Manfaat Semangka Sebagai Sumber Antioksidan

February 27, 2013

semangka

Semangka merupakan salah satu sumber antioksidan alternatif jika sumber antioksidan lain tidak kita dapatkan. Semangka
bukan antioksidan unggulan karena hanya memiliki skor ORAC yang relatif rendah, yakni 252. Angka yang tidak termasuk tinggi jika kita bandingkan sumber antioksidan lainnya.

Semangka memiliki kandungan glutathione, namun tidak terlalu besar. Komponen lain yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan antara lain vitamin A (berupa alla-karoten dan beta-karoten), likopen, serta vitamin C.

Dalam bobot yang sama semangka mengandung likopen lebih banyak dibanding tomat segar yang populer sebagai sumber likopen. Setiap 100 g semangka mengandung 4100 µg likopen, sedangkan 100 gram tomat segar hanya mengandung 3100 µg likopen. Meskipun demikian, bukan berarti likopen pada semangka lebih unggul dibanding likopen pada tomat. Likopen yang berasal dari tomat memiliki bioaktivitas lebih unggul karena memiliki susunan trans yang seluruhnya dapat diubah menjadi isomer cis sehingga dapat dimanfaatkan tubuh secara optimum.

Makan semangka untuk bantu turunkan tekanan darah

Meskipun tidak tercatat sebagai antioksidan unggul, Anda tetap mendapat manfaat istimewa lain yang dimiliki semangka. Semangka bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Senyawa aktif kurkubinosin yang dimilikinya berkhasiat untuk meningkatkan kinerja ginjal yang sangat diharapkan bagi penderita hipertensi. Aktivitas ginjal yang lancar diperlukan untuk menyekresikan kelebihan sodium yang menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan tekanan darah.

Likopen semangka dapat mencegah kanker lambung

Beberapa ahli menyebutkan bahwa likopen yang terdapat pada semangka bermanfaat untuk mengurangi risiko kanker lambung yang disebabkan oleh infeksi Helicobacter pillory dan dipicu oleh nitrosamin yang berasal dari pembakaran daging. Nah, bagi penggemar daging merupakan kabar gembira, bukan?

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: