Manfaat Jambu Biji Sebagai Sumber Antioksidan

January 24, 2013

jambu biji

Jambu biji merupakan buah berkualitas tinggi dengan kandungan vitamin A dan vitamin C yang lebih unggul dibanding buah-buahan lainnya yang ada di pasaran. Mungkin Anda tidak menduga bahwa kadar vitamin C pada jambu biji jauh lebih tinggi dibanding jeruk yang selama ini kita kenal sebagai sumber vitamin C unggul. Jambu biji yang masih mengkal mengandung vitamin C delapan kali lebih banyak dibanding jeruk lemon. Jambu biji yang telah matang mengandung 95 mg/100 g vitamin C, sedangkan jeruk manis hanya mengandung vitamin C sebanyak 49 mg/100 g. Semakin matang, maka kandungan vitamin C-nya semakin meningkat.

Vitamin C terkenal sebagai vitamin antisariawan, namun vitamin larut dalam air ini memiliki fungsi yang sangat luas, khususnya menyangkut imunitas tubuh. Di antara perannya dalam menjaga imunitas tubuh, vitamin C memiliki aktivitas biologik yang sangat baik sebagai antioksidan.

Aktivitas antioksidan vitamin C tidak sendirian, melainkan dibantu oleh karotenoid yang banyak terdapat pada jambu biji. Jambu biji mengandung 19 jenis karotenoid. Karotenoid yang dominan adalah beta-karoten, lutein, zeaxanthin, cyptoxanthin, dan likopen. Beta-karoten dan beberapa karotenoid lainnya merupakan pro-vitamin A di mana nantinya akan diubah menjadi vitamin A yang dapat dimanfaatkan oleh tubuh untuk berbagai aktivitas biologis termasuk sebagai antioksidan.

Kerja sama sinergis antara vitamin A dan vitamin C serta berbagai macam karotenoid tersebut semakin meningkat dengan adanya peran serta flavonoid dari jambu biji. Flavonoid tersebut adalah quercetin, kaemferol, dan pelargonidin. Semakin lengkap kandungan zat-zat yang berkhasiat sebagai antioksidan tersebut, maka efek perlindungan yang diberikannya pun semakin berkualitas.

Sejauh ini belum ada penelitian yang mendalam mengenai khasiat jambu biji untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas, namun sudah dipastikan antioksidan dari jambu biji sangat bermanfaat untuk mencegah bahkan menyembuhkan penyakit-penyakit akibat radikal bebas.

Dapatkan jantung sehat dengan rutin mengonsumsi jambu biji

Sejumlah antioksidan yang terdapat pada jambu biji sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung. Sebuah studi yang dilakukan di Heart Research Laboratory di Morabad India menyebutkan bahwa konsumsi jambu biji sebanyak 0.5-1 kg per hari selama satu bulan terbukti mampu menurunkan tekanan darah sistol dan diastol pasien yang mengalami hipertensi. Penurunan tekanan darah tersebut diduga kuat terjadi akibat penurunan kadar kolesterol dalam darah mereka.

Aktivitas penurunan tekanan darah terjadi karena peran kalium dan magnesium yang dimiliki jambu biji. Jambu biji mengandung kalium dan magnesium yang cukup tinggi. Kedua mineral makro ini sangat diperlukan untuk mengatur tekanan darah. Seperti kita ketahui, tekanan darah yang terus meningkat dalam jangka waktu yang cukup lama akhirnya menyebabkan hipertensi. Hipertensi merupakan faktor primer yang memicu terjadinya serangan jantung.

Peran vitamin C dari jambu biji pun tidak dapat kita remehkan. Kecukupan vitamin C diperlukan untuk aktivitas perombakan lemak serta mencegah oksidasi kolesterol. Peran vitamin C sebagai antioksidan memegang kunci penting untuk mencegah kerusakan pembuluh darah. Antioksidan eksogen ini melindungi bagian luar dari sel bertekanan rendah dari paparan radikal bebas yang berusaha merusak pembuluh darah ataupun jaringan jantung.

Pengendalian kolesterol hingga mencapai ambang normal memang sangat bermanfaat, namun mencegah pembentukan LDL oksidasi jauh lebih bermakna jika kita tidak ingin pembuluh darah kita rusak. Untuk mencegahnya, tubuh harus memiliki kapasitas antioksidan yang memadai. Dengan mengonsumsi jambu biji, Anda telah berusaha untuk melindungi jantung Anda dari dampak buruk radikal bebas. Karotenoid yang dikandungnya sangat bermanfaat untuk mereduksi dampak buruk radikal bebas yang berpotensi merusak pembuluh darah dan jantung.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: