Manfaat Tomat Sebagai Sumber Antioksidan

December 13, 2012

manfaat tomat

Sayuran buah yang paling sering kita konsumsi adalah tomat. Keluarga cabai ini banyak digunakan untuk berbagai hidangan di seluruh dunia. Tomat tak hanya memiliki rasa yang enak untuk dinikmati, namun juga kaya manfaat.

Buah tomat banyak mengandung aneka macam nutrisi dengan kualitas prima. Selain itu, tomat juga banyak mengandung fitokimia yang menyebabkan sayuran ini tergolong sayuran unggul.

Mengonsumsi tomat akan memasok sejumlah zat yang bermanfaat untuk mendukung fungsi biologik tubuh. Di antara manfaat hebat yang dimiliki tomat adalah sebagai antioksidan. Seperti juga cabai, tomat merupakan sumber vitamin A, C, dan E dan sejumlah mineral penting yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan. Tomat mengandung sejumlah pigmen alami berupa karotenoid antara lain beta-karoten, likopen, lutein, beta cryptoxanthin.

Anda penasaran dengan khasiat tomat? Tidak diragukan lagi bahwa tomat memang merupakan antioksidan yang andal. Likopen merupakan antioksidan utama yang dimiliki tomat. Likopen adalah karotenoid yang tidak memiliki aktivitas sebagai vitamin A seperti beta-karoten dan karoten lain yang dapat diubah menjadi vitamin A. Meskipun demikian, daya antioksidan yang dimilikinya tidak kalah kuat dibanding karotenoid lain. Berdasarkan uji laboratorium terbukti bahwa likopen memiliki efektivitas antioksidan dua kali lebih efektif dibanding beta-karoten dan sepuluh kali lebih efektif dibanding vitamin F. Tidak diragukan lagi jika kebiasaan mengonsumsi tomat dapat meningkatkan kapasitas antioksidan di dalam tubuh kita.

Karotenoid yang paling menonjol pada tomat adalah likopen. Berdasarkan uji yang telah dilakukan pada berbagai jenis sayuran dan buah-buahan, tomat termasuk sumber likopen unggul.

Pilihlah tomat yang telah diolah

Tomat olahan memiliki kadar likopen yang lebih tinggi dibanding tomat segar. Mengapa demikian? Pengolahan akan memecah dinding sel buah tomat sehingga likopen yang dikandungnya terurai seluruhnya. Selain itu, penambahan sejumlah kecil lemak pada tomat olahan akan meningkatkan bioviabilitas likopen sehingga jumlah likopen yang dapat dimanfaatkan tubuh meningkat.

Untuk mendapatkan manfaat likopen yang sebanyak-banyaknya, Anda sebaiknya mengonsumsi tomat olahan seperti pasta tomat atau saus tomat. Tentu saja Anda harus cerdas memilih pasta dan saus tomat segar yang diolah dengan cara yang baik tanpa tercemar oleh bahan tambahan pangan (BTP: zat aditif). Jika ada kesempatan, Anda pun dapat membuat saus tomat sendiri yang tentu lebih sehat daripada buatan pabrik. Anda hanya perlu mencampur jus tomat segar dengan minyak zaitun dan memanaskannya hingga menjadi pasta kental yang siap untuk Anda santap sebagai dressing salad, spaghetti, dan aneka hidangan lainnya. Jika Anda suka, Anda dapat menambah bawang putih dan bawang bombay pada saus Anda agar lebih beraroma.

Tomat sebagai antikanker

Secara alami, darah kita juga mengandung likopen sebanyak 0.5 umol per liter darah. Likopen yang ada di dalam darah merupakan antioksidan yang memiliki kemampuan hebat untuk menekan multifikasi sel. Dengan efektivitas ini, kita dapat menekan risiko kanker dan tumor yang kemungkinan akan terjadi di tubuh kita. Studi epidemiologi menyatakan bahwa kecukupan likopen memberi perlindungan kepada tubuh terhadap kanker mulut, tekak, kerongkongan, lambung, rektum, bahkan dapat menekan semua jenis kanker pada saluran cerna.

Kinerja likopen tomat dalam menangkal radikal bebas menjadi semakin aktif dengan kerja sama yang baik dengan antioksidan lainnya. Tomat memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin larut dalam air ini merupakan aquaeus antioksidan yang memiliki kinerja sebagai antioksidan sekunder dan tersier. Kecukupan vitamin C sangat diperlukan untuk memberi perlindungan pada plasma dan bagian sel yang terlindung oleh air. Selain melindungi sitoplasma dan sel yang terlindung oleh air, likopen juga merupakan pelindung jaringan berlemak dari radikal bebas. Semua ini sesuai dengan sifat likopen yang bersifat larut dalam lemak.

Di dalam tubuh, likopen bekerja sama dengan vitamin A, vitamin C, SOD dan glutathione peroksidasi menjalankan perannya sebagai antioksidan. Dengan mengonsumsi tomat, maka sel tubuh kita mendapatkan kekuatan antioksidan yang sangat kuat. Bukan saja bioaktifnya memiliki andil sebagai pemasok antioksidan eksogen, namun secara bersamaan juga mendorong tubuh untuk memproduksi antioksidan endogen. Dengan cara seperti ini tentu efek perlindungan yang diberikan kepada tubuh menjadi semakin kuat.

Likopen merupakan karotenoid yang sangat stabil karena memiliki gusus all-trans yang memungkinkan tubuh untuk memanfaatkannya dengan baik. Hampir seluruh likopen yang kita konsumsi dari tomat dapat diabsorpsi tubuh secara sempurna. Dengan keunggulannya ini pula, maka konsumsi likopen memberi manfaat perlindungan yang lebih baik dibanding karotenoid lainnya. Karena itu, jika Anda sulit untuk memilih sumber antioksidan unggul, pilih saja tomat atau sumber likopen lainnya yang mudah Anda peroleh.

Likopen juga memberi perlindungan yang baik kepada sel- sel jaringan prostat. Bagi kaum pria, tentu hal ini sangat mereka dambakan. Kecukupan likopen dapat membantu kaum pria agar terhindar dari risiko kanker prostat. Likopen juga mendukung imunitas tubuh agar sanggup melawan berbagai jenis kanker lainnya. Mal ini didukung oleh kemampuan karotenoid berwarna kuning ini dalam mencegah kerusakan oksidatif DNA dan lipoprotein yang dapat memicu kanker.

Bagi penyuka tomat, Anda telah berusaha untuk melindungi kulit Anda dari kerusakan yang disebabkan oleh paparan radikal bebas. Kecukupan likopen dalam jaringan kulit akan mencegah kerusakan kulit akibat radiasi matahari yang menyebabkan kulit cepat menua. Tak hanya itu, kecukupan likopen dalam darah juga merupakan upaya baik untuk mencegah radikal bebas yang berpotensi sebagai pemicu kanker kulit. Efek perlindungan likopen terhadap kulit jauh melampaui kemampuan yang dimiliki oleh beta-karoten. Kemampuan itu dibuktikan dengan kemampuannya mendegradasi beta-karoten pada saat radiasi surya menimpa kulit kita.

Tomat pelindung jantung yang baik

Jantung Anda ikut terlindungi jika Anda rutin mengonsumsi tomat. Yang pertama karena Anda mendapat pasokan sejumlah nutrisi yang berguna bagi kesehatan jantung. Selain itu, likopen juga melindungi jaringan jantung Anda. Dalam hal ini, likopen mampu menghambat aktivitas enzim HMG-CoA reduktase, yakni enzim yang berperan dalam oksidasi kolesterol. Selain itu, likopen juga bermanfaat sebagai tameng untuk mencegah stres oksidatif yang menyebabkan kolesterol darah teroksidasi. Jika kedua hal ini dapat diatasi, maka pembuluh darah akan bersih dan terhindar dari paparan oksidan yang berpotensi sebagai penyebab ateroklerosis.

Studi klinis menyatakan bahwa penderita jantung koroner memiliki kadar likopen dalam darah yang lebih rendah dibanding orang sehat karena itu secara umum kemampuan antioksidan alami yang dimilikinya dalam melindungi jantung lebih rendah dibanding orang yang sehat. Konsumsi makanan yang mengandung likopen seperti tomat sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.

Likopen juga pelindung jantung yang baik bagi para perokok. Radikal bebas rokok merupakan perusak pembuluh darah sekaligus memicu serangan jantung. Perlindungan antioksidan dari karotenoid ini memiliki manfaat positif untuk mencegah pajanan radikal bebas lipid yang sangat berbahaya bagi kesehatan pembuluh darah dan jantung kita.

Likopen dalam tomat mampu mencegah AMD

Efek perlindungan likopen berlangsung dengan baik di bagian makula mata kita. Kecukupan likopen akan menjaga kesehatan mata kita dengan cara melindunginya dari paparan cahaya biru matahari yang menyebabkan degenerasi makula yang terjadi jika kita sering terpapar matahari di siang hari. Selain itu, likopen juga memberi perlindungan yang baik pada lensa mata dari radikal bebas penyebab katarak.

Kerusakan mata sering dialami oleh para manula karena cadangan antioksidan yang mereka miliki rendah dan karena sel-sel mata mereka sudah aus sehingga peka terhadap radikal bebas yang memaparnya. Karena itu, sangat dianjurkan agar mereka memasukkan menu yang kaya likopen dan karotenoid lain untuk melindungi mata mereka dari kerusakan. Karotenoid terbaik untuk mencegah AMD adalah lutein dan zeaxanthin, namun likopen juga memiliki kekuatan antioksidan yang cukup baik untuk menangkis radiasi surya ke mata Anda.

Masih ada antioksidan lain selain likopen pada tomat

Studi yang dilakukan di Spanyol tahun 2011 ini berhasil menemukan antioksidan baru yang terdapat pada buah tomat. Antioksidan yang memiliki kemampuan untuk mencegah oksidasi lipid tersebut adalah feruloylnoradrenaline (FNA). Uji laboratorium menyebutkan bahwa antioksidan baru ini memiliki kemampuan yang sangat hebat. Dibanding resveratrol wine yang selama ini diunggulkan sebagai antioksidan berkualitas, FNA memiliki kekuatan antioksidan 14 kali lebih kuat.
Sejumlah bukti sahih telah menyatakan bahwa tomat memiliki kekuatan antioksidan yang hebat dalam melindungi jantung kita. Apakah Anda tidak ingin mencoba memasukkan tomat ke dalam menu harian Anda?

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: