Manfaat Nangka Sebagai Sumber Antioksidan

February 19, 2013

nangka

Jika Anda bingung mencari sumber antioksidan yang bermutu dan kebetulan Anda merupakan penggemar nangka, kebetulan sekali karena nangka dapat Anda jadikan sebagai sumber antioksidan. Buah harum yang rasanya manis ini kaya dengan vitamin A dan sejumlah mineral penting yang berguna untuk mendukung produksi antioksidan enzimatis.

Buah nangka banyak mengandung beta-karoten. Kadar beta-karotennya setara dengan 310 SI vitamin A. Selain berfungsi sebagai sumber nutrisi untuk berbagai aktivitas biologik, vitamin A merupakan antioksidan yang hebat untuk melindungi mata kita. Tak hanya mencegah infeksi pada kornea mata saat terpapar oleh radikal bebas, vitamin A juga merupakan penangkal radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel epitel dan denaturasi protein mata yang menyebabkan katarak.

Vitamin A yang memadai dibutuhkan untuk mencegah infeksi virus dan menghadang radikal karsinogenik. Karena itu, konsumsi nangka dapat meningkatkan imunitas tubuh untuk menghadapi risiko yang berpotensi menimbulkan berbagai macam penyakit.

Antikanker yang potensial

Paparan radikal bebas merupakan faktor yang sangat berisiko menimbulkan kanker. Radikal bebas penyebab kanker sangat beragam. Oleh karena itu, diperlukan antioksidan andal untuk mencegah dampak buruk yang ditimbulkannya. Salah satu sumber antioksidan yang juga merupakan antikanker adalah nangka.

Mekanisme pencegahan kanker oleh nangka sangat bergantung pada karotenoid yang dimilikinya. Karotenoid utama nangka adalah beta-karoten.

Kecukupan beta-karoten dapat menjauhkan kita dari berbagai macam kanker. Pigmen jingga ini sangat diperlukan untuk melindungi saluran napas dari kanker. Status beta-karoten yang rendah akan memperbesar risiko kanker paru-paru, terutama pada perokok dan pekerja lapang yang di dalam tubuhnya banyak terpapar oleh radikal bebas nitrit oksida.

Dengan kandungan selenium yang cukup besar, nangka sangat bermanfaat untuk melindungi tubuh dari berbagai macam kanker yang berisiko tinggi saat tubuh mengalami defisiensi selenium. Hampir semua antioksidan bermanfaat untuk mencegah kanker, tetapi selenium memiliki efektivitas yang tinggi untuk mencegah terjadinya penyakit yang dipicu oleh pajanan radikal bebas ini. Karena itu, upaya memasok selenium dari buah nangka merupakan.tindakan bijak untuk menjauhkan diri dari defisiensi unsur mikro yang sangat penting ini.

Studi tentang fitokimia nangka terus dikembangkan. Para peneliti menemukan senyawa antikanker pada keluarga nangka bernama artroindonesianidin. Bioaktif ini sangat efektif mencegah dan menghambat perkembangan kanker.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: