Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan

March 16, 2013

teh hijau

Seduhan air daun teh (Camellia Sinensis) telah diminum oleh jutaan manusia sejak dulu kala. Teh mengandung campuran sejumlah senyawa fitokimia yang diyakini memiliki khasiat untuk meningkatkan kesehatan, antara lain menguatkan tulang dan mencegah terjadinya keropos tulang (osteoporosis). Hal ini disimpulkan dari hasil penelitian terhadap 1.000 orang Cina laki-laki dan perempuan yang berusia di atas 52 tahun. Dan setengah dari mereka telah minum teh paling sedikit sekali seminggu. Mereka memiliki kepadatan tulang yang lebih baik terutama tulang belakang.

Ada dua macam produk daun teh yaitu teh hitam dan teh hijau. Yang paling banyak dikonsumsi adalah teh hitam (80%). Teh hijau umumnya dikonsumsi oleh masyarakat di Cina, Jepang, India dan beberapa negara di Timur Tengah. Teh hijau mengandung senyawa polifenol yang memberikan karakteristik aroma teh hijau. Kelompok polifenol dalam teh hijau yang dikenal sebagai kelompok katekin terdiri dari epikatekin, epikatekin-3-gallat, epigalokatekin, dan epigalo-katekin-3-gallat. Senyawa polifenol yang telah mengalami fermentasi pada proses pengolahan daun teh itu, menyebabkan katekin diubah menjadi theaflavin dan thearubigin.

Manfaat teh hijau untuk mengatasi berbagai penyakit

• Meningkatkan kepadatan tulang.

Teh merupakan sumber penting flouride (F) membantu meningkatkan kepadatan tulang sehingga dapat mencegah osteoporosis. Penelitian yang dilakukan terhadap hewan menunjukkan ekstrak teh dapat mencegah pengeroposan tulang karena flavonoid dan antioksidan yang ada dalam daun teh akan membantu memperbaiki kepadatan tulang. Di samping itu flavonoid dalam teh mempengaruhi penyerapan beberapa mineral oleh tubuh sehingga juga membawa dampak positif terhadap kepadatan tulang.

• Mencegah penyakit jantung koroner dan stroke.

Dari hasil penelitian terbukti bahwa teh hijau dapat mengurangi resiko terhadap penyakit jantung koroner (PJK). Polifenol yang ada dalam daun teh dapat mencegah penggumpalan darah sehingga mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang dapat memicu terjadinya stroke. Polifenol dalam daun teh juga bersifat antioksidan yang melindungi kerusakan DNA, protein, lipoprotein dan proses oksidatif sehingga mencegah dan memperlambat proses pengerasan dan penyempitan pembuluh darah (athcrosklerosis).

• Mencegah penyakit kanker.

Senyawa polifenol dalam teh hijau dapat mencegah terjadinya kanker terutama kanker yang disebabkan oleh zat kimia (karsinogen) dan kanker akibat radiasi. Pada percobaan dengan hewan pemberian teh hijau akan meningkatkan konsentrasi doxorubicin pada sel jaringan tumor, tetapi tidak pada jaringan normal. Dexorubicin berpotensi mencegah pertumbuhan sel kanker. Polifenol dalam teh hijau juga akan meningkatkan aktivitas enzim-enzim yang berperan dalam proses detoksifikasi, seperti glutation-S-transferase (GST) yang berfungsi menonaktifkan karsinogen dan mengeluarkannya dari tubuh.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: