Anda para penderita hipertensi, biasakan Anda rutin mengonsumsi sayuran yang kaya beta-karoten. Sayuran berwarna jingga seperti wortel adalah sumber beta-karoten pilihan. Selain itu, sayuran hijau dapat pula menjadi penggantinya.

Wortel baik untuk penderita DM

Dalam masyarakat ada fobia mengonsumsi makanan manis karena khawatir gula darah mereka meningkat. Meskipun rasanya manis, konsumsi wortel justru dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah.

Umbi wortel mengandung alkaloid daukina, dausina, daukosterina, limonea, pirolidina dan sejumlah minyak mudah menguap yang sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Tentu saja efek tersebut semakin meningkat dengan bantuan beta-karoten yang mampu menghalau radikal bebas. Reduksi radikal bebas pada penderita DM sangat penting sebab pajanan radikal bebas mengganggu sistem endokrin dan meningkatkan risiko peradangan yang akan menyulitkan penurunan kadar gula dalam darah.

Penurunan kadar gula darah juga turut dipengaruhi oleh serat yang dimiliki wortel. Di dalam saluran cerna serat pangan akan mengikat karbohidrat sehingga laju pelepasan gula ke dalam darah dapat dihambat. Karena itu, untuk memanfaatkan serat dari wortel yang Anda konsumsi, sebaiknya Anda mengonsumsinya dalam bentuk utuh bukan sebagai jus tanpa ampas.

Wortel punya senyawa antikanker

Beta-karoten yang terdapat pada wortel telah dipercaya ahli sebagai antioksidan sekaligus antikanker yang berkualitas. Selain beta-karoten, karotenoid lain yang memiliki kemampuan hebat dalam mencegah kanker adalah alfa-karoten. Kita ketahui bahwa wortel memiliki kandungan alfa-karoten yang cukup tinggi. Menurut National Cancer Iristitute, alfa-karoten merupakan karotenoid yang sangat efektif untuk menghambat gen N-myc dan N-myc yang memicu pembentukan sel kanker.

Bioaktif antikanker yang dimiliki wortel semakin lengkap dengan adanya bioaktif lain yang belum lama ditemukan, bernama falcarinol. Bioaktif ini bekerja sama dengan karotenoid dan komponen antikanker lain mampu menghambat perkembangan sel tumor. Demikian kesimpulan dari uji laboratorium yang diadakan di Universitas of Newcastle. Uji in-vitro menunjukkan bahwa falcarinol dan bioaktif lain pada wortel efektif menghambat perkembangan tumor pada usus besar.

Beberapa jenis kanker dapat dicegah dan dihambat perkembangannya dengan rajin mengonsumsi wortel. Studi mutakhir yang dilakukan oleh Zaini Rana, dkk., (2011) menyebutkan bahwa konsumsi jus wortel secara rutin dapat menurunkan dampak buruk kanker darah (leukemia).

Wortel rebus lebih baik daripada yang mentah

Anda tentu ingin mengetahui bagaimana caranya agar wortel yang kita makan memberi manfaat yang optimum bagi tubuh kita. Secara umum, sayuran akan lebih bermanfaat jika kita konsumsi mentah karena enzim alaminya masih utuh. Namun, untuk wortel ternyata tidak demikian. Wortel yang matang justru lebih baik daripada yang masih segar.

Wortel yang dikukus jauh lebih baik dibanding wortel yang Anda konsumsi segar. Pengolahan akan melarutkan sebagian vitamin larut dalam air yang dikandungnya terutama kelompok vitamin B kompleks, tetapi secara bersamaan dapat meningkatkan ketersediaan beta-karoten yang dikandungnya. Karena tujuan kita makan wortel untuk menikmati beta-karoten yang dimilikinya, maka kita harus berupaya untuk mendapatkan beta-karoten yang sebanyak-banyaknya dari wortel yang kita konsumsi. Sementara kita lupakan zat gizi lain yang hilang saat kita olah. Kita masih dapat memperoleh vitamin yang hilang dengan mengonsumsi makanan lainnya.

Meskipun demikian, kita pun harus pandai mengolahnya. Pengolahan wortel tidak boleh berlebihan karena akan merusak nutrisi lain yang ada pada wortel. Mengukus wortel selama beberapa menit di dalam air yang telah mendidih dan membiarkannya dalam panci tertutup selama beberapa menit sebelum terlalu lunak akan meningkatkan kadar beta-karoten yang dikandungnya.

Catatan

  • Mengonsumsi karoten dalam jumlah banyak akan menurunkan resiko terkena kanker payudara post-menopause sampai dengan 20%, sementara untuk kanker kandung kemih, serviks, prostat, kolon, laring, dan esofagus akan berkurang sampai 50%.
  • Karoten disimpan pada jaringan lemak, hati, kulit, adrenal, testis, dan indung telur (ovarium). Apabila seseorang mengonsumsi jus wortel terlalu banyak dapat menyebabkan warna kulit menjadi kuning yang disebut carotenodermia. Jika hal ini terjadi, hentikan minum jus wortel sementara waktu sampai warna kulit menjadi normal kembali.
  • Kadangkala, carotenodermia tidak berhubungan langsung dengan banyaknya jus wortel yang diminum atau banyaknya mengonsumsi suplemen beta karoten, tetapi menunjukkan adanya kekurangan faktor tertentu yang akan mengubah beta karoten menjadi vitamin A seperti zink, hormon tiroid, vitamin C, atau protein.
  • Penelitian Brigham and Women’s Hospital, Boston, mendapati bahwa wanita yang mengonsumsi 4 batang wortel selama 5 kali seminggu, risiko mendapatkan kanker indung telur menurun sebesar 54%.
  • Penelitian di Sweden pada 61.000 wanita yang mengonsumsi antioksidan seperti wortel selama 4—6 kali seminggu, memangkas risiko kanker ginjal sampai 54%.
  • Mengonsumsi wortel atau jus wortel dalam jumlah banyak, yaitu 0,5—1 kg wortel segar setiap hari secara terus menerus akan mengakibatkan jumlah sel darah putih menurun dan meringankan gangguan haid.
  • Karoten dan asam folat dapat meningkatkan imunitas tubuh dan berkhasiat antikanker.
  • Peneliti di National Cancer Institute mendapati bahwa kanker paru terjadi lebih sering pada laki-laki yang kurang mengonsumsi alpha karoten dari pada yang mengonsumsinya lebih banyak.
  • Penelitian pada perokok yang mengonsumsi sejumlah besar beta karoten, terindikasi meningkatnya risiko berkembangnya kanker paru.
  • Daun wortel mengandung zat porphyrins, yang dapat merangsang kelenjar pituitari sehingga meningkatkan libido.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: