Manfaat Okra Bagi Kesehatan

April 11, 2015

okra

Okra mungkin merupakan salah satu jenis sayuran yang masih terdengar asing di telinga kita. Padahal selain dapat diolah menjadi beragam masakan, sayur yang mirip dengan cabai hijau tersebut ternyata memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan.

Si Jari Lentik

Dikenal dengan berbagai nama seperti Lady’s finger, Bendi, atau Gumbo, tanaman berbentuk seperti jari lentik seorang wanita ini banyak dikenal di berbagai negara sebagai salah satu sayuran yang sering dimanfaatkan dalam beragam hidangan olahan. Bernama latin Abelmoschus esculentus, okra yang dapat ditanam di berbagai iklim di berbagai belahan dunia, biasanya ditemukan di Amerika Serikat dan Filipina, sehingga tidak heran jika di Indonesia masih banyak yang belum mengenal tanaman serupa buah cabai hijau dengan daging berbiji banyak ini. Padahal saat ini buah okra sudah sering ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

Okra yang dimanfaatkan sebagai sayuran, sebenarnya merupakan buah yang dipetik saat masih muda. Tanaman yang masih satu suku dengan bunga sepatu ini memiliki nilai nutrisi yang cukup tinggi serta serat yang sangat baik bagi kesehatan pencernaan. Memiliki tekstur renyah mirip terung, okra bersifat mucilaginous yang berarti menghasilkan lendir saat buahnya dimasak. Lendir inilah yang merupakan bentuk dari serat larut air (soluble dietary fiber) dan memiliki kemampuan hipokolesterolemik atau menurunkan kadar kolesterol darah.

Namun untuk menghindari lendir yang terlalu banyak dalam masakan, biasanya okra dimasak utuh tanpa dipotong serta dapat juga ditambahkan asam cuka, jus lemon, atau tomat. Selain digunakan dalam berbagal hidangan seperti salad, sayur dan tumisan, buah okra yang masih muda juga sering diolah menjadi acar.

Makanan Sehat

Walau di Indonesia masih jarang dikenal orang, okra sebenarnya memiliki berbagai nutrisi yang menjadikannya salah satu makanan sehat di dunia. Kaya akan serat, okra juga dikenal sebagai salah satu sayuran dengan nilai kalori yang rendah, serta tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol sehingga sering disarankan para ahli gizi kepada orang yang memiliki masalah berat badan atau kolesterol. Selain itu kandungan vitamin C dan vitamin A pada okra dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan mata. Kandungan asam folat yang cukup tinggi dari okra juga dapat membantu perkembangan otak dan mengoptimalkan kesehatan janin saat kehamilan. Okra mengandung antioksidan yang bermanfaat dalam menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit berbahaya seperti kanker, serta berbagai mineral penting seperti kalsium dan kalium yang bermanfaat bagi kesehatan tulang.

Secara ilmiah okra memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan seperti menstabilkan gula darah, meringankan radang paru-paru, serta mencuci hati (liver). Sebuah penelitian yang dilakukan di Masterskill University Coll├Ęge of Health Sciences, Malaysia menunjukkan bahwa okra mengandung senyawa antioksidan serta bertindak sebagai hepatoprotective atau dapat melindungi hati dari kerusakan. Selain itu okra juga memiliki berbagai manfaat lain seperti melumasi atau melicinkan usus besar, mencegah konstipasi atau kembung, mencegah dan menyembuhkan sembelit, mengurangi kekejangan di persendian, menetralkan asam lambung, serta mengobati ambien atau wasir. Menurut Greenpharmacy menambahkan bahwa jus okra dapat digunakan untuk mengatasi radang tenggorokan yang disertai batuk, mengatasi diare yang disertai demam dan rasa sakit pada perut, mengatasi rasa gatal serta dapat digunakan sebagai pelembab pada kulit yang juga bermanfaat mengatasi jerawat.

Okra vs Diabetes

Salah satu penyakit yang saat ini semakin berkembang seiring dengan meningkatnya gaya hidup tidak sehat terutama di daerah perkotaan adalah Diabetes tipe 2. Penyakit yang juga dikenal sebagai penyakit gula ini memang dapat menimpa siapa saja, baik tua maupun muda. Diabetes sebenarnya dapat diatasi dengan kembali ke pola hidup sehat serta rutin berolahraga. Salah satu makanan yang dapat dijadikan menu alternatif penderita diabetes adalah okra.

Okra yang memiliki indeks glikemik rendah memang dapat menjadi salah satu alternatif dalam pengobatan diabetes. Selain itu getah okra juga dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah dengan cara merendamnya dalam segelas air selama semalam, kemudian diminum keesokan harinya, seperti dilansir laman Boldsky. Dalam situs tersebut juga disarankan untuk mengonsumsi okra mentah dibandingkan yang telah diolah karena kandungan gizinya tidak rusak akibat proses pemasakan.

Serat larut yang terdapat dalam okra dalam bentuk lendir sangat bermanfaat mengurangi kenaikan kadar gula dalam darah karena memperlambat proses pencernaan karbohidrat dalam tubuh. Sebuah studi yang dipublikasikan Journal of Pharmacy and Bioallied Sciences (2011) menyebutkan bahwa pemberian ekstrak okra pada tikus yang menderita diabetes dapat menurunkan kadar gula dalam darah serta kadar lemak menjadi normal. Hal ini membuka peluang untuk mengembangkan penenelitian lebih lanjut mengenai okra sebagai tanaman obat untuk mengatasi diabetes mellitus.

Walau okra merupakan tanaman dengan nilai nutrisi tinggi serta aman dikonsumsi oleh anak-anak dan wanita hamil, sayuran yang satu ini ternyata dapat mengurangi kesuburan pria. Hal ini seperti disebutkan dalam Journal of Phytology (2009) bahwa terdapat penurunan yang cukup signifikan pada berat kelenjar prostat pria yang mengonsumsi okra sehingga dapat berefek pada penurunan tingkat kesuburan pria seperti dilansir medicalhealthguide. Selain itu sebaiknya kurangi atau hindari mengonsumsi okra jika anda memiliki masalah atau gangguan pada ginjal.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: