Manfaat Terung Sebagai Sumber Antioksidan

January 2, 2013

terung ungu

Siapa sangka jika sayuran tropis yang sering diremehkan oleh sebagian orang ini ternyata dapat kita jadikan sebagai sumber antioksidan. Berbagai studi menyebutkan bahwa terung merupakan salah satu sumber antioksidan yang bermutu. Nilai ORAC terung ungu sebesar 320.

Zat yang berkhasiat sebagai antioksidan pada terung adalah antosianin dan saponin. Kedua antioksidan tersebut memiliki efektivitas reduksi radikal bebas yang ada di dalam atau di luar sel.

Terung juga mengandung mangan dan tembaga dalam jumlah cukup banyak. Kedua mineral mikro ini merupakan komponen penyusun antioksidan enzimatis. Kekuatan antioksidan yang lain berupa nasuni dan chlorogenic acid. Nasunin merupakan antioksidan yang efektif mencegah reaksi berantai dari radikal bebas sehingga dampak yang ditimbulkannya dapat direduksi. Sedangkan chlorogenic acid merupakan chelator besi. Kemampuannya mengikat besi diperlukan untuk mendukung pemutusan reaksi berantai dari radikal bebas yang memapar tubuh. Sebuah studi menyebutkan bahwa chlorogenic acid memiliki aktivitas sebagai antimutagenic, antivirus, dan hipokolcsterolemik.

Terung ungu memiliki kadar antioksidan yang lebih tinggi dibanding terung hijau atau terung yang kulitnya berwana putih karena hanya terung ungu yang mengandung antosianin. Pigmen ungu kemerahan ini terdapat di bagian kulitnya. Karena itu, saat mengolah kulit terung tidak boleh dikupas.

Mengonsumsi terung secara rutin dapat mencegah kanker kulit

Efek perlindungan terbaik dari antioksidan terung terjadi pada kulit. Pasokan antosianin dan saponin mampu melindungi kulit kita dari radikal bebas yang ada di atmosfer. Selain itu, keduanya juga merupakan antioksidan karsinogenik yang sangat potensial untuk mencegah kanker.

Terung ungu efektif mencegah kanker

Warna ungu kehitaman pada tomat menandakan adanya kandungan antosianin yang tinggi. Berbagai studi menjelaskan bahwa antosianin memiliki kemampuan antioksidan sekaligus antikanker.

Khasiat terung dalam mencegah kanker juga dipengaruhi oleh chlorogenic acid yang memiliki kemampuan sebagai anti- mutagenik. Pencegahan mutasi genetik merupakan tindakan awal untuk mencegah terjadinya kanker. Tanpa adanya DNA yang bermutasi, maka kanker tidak akan terjadi. Perlindungan tersebut semakin nyata dengan peran SOD yang mengalami peningkatan saat kita mengonsumsi terung. Seperti kita ketahui, terung kaya dengan mangan dan tembaga yang bermanfaat untuk produksi metaloenzim.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: