Makanan dan Kesehatan Gigi

June 13, 2013

kesehatan gigi

Makanan tak pelak menjadi salah satu penyebab kerusakan gigi. Bukan hanya kandungan dalam makanan. Tapi juga cara memakannya.

Penting untuk diketahui, makanan yang anda konsumsi sangat mempengaruhi kesehatan gigi anda. Alasannya, karena gigilah “pihak” pertama yang berhadapan dengan makanan sebelum masuk ke dalam tubuh untuk diolah. Itu sebabnya, jangan anggap remeh pengaruh makanan, jika Anda menginginkan gigi yang sehat dan cantik. Bahkan lebih jauh lagi bisa merembet pada kesehatan seluruh tubuh.

Apa saja yang perlu diketahui seputar kesehatan gigi dan makanan?

Kunyah Dengan Baik dan Proporsional

Saat menguyah, pergunakanlah gigi sesuai dengan fungsinya. Yakni, gigi depan untuk menggigit (memotong), gigi taring untuk mencabik, dan gigi geraham untuk menguyah (menghaluskan). Anda juga perlu menyeimbangkan porsi kerja antara geraham kanan dan kiri. Jika anda hanya memanfaatkan sebagian gigi saja, akan timbul rasa tidak nyaman, bahkan sakit kepala. Gigi yang terlalu sering dipakai akan terasa ngilu. Sementara gigi yang tidak pernah dipakai akan menjadi area nikmat bagi plak.

Ada beberapa alasan kenapa seseorang tidak menggunakan giginya secara proporsional. Tidak mungkin, alasannya hanya karena faktor kebiasaan saja. Seseorang yang hanya menggunakan geraham kiri pasti karena kondisi geraham kanannya tidak normal. Bisa saja berlubang atau terasa ngilu bila dipakai. Akibatnya, secara reflek makanan berpindah ke geraham kiri. Untuk mengatasi kondisi ini, anda harus segera ke dokter. Karena selain berdampak buruk terhadap gigi itu sendiri, hal ini juga akan memicu sakit di bagian tubuh yang lain. Pegal-pegal di bagian bahu antara lain bisa disebabkan Karena geraham yang terlalu letih.

Perhatikan Suhunya

Hindari makanan-makanan yang terlampau panas atau dingin. Biasakan menunggu makanan menjadi sedikit lebih hangat. Suhu yang terlalu ekstrem pada makanan akan memberi efek shok pada gigi. Hasilnya gigi menjadi lebih rentan terhadap kerusakan. Suhu yang ekstrem juga memberi pengaruh pada saraf. Itu sebabnya, terkadang ada rasa ngilu jika mengonsumsi makanan yang sangat dingin.

Hindari Makanan yang Terlalu Keras

Gigi Anda mungkin kuat dan mampu menggigit makanan yang keras, namun, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, sebaiknya hindari mengunyah makanan dengan kekerasan yang tidak lazim. Anda bisa memotong makanan menjadi berukuran kecil sebelum menguyahnya, agar kerja gigi menjadi lebih ringan.

Kontrol Makanan Jenis Ini

Gula, cokelat, permen, makanan manis dan camilan dari tepung cukup aktif memicu kerusakan gigi. Pastikan Anda mengonsumsinya tidak berlebihan. Segeralah berkumur untuk menghindari penumpukan gula di dalam mulut. Kacang-kacangan dan daging juga perlu disikapi hati-hati karena teksturnya yang sangat mudah menyangkut di gigi. Anda, harus membersihkan gigi dengan seksama setelahnya.

Perbanyak Konsumsi Buah-buahan dan Sayuran

Sebenarnya makanan Indonesia bersahabat bagi gigi. Aneka buah dan sayur mayur adalah asupan yang aman bagi gigi. Buah dan sayur mengandung serat yang sangat efektif berfungsi sebagai pembersih gigi alamiah. Selain itu mengunyah buah dan sayur juga sangat baik untuk memberi efek pemijatan pada gusi dan menyegarkan aroma mulut. Rajinlah mengonsumsi kemangi dan teh hijau karena memberikan efek yang sangat baik bagi kesehatan gigi.

Perawatan Ekstra Bagi Penggemar Kopi dan Rokok

Kopi dan rokok menimbulkan efek yang mirip pada gigi. Warna gigi menjadi pudar dan menghitam. Selain itu, aroma mulut pun menjadi kurang sedap. Jika anda penggemar kopi dan rokok, lakukan perawatan ekstra pada gigi agar gigi tetap sehat dan cantik. Anda bisa melakukan perawatan berupa pemutihan gigi secara rutin. Bersihkan gigi dengan seksama dan berkumur untuk menjaga aroma mulut agar tidak berbau.

Cobalah Ini Untuk Kesehatan Gigi Anda

1. Teh Hijau

Teh hijau sangat bermanfaat bagi kesehatan gigi. Teh hijau mengandung fluorin dalam jumlah yang cukup besar. Zat ini bisa bersenyawa dengan zat fostorus dalam gigi. Efeknya bisa menetralisir asam dan mencegah kerusakan pada gigi. Selain itu, teh hijau bisa mengurangi jumlah stretokokus deformasi dalam rongga mulut yang merupakan biang keladi kerusakan gigi. Teh hijau pun efektif mengurangi bau mulut.

2. Jamur Hioko

Sangat baik untuk melindungi gigi karena jamur ini mengandung zat letinan yang mengekang baksil mengeluarkan plak pada gigi.

3. Permen karet

Mengunyah permen karet yang bebas gula dapat meningkatkan sekresi ludah dan menetralkan asam dalam rongga mulut. Hasilnya, perusakan gigi pun terhindarkan.

3. Minum Air Putih

Seperti juga tubuh yang perlu disiram, air putih memberi kesegaran yang dibutuhkan gigi.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: