Khasiat Cabai Untuk Kesehatan

March 10, 2013

khasiat cabai

Stroke atau serangan jantung umumnya didahului oleh terjadinya penggumpalan darah dalam pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah tersumbat sehingga jaringan tubuh tidak mendapat pasokan oksigen. Penelitian yang dilakukan di Pusat Penelitian Ilmiah di Thailand menunjukkan bahwa cabai dapat mencegah terjadinya penggumpalan darah (blood clotting) yang merupakan pemicu terjadinya serangan jantung.

Yang dimaksud dengan cabai disini adalah cabai merah besar (Capsium Annum), cabai ijo dan cabai rawit (Capsium Frutescens). Cabai berasal dari Amerika Selatan yang pada abad ke-15 dibawa oleh Columbus ke Portugal. Dari Portugal, tanaman cabai menyebar ke India dan kemudian ke Asia, Cina dan Asia Tenggara. Dikenal lebih dari 25 jenis varitas cabai yang biasa dikonsumsi. Tingkat kepedasan cabai diukur dengan skala Scovile. Cabai merah yang biasa ditanam di Indonesia mempunyai tingkat kepedasan sekitar 3.500 unit skala Scofield. Paprika sungguhpun rasanya agak pedas tetapi tidak tergolong cabai.

Dalam cabai terdapat senyawa fitokimia yang disebut capsaisin. Jika pada lapisan lendir rongga mulut, maka capsaisin akan terserap dan masuk darah dan merangsang sekresi endorfin. Endorfin adalah senyawa yang dibuat oleh tubuh yang berkhasiat memberikan rasa nyaman, menghilangkan dan mengurangi rasa sakit serta menimbulkan eforia. Semakin pedas rasa cabai akan semakin banyak sekresi endorfin, sehingga membuat orang semakin asyik makan makanan yang pedas. Namun capsaisin terbukti dapat membuat orang ketagihan, sebagaimana halnya dengan morfin. Mereka akan selalu minta cabai setiap kali makan.

Khasiat cabai untuk mengatasi berbagai penyakit


• Mencegah terjadinya penggumpalan darah.

Stroke dan serangan jantung umumnya terjadi karena penggumpalan darah yang menyebabkan pembuluh darah tersumbat dan menghambat aliran darah dalam tubuh sehingga sebagian tubuh yang terkena akan mati karena tidak memperoleh pasokan oksigen. Mengkonsumsi makanan yang dimasak dengan cabai akan mengurangi dan mencegah terjadinya penggumpalan darah dalam pembuluh darah yang berarti mencegah serangan jantung.

• Menurunkan kadar kolesterol darah.

Cabai merupakan senyawa antioksidan yang cukup efektif dan terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan terbukti dapat mencegah dan menurunkan kadar kolesterol darah sehingga memperkecil resiko serangan jantung.

• Meringankan gejala influenza.

Makan makanan yang pedas karena cabai menyebabkan badan terasa hangat, berkeringat, keluar air mata dan lendir berupa ingus dari hidung. Rasa hangat dan sifat merangsang dari cabai itu berkhasiat meningkatkan pengeluaran lendir dari saluran nafas (expectorant) dan mengatasi penyumbatan hidung (decongestant) yang merupakan gejala pokok pada influenza. Karena itu gejala influenza terasa ringan setelah makan makanan yang pedas karena cabai.

• Meningkatkan gairah seksual.

Dari hasil penelitian diberbagai pusat penelitian di Amerika dan Eropa terbukti cabai dapat meningkatkan hasrat seksual. Karena itu cabai disebut juga sebagai natural Viagra.

• Memperbaiki pencernaan makanan.

Rasa pedas dari cabai akan merangsang sekresi getah cerna yang diperlukan untuk mencernakan makanan yang masuk ke dalam lambung. Karena itu cabai juga dapat meningkatkan nafsu makan. Di samping itu dengan adanya asam lambung dengan jumlah yang cukup diperlukan untuk membunuh bibit penyakit yang masuk bersama makanan.

Source : dari berbagai sumber

 

 

loading...

Previous post:

Next post: