Manfaat Ikan Lemak Untuk Kesehatan

February 9, 2013

ikan lemak

Penelitian terhadap makanan orang Eskimo di Greenland yang dikenal sebagai Arctic diet (makanan orang di daerah kutub utara) menunjukkan kandungan lemak yang tinggi dalam diet mereka. Akan tetapi tidak ditemukan adanya penderita penyakit jantung koroner diantara mereka. Salah satu faktor penyebabnya adalah karena mereka mengkonsumsi ikan seperti ikan herring, salmon dan sebagainya dalam jumlah yang banyak untuk jangka waktu yang lama. Ikan-ikan tersebut mengandung asam lemak Omega 3 yang berkhasiat mencegah naiknya kadar kolesterol dan lemak darah, mencegah pengentalan darah, menurunkan resiko pengerasan dan penyempitan pembuluh darah yang bertalian erat dengan penyakit jantung koroner.

Berdasarkan tempat hidupnya, ikan dapat dibagi menjadi ikan yang hidup di air asin atau ikan laut dan ikan yang hidup di air tawar (sungai, danau dan rawa) atau ikan air tawar. Banyak sekali jenis ikan dan masing-masing jenis memberikan rasa dan aroma yang berbeda. Akan tetapi dari semua jenis ikan struktur dagingnya tidak banyak berbeda.

Kandungan lemak dalam ikan sangat variatif mulai dari 5% sampai lebih dari 12%. Karena itu ikan juga dikelompokkan berdasar kandungan lemaknya. Ikan dengan kandungan lemak yang tinggi disebut ikan lemak atau oily fish. Jenis ikan lemak terutama adalah ikan-ikan yang hidup di laut yang dalam seperti ikan herring, mackerel, sardin dan ikan salmon. Dari jenis ikan laut ini terutama sardin dan mackerel kandungan asam lemak tak jenuh Omega-3 cukup tinggi.

Berbeda dengan ikan laut, ikan yang hidup di air tawar (ikan air tawar) umumnya kadar lemaknya tidak begitu tinggi. Jenis asam lemak tak jenuh dalam ikan air tawar adalah asam lenolik atau Omega 6 yang juga berfungsi meningkatkan kesehatan jantung karena dapat mengurangi total dan LDL-kolesterol.

Harrison dari Wigan and Boston Health Authority bersama Michael Burr dari College of Medicine University of Wales melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian asam lemak Omega-3 dari ikan terhadap serangan jantung pada penderita pasca infark selama 2,5 tahun. Hasil pengamatan itu menunjukkan pada kelompok yang memperoleh asam lemak Omega-3 dari ikan sebanyak 1 gr/hari, angka kematian akibat serangan jantung turun sampai 29%.

Masyarakat awam sering menyamakan khasiat ikan berlemak dengan minyak ikan yang terbuat dari ekstrak lemak ikan Cod (cod liver oil). Minyak ikan dipromosikan sebagai sumber Omega-3 dan berkhasiat menurunkan resiko penyumbatan pembuluh darah yang terjadi pada serangan jantung. Akan tetapi faktanya kandungan Omega-3 dalam minyak ikan tidak begitu tinggi. Selain itu belum diketahui secara pasti berapa dosis suplemen minyak ikan yang diperlukan untuk memberikan efek pencegahan terhadap serangan jantung. Minyak ikan sebagai suplemen juga tidak dapat mencegah efek buruk dari makanan yang kandungan lemaknya tinggi.

Manfaat ikan lemak untuk mengatasi berbagai penyakit

• Menurunkan kolesterol, lemak, tekanan darah dan penggumpalan darah.

Penelitian mengenai khasiat ikan terhadap penurunan kadar kolesterol, lemak dan tekanan darah, telah dilakukan kepada sejumlah orang. Mereka diberi tambahan makanan berupa ikan kaleng mackerel sebanyak 3 kali seminggu selama 2 minggu. Ternyata tekanan darah dan kadar kolesterol darah mereka yang diberi ikan pada akhir penelitian menunjukkan penurunan secara bermakna. Mereka yang sebelumnya memang telah mengkonsumsi ikan sebanyak 3 kali sehari, pemberian ikan mackerel itu tidak memperlihatkan manfaat yang lebih jauh.

• Menurunkan resiko kematian akibat serangan jantung.

Suatu penelitian jangka panjang yang dilakukan di negeri Belanda menunjukkan bahwa mereka yang makan ikan lemak atau ikan putih minimal 2 kali seminggu, ternyata pada kelompok subjek penelitian ini angka kematian akibat serangan jantung lebih rendah. Penelitian lain yang dilakukan di VVelsh terhadap 2000 orang yang sudah sembuh dari serangan jantung untuk pertama kali (resiko serangan jantung ulangan pada kelompok ini lebih besar). Kepada setengah dari mereka diminta mengkonsumsi ikan lemak minimal 2 porsi setiap minggu.

Ternyata pada kelompok yang mengkonsumsi ikan ini, kematian karena penyakit jantung 29% lebih rendah dibandingkan kelompok yang tidak makan ikan ini. Sungguhpun frekwensi serangan jantung pada kelompok yang mengkonsumsi ikan tidak berkurang, akan tetapi pada setiap kali terjadi serangan jantung, mereka dapat bertahan lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengkonsumsi ikan.

• Meringankan rhematoid arthritis.

Percobaan dengan memberikan ikan lemak kepada penderita rhematoid arthritis 4-6 kali setiap minggu dengan jumlah total ikan yang dikonsumsi setiap minggu sebanyak 700 gram, ternyata setelah beberapa minggu dapat mengurangi rasa sakit sehingga penderita tidak lagi memerlukan obat penghilang rasa sakit. Diperkirakan sifat anti radang dari Omega-3 dalam ikan berlemak inilah yang membantu menghilangkan rasa sakit pada penderita rhematois arthritis. Untuk mencegah radang sendi dianjurkan untuk mengkonsumsi ikan laut lemak (oily fish) sedikitnya dua kali seminggu yang setiap porsinya sebesar 100 gram.

Sirip ikan hiu berkhasiat menyembuhkan penyakit kanker?

Sungguhpun tulang rawan ikan hiu diyakini sebagai senyawa anti kanker, akan tetapi sampai sekarang komponen aktif apa dalam tulang rawan ikan hiu yang bersifat anti kanker belum diketahui. Dari beberapa penelitian ilmiah yang telah dilakukan tidak terbukti tulang rawan ikan hiu dapat mencegah pertumbuhan sel kanker. Oleh karena kemungkinan tulang rawan ikan hiu berpengaruh terhadap perkembangan pembuluh darah, maka tidak dianjurkan bagi wanita hamil, mereka yang baru sembuh dari luka pembedahan atau penyakit jantung.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: