Manfaat Buah Nanas Sebagai Sumber Antioksidan

February 17, 2013

buah nanas

Nanas terkenal sebagai buah yang kaya enzim bromelain. Selain itu, nanas juga buah yang potensial untuk dikonsumsi sebagai sumber antioksidan. Nanas merupakan salah satu buah yang banyak mengandung mangan. Mineral mikro ini sangat diperlukan tubuh untuk memproduksi enzim SOD yang berperan sebagai antioksidan endogen.

Kemampuan nanas sebagai antioksidan semakin lengkap karena buah ini mengandung banyak vitamin C dan beta-karoten yang cukup tinggi. Vitamin C kita kenal sebagai antioksidan penumpas radikal bebas pada kondisi tekanan oksigen rendah di jaringan berair, sedangkan beta-karoten dan karotenoid lain bekerja pada bagian sel yang terpajan antioksidan saat berada pada kondisi tekanan oksigen tinggi. Dengan rutin mengonsumsi nanas seluruh sel dan sitoplasma kita terlindungi dari dampak buruk radikal bebas.

Bromelain sebagai antiinflamasi

Buah nanas mengandung enzim cystein proteinase bernama bromelain. Enzim pemecah protein (proteolitik) ini memiliki berbagai macam aktivitas. Aktivitas utamanya memecah protein menjadi molekul kecil sehingga mudah dicerna oleh tubuh. Selain itu, bromelain mampu mencegah inflamasi serta penggumpalan keping darah dan mencegah inflamasi.

Stres dapat diredam dengan buah nanas

Buah nanas mengandung serotonin sekitar 1.7-3.15 mg/100 gram. Secara filogenetik, serotonin merupakan neurotransmiter yang bermanfaat untuk mencegah stres. Karena itu, hormon yang berada di hipotalamus otak ini juga disebut hormon kebahagiaan.

Stres dapat tidak hanya membahayakan sistem saraf menyangkut kondisi psikis, namun juga mengganggu keseimbangan berbagai reaksi kimia, hormonal, dan enzimatis. Jika stres terus dibiarkan maka akan menurunkan kapasitas antioksidan endogen yang diproduksi oleh tubuh. Berbagai penyakit dapat diawali dengan stres neurologis yang berkelanjutan.

Buah nanas dapat mencegah kanker saluran cerna

Membiasakan diri mengonsumsi nanas sangat baik untuk kesehatan pencernaan kita. Kandungan seratnya yang tinggi dan didukung oleh bromelain yang dimilikinya akan membantu kelancaran proses pencernaan protein yang menjadi salah satu persoalan pemicu kanker. Bromelain juga memiliki efektivitas lain sebagai anti-inflamasi yang tentunya memberi makna positif dalam pencegahan kanker.

Antarbioaktif nanas terjadi kerja sama yang baik dalam menghambat kanker. Nanas mengandung zat antikanker CCZ yang efektif menghambat pembentukan kanker pada saluran cerna kita. Bioaktif ini semakin terbantu dengan adanya karotenoid, bromelain, dan sejumlah fitonutrisi yang terdapat pada nanas.

Mengonsumsi buah nanas berarti membantu memproduksi SOD karena nanas banyak mengandung mangan yang merupakan kofaktor SOD. Kecukupan SOD akan mencegah terjadinya peradangan yang memicu terjadinya kanker. Sebuah studi membuktikan bahwa darah yang memiliki kandungan SOD tinggi akan meningkatkan imunitas tubuh terhadap stres oksidatif intraseluler yang memicu pembentukan DNA cacat pembentuk kanker. Secara umum, penderita kanker memiliki kadar SOD yang rendah. Kadar SOD di dalam tubuh dapat dipakai sebagai acuan untuk memperkirakan tingkat perkembangan penyakit termasuk kanker.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: