Manfaat Jeruk Nipis Sebagai Sumber Antioksidan

January 25, 2013

jeruk nipis

Jeruk nipis
terkenal sebagai buah yang banyak mengandung vitamin C. Komponen nutrisi yang paling menonjol adalah vitamin C. Seperti jeruk pada umumnya, jeruk nipis juga sarat fitonutrisi dan fitokimia yang bermanfaat sebagai antioksidan. Salah satu bioaktif yang memiliki kekuatan antioksidan adalah limonen.

Cegah kanker

Limonen memiliki aktivitas sebagai antioksidan karsinogenik. Studi biokimia membuktikan bahwa limonin merupakan zat antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas penyebab kanker, khususnya kanker pada saluran cerna.

Kemampuan antikanker jeruk nipis sangat dipengaruhi oleh flavonoid glikosida—kaemferol yang sangat menonjol dari buah asal China ini. Fitokimia tersebut mampu menghentikan pembelahan (mitosis) beberapa jenis sel kanker layaknya kinerja antibiotik. Selain itu juga, flavonoid tersebut bertindak sebagai imunomodulator untuk meningkatkan sitem imun pada monocytes dan mendorong pemusnahan sel kanker (apoptosis).

Turunkan level kolesterol LDL

Konsumsi jeruk nipis secara rutin sangat bermanfaat untuk menjaga level kolesterol darah agar mencapai ambang normal. Limonin, hisperidin, dan narigin yang terdapat pada buah jeruk nipis juga sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar LDL dalam darah. Aktivitas ini dilakukan dengan menghambat produksi Apo-B yang menyebabkan terbentuknya kolesterol LDL.

Bagi penderita hiperkolesterolmia yang juga memiliki tekanan darah tinggi, hesperidin pada jeruk nipis sangat membantu untuk menurunkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan risiko besar bagi mereka yang memiliki level kolesterol darah yang tinggi. Pengendalian level kolesterol serta tekanan darah ke level normal dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Jaga keindahan kulit

Jeruk nipis merupakan pelindung kulit yang baik. Pasokan vitamin C yang diberikan kepada tubuh akan membantu meningkatkan produksi kolagen pada kulit sehingga kulit menjadi lentur. Selain itu, karotenoid yang dikandungnya juga merupakan pelindung kulit yang baik. Pigmen alami ini melindungi kulit dari paparan radikal bebas UVA dan UVB yang merusak keindahan kulit serta mendorong penuaan kulit secara dini. Limonin juga merupakan pelembap (astringen) yang membantu mencegah kulit agar tidak kusam dan mudah terinfeksi oleh kuman.

Bioaktif jeruk nipis memiliki kemampuan sebagai antikanker melalui mekanisme berlapis. Dengan cara seperti ini maka risiko kanker kulit menurun. Sebuah studi mengungkap bahwa bioaktif dari jeruk nipis yang berkhasiat sebagai antikanker kulit adalah limonene. Flavonoid ini mampu mencegah terjadinya melanoma dan kanker kulit.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: