Manfaat Bayam Sebagai Sumber Antioksidan

December 2, 2012

bayam

Sayuran yang paling populer di kalangan awam adalah bayam. Bayam terkenal sebagai sayuran unggul dengan kadar zat besi yang tinggi. Tak hanya unggul dalam hal nutrisi, bayam juga berkhasiat sebagai antioksidan.

Kekuatan antioksidan bayam hijau menjadi tanggung jawab lutein dan beta-karoten. Sedangkan bayam merah kekuatan antioksidannya terletak pada antosianin. Baik bayam hijau ataupun bayam merah, keduanya mengandung beta-karoten yang cukup banyak. Kerja sama yang baik antara berbagai macam pigmen tersebut menciptakan kekuatan antioksidan yang sangat baik untuk mereduksi dampak buruk radikal bebas yang memapar tubuh kita.

Makan bayam untuk mata sehat

Dengan mengonsumsi bayam hijau, kita telah berusaha melindungi mata kita. Lutein yang dimilikinya memiliki polaritas yang tinggi sehingga sangat efektif untuk mengikat radikal bebas berupa sinar biru yang merusak mata. Pasokan lutein yang memadai dapat mencegah terbentuknya katarak pada lensa mata.

Kita mengenal ada sekitar 600 jenis karotenoid, namun sejauh ini hanya lutein dan zeaxanthin saja yang diketahui paling paten untuk mencegah kerusakan lensa mata sekaligus mencegah katarak. Ada beragam makanan yang dapat kita jadikan sebagai sumber lutein dan zeaxanthin, salah satunya adalah bayam.

Bayam baik untuk kesehatan pembuluh darah

Salah satu fungsi karotenoid yang tidak diragukan lagi adalah untuk mencegah oksidasi lipid. Efektivitasnya dalam mencegah paparan peroksida lipid sangat bermanfaat untuk melindungi pembuluh darah dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas berupa lemak perusak tersebut.

Mengonsumsi bayam yang kaya karotenoid sangat bermanfaat untuk menjaga keenceran pembuluh darah. Berbagai studi menjelaskan bahwa darah yang mengandung banyak karotenoid memiliki kecenderungan menggumpal lebih rendah daripada darah yang miskin karotenoid. Dengan efektivitas ini, kelengketan platelet yang menjadi persoalan bagi kesehatan pembuluh darah kita dapat teratasi. Darah encer memasok lebih banyak oksigen ke jantung dan otak sehingga memperkecil risiko serangan jantung dan otak.

Bayam mengandung sejumlah mineral penting yang sangat bermanfaat untuk mendukung pembentukan plasma darah yang baik. Zat besinya yang tinggi sangat dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin. Selain itu, bayam juga banyak mengandung kalium dan magnesium yang sangat berguna untuk menjaga kekuatan dinding pembuluh darah. Dengan didukung oleh karotenoid yang memadai, konsumsi bayam secara rutin dapat menurunkan risiko aterosklerosis yang disebabkan oleh oksidasi lemak darah menjadi radikal bebas.

Bayam bisa mencegah kanker

Penelitian untuk membuktikan khasiat antikanker yang dimiliki bayam belum banyak dilakukan. Meskipun demikian, para ahli memiliki dugaan kuat bahwa konsumsi bayam secara rutin dapat membantu menjauhkan diri kita dari kanker. Kekuatan antioksidan yang dimiliki itulah yang menjadi kekuatan antikanker dari bayam.

Mutasi DNA hingga menimbulkan kanker terjadi karena paparan radikal bebas. Untuk melawannya diperlukan kekuatan antioksidan yang memadai. Kita tidak mungkin mengandalkan satu macam antioksidan untuk melawan radikal bebas penyebab kanker karena itu keragamanan menu yang kaya antioksidan sangat kita perlukan. Sumber antioksidan yang mudah kita peroleh antara lain bayam.

Konsumsi bayam menambah kapasitas antioksidan bagi tubuh kita. Pro-vitamin A dan sejumlah karotenoid lain yang dimilikinya merupakan sumber antioksidan yang sangat kita butuhkan. Lebih dari seratus penelitian telah membuktikan bahwa karotenoid merupakan komponen nirgizi yang memiliki kemampuan sebagai antioksida yang tidak diragukan lagi. Berbagai uji laboratorium ataupun uji klinis menyimpulkan bahwa karotenoid merupakan antioksidan karsinogenik yang efektif melawan berbagai zat yang berpotensi mendorong terjadinya kanker. Berbagai jenis kanker dapat dicegah jika tubuh kita memiliki kandungan karotenoid yang tinggi.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: