Khasiat Jambu Biji Untuk Kesehatan

March 30, 2013

khasiat jambu biji

Ada beberapa varitas jambu biji. Jambu biji atau jambu klutuk ada yang dagingnya berwarna putih, dan ada yang daging buahnya berwarna merah muda banyak biji dan rasanya manis. Biji yang banyak dan keras inilah yang kemudian menimbulkan mitos bahwa biji jambu akan tertinggal dalam usus buntu dan menyebabkan radang usus buntu. Akan tetapi tidak ada penelitian yang mengungkapkan kebenaran dari mitos itu.

Jambu biji jenis lain disebut jambu susu, yang dagingnya berwarna putih menyerupai warna susu, berbiji sedikit dan rasanya kurang manis. Jambu sukun, ukuran buahnya besar-besar, tidak ada biji, daging berwarna keputih-putihan, rasanya hambar.

Jambu biji adalah bahan makanan yang kandungan vitamin C-nya paling tinggi, melebihi kandungan vitamin C dalam jeruk, pepaya dan buah-buahan lainnya. Tiap 100 gram jambu biji mengandung 95 mg vitamin C sedang dalam 100 gram jeruk kandungan vitamin C-nya hanya 49 mg. Padahal jeruk sudah digembar-gemborkan sebagai buah-buahan yang kandungan vitamin C-nya paling tinggi.

Kandungan vitamin C dalam jambu biji masih lebih sedikit dibanding kandungan vitamin C dalam daging buah jambu monyet yaitu 110 mg pada setiap 100 gram daging buah jambu monyet. Akan tetapi jambu monyet agak sukar didapat, sehingga jambu biji menjadi jenis buah-buahan yang kadar vitamin C-nya paling tinggi. Kandungan vitamin C dalam jambu biji paling tinggi pada saat buah jambu menjelang matang. Beberapa zat gizi penting dalam jambu biji adalah sebagai berikut:

Kandungan zat gizi dalam 100 gram jambu biji :

– Energi (Kal) 49
– Karbohidrat (g) 12,2
– Kalium (nig) 14
– Posfor (mg) 28
– Zat besi (mg) 1,1
– Vitamin C (mg) 95

Di samping kandungan vitamin C yang tinggi, jambu biji juga merupakan sumber serat terutama pectin dan Kalium. Kalium merupakan mineral yang jumlahnya terbesar ketiga dalam tubuh. Kalium berfungsi memelihara ritme denyut jantung yang teratur, menggiatkan kontraksi otot, memelihara keseimbangan air dalam tubuh dan membantu mengatur tekanan darah. Penelitian terhadap 110 laki-laki dan 35 perempuan penderita hipertensi yang dilakukan oleh Singh di Heart Research Laboratory Medical Hospital & Research Centre menunjukkan jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol total dan lipida dalam darah serta menurunkan tekanan darah penderita hipertensi.

Selain mengandung berbagai zat gizi terutama vitamin C, jambu biji yang daging buahnya berwarna merah juga adalah sumber karotenoid yaitu lycopen. Senyawa fitokimia ini berkhasiat sebagai antioksidan di samping juga menghambat proliferasi/multiplikasi sel. Penelitian terhadap 773 kasus kanker prostat menunjukkan konsumsi lycopen berhubungan dengan rendahnya resiko terhadap kanker prostat.

Dari beberapa jenis buah-buahan ternyata kandungan lycopen dalam jambu biji adalah yang terbanyak sebagaimana terlihat dalam tabel berikut:

Kandungan lycopen dalam beberapa jenis buah-buahan dan hasil olahannya (per 100 gram) :

– jambu biji biasa 5200 mcg –
– Saus tomat 6300 mcg
– Tomat segar 3100 mcg
– Jus tomat 8600 mcg
– Buah semangka 4100 mcg

Khasiat jambu biji untuk mengatasi berbagai penyakit

• Menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dan tekanan darah.

Penelitian yang dilakukan oleh Singh di Heart Research Laboratory, Medical Hospital and Research Centre, Morabad, India terhadap 110 orang laki-laki dan 35 orang perempuan penderita hipertensi essensial menunjukkan jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah serta tekanan darah. Kepada penderita hipertensi itu diberikan tambahan makanan berupa jambu biji sebanyak 0,5-1,0 kilogram setiap hari selama 4 minggu. Pada pemeriksaan di akhir minggu keempat ternyata kadar kolesterol darah penderita turun rata-rata sebesar 8%, sedangkan tekanan darah turun rata-rata 7,5 – 8,5 mm Hg.

• Menurunkan resiko terjadi penyakit jantung.

Mengacu pada hasil percobaan yang dilakukan oleh Singh dan kawan-kawannya, James Cerda, profesor gastroentrologi dari Universitas Florida, Gainesville Amerika Serikat menyatakan penurunan kolestrol darah oleh jambu biji sebesar 8%, sangat bermakna bagi penurunan resiko penyakit jantung. Penurunan kadar kolesterol darah sebesar 1 % sama artinya dengan pengurangan resiko penyakit jantung sekitar 2%. Jadi mengkonsumsi jambu biji sebanyak 0,5-1,0 kg setiap hari selama 4 minggu akan membawa dampak penurunan resiko penyakit jantung sebesar 16%.

• Mencegah penyakit kanker pada saluran pencernaan dan prostat.

Kandungan lycopen yang tinggi menjadikan jambu biji biasa sebagai buah-buahan yang berkhasiat mencegah penyakit kanker. Penelitian epidemiologis yang dilakukan di Italia yang mencakup juga 2.706 penderita penyakit kanker rongga mulut, tekak, kerongkongan dan lambung menunjukkan peningkatan konsumsi bahan makanan kaya lycopen yaitu tomat memberikan perlindungan yang konsisten terhadap semua jenis penyakit kanker saluran pencernaan. Kandungan lycopen yang juga tinggi dalam jambu biji, diperkirakan juga memberikan khasiat yang sama sebagaimana halnya dengan tomat. Hasil penelitian lain terhadap 773 orang penderita kanker prostat mengungkapkan banyaknya konsumsi bahan pangan kaya lycopen berkolerasi dengan resiko kanker prostat yang rendah.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: