Khasiat Alpukat yang Menakjubkan

January 6, 2014

Alpukat mengandung 80% asam lemak tidak jenuh tunggal yang menguntungkan bagi kesehatan.

Alpukat berasal dari kawasan Amerika Tengah. Kini, buah ini ditanam di kawasan tropis dan subtropis, termasuk juga di Indonesia. Buah berjuntai, bulat, bujur telur atau berbentuk buah pir, panjang hingga 20 cm dan lebar 15 cm. Buah hijau saat muda atau hijau kekuningan berbintik ungu, ungu atau hampir hitam setelah masak, tergantung varietas. Kulit buah licin atau kasar. Isi daging buah berwarna kuning semburat hijau. Berbiji satu, besar, dan di dalamnya terdapat isi buah, bentuk bulat berdiamater 2,5—5 cm, warna putih kemerahan.

Buah tidak matang di pohon karena pematangannya terhambat oleh hormon yang diproduksi daun. Daging buah lunak jika sudah masak dan berwarna hijau pucat kekuningan. Buah masak ditandai dengan warna kulit hijau tua, tidak mengilap. Bila buah dikocok terdengar suara “koplak” karena benturan biji dengan daging buah.

A. Kandungan dan Khasiat Alpukat

Setengah buah alpukat mengandung 57 µg folat yang memenuhi 14% kebutuhan sehari. Kandungan kaliumnya juga tinggi, menyediakan 548 mg yang memenuhi 16% kebutuhan sehari. Kandungan fosfornya yang cukup tinggi sangat berguna untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Satu cangkir buah alpukat mengandung 120 mg fosfor yang memenuhi 12% dari kebutuhan sehari.

Sejumlah fitokimia terkandung di dalam alpukat. Zat-zat itu antara lain saponin, flavonoid, alkaloid, karotenoid, lutein, tanin, asam pantotenat, asam oleat, lesitin, niasin, vitamin (A, BI, B2, C, E, K, biotin), mineral (fosfor, zat besi, tembaga, kalium, magnesium, zink), dan serat.

Sekitar 90% kandungan di dalam alpukat adalah lemak yang 80% berupa asam oleat, lemak tidak jenuh tunggal yang menguntungan bagi kesehatan.

Di antaranya menurunkan kadar LDL (lowdensity lipoprotein), kolesterol total, dan trigliserida, serta menstabilkan kadar gula darah. Kandungan serat dan asam lemak tak jenuh tunggal memiliki aktivitas antiradang dan antioksidan yang bersama-sama dengan vitamin C, E, dan glutation dapat melindungi pembuluh darah arteri dari kerusakan akibat timbunan LDL Kandungan lemak tidak jenuh tunggal itu juga baik bagi penderita diabetes melitus. Kandungan beta-silosterol dapat mengurangi penyerapan kolesterol pada usus.

Kandungan niasin dapat mempengaruhi aktivitas enzim lipoprotein lipase sehingga terjadi penurunan produksi LDL di hati yang berakibat penurunan kolesterol total, LDL, dan trigliserida. Niasin juga dapat meningkatkan HDL (high density lipoprotein). Kandungan asam folatnya mencegah cacat lahir di otak dan tulang belakang. Folat juga mencegah timbulnya penyakit jantung koroner dengan cara menurunkan kadar homosistein, yakni produk antara suatu asam amino yang berbahaya bagi pembuluh darah bila kadarnya terlalu tinggi. Khasiat lain, memperkuat daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terinfeksi, melebarkan pembuluh darah (mild vasodilator), antijamur, dan antikanker.

INFO: Bagian yang Berkhasiat

  • Buah: ampuh mengatasi kolesterol tinggi, hipertensi, dan menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Daging buah melembutkan, menyejukkan, dan melindungi kulit (emolien) sehingga memperlambat proses penuaan, melindungi selaput lendir, kelenjar keringat, saraf, otot, dan sumsum tulang sehingga selalu dalam kondisi prima.
  • Daun: terasa pahit, kelat, bersifat astringen, diuretik, meluruhkan batu ginjal (lithotriptik), dan menurunkan tekanan darah.
  • Biji: berkhasiat astringen, penghilang nyeri (analgesik), antiradang, dan hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah) sehingga bermanfaat pada penderita DM.

 

Asam folat sangat membantu kesuburan. Pria yang mengonsumsi asam folat dan seng dapat meningkatkan jumlah spermatozoa normal. Wanita yang diberikan asam folat akan memiliki sel telur lebih baik. Alpukat juga kaya mineral yang berguna untuk mengatur fungsi tubuh dan menstimulasi pertumbuhannya. Zat besi dan tembaga membantu proses regenerasi darah merah dan mencegah anemia. Kandungan serat secara simultan membantu proses pencernaan.

B. Fakta Ilmiah

  • Penelitian membuktikan bahwa konsumsi alpukat yang tinggi kalium dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit lain yang berhubungan, seperti gangguan jantung dan stroke.
  • Di dalam alpukat terdapat senyawa antijamur yang kuat. Senyawa ini menghambat perkembangan spora jamur sehingga dapat digunakan untuk pengobatan infeksi jamur di dalam tubuh maupun jamur kulit.
  • Penelitian mengungkapkan bahwa alpukat dapat memperbaiki kualitas sperma sehingga bisa meningkatkan kesuburan pria.
  • DM Colquhoundari dari Dietary Departement, Wesley Hospital, Queensland, Australia. Penelitiannya melibatkan 15 wanita berusia 37—58 tahun. Sebanyak delapan wanita diberi alpukat, sedangkan tujuh orang lainnya mengonsumsi makanan kaya karbohidrat selama tiga minggu. Hasilnya, kadar kolesterol darah pengonsumsi alpukat turun 8,2%; pengonsumi kaya karbohidrat hanya turun 4,9%. Penurunan terjadi pada low density lipoprotein (LDL) pengonsumsi alpukat, sedangkan yang mengonsumsi karbohidrat tidak sama sekali. Nilai high density lipoprotein (HDL) dalam darah pengonsumsi alpukat naik, sementara pengonsumsi makanan kaya karbohidrat kadar HDL-nya turun sebanyak 13,9%. Artinya, konsumsi alpukat setiap hari efektif menjaga tubuh dari serangan kolesterol dibandingkan dengan makan nasi.
  • Konsumsi 1/4 – 1/2 buah alpukat setiap hari. Buah ini mengandung lemak 20—30 kali lebih banyak dari buah lainnya. Kandungan lemaknya dapat memasok energi cukup tinggi ketika dikonsumsi.
  • Riset di Amerika Serikat terhadap mereka yang berumur 27—72 tahun, pemberian 14—1/2 buah per hari membuktikan adanya penurunan serum kolesterol jenuh 8,7—42,8%. Konsumsi alpukat rutin juga dapat menurunkan kolesterol total, sekaligus mempertahankan kepadatan HDL.

C. Cara Konsumsi

Buah masak dapat dimakan langsung dengan dicampur sedikit madu, dimakan sebagai es campur, koktail, dimasukkan dalam salad sayur dan buah, dioleskan pada roti, dibuat jus, dicampur dalam saus, sup, dan es krim.

D. Perlu Tahu

  • Orang yang alergi terhadap lateks alami, bisa juga alergi terhadap alpukat.
  • Bila sedang minum obat pengencer darah, misalnya warfarin (Simarc-2), sebaiknya tidak mengonsumsi alpukat. Penelitian di Israel, mengonsumsi 1/2 – 1 buah menyebabkan kerja obat tersebut kurang efektif dan kembali normal setelah konsumsi alpukat dihentikan. Mungkin hal ini disebabkan lemak natural alpukat pada sebagian orang dapat menghambat kerja obat jenis tersebut.
  • Kandungan kalium alpukat cukup tinggi. Waspadai bagi penderita yang kadar kalium di dalam darahnya sudah tinggi, sebaiknya tidak mengonsumsi alpukat.
  • Minyak alpukat digunakan untuk industri kosmetik, seperti sampo, sabun, dan produk kesehatan kulit.
  • Buah yang belum masak dicincang dan dicampur ke dalam keju. Bahan ini dapat digunakan sebagai racun tikus.
  • Kulit buah dicampur air mendidih lalu diminum saat perut kosong untuk mengatasi cacingan.
TIPS Cerdas Konsumsi Alpukat

Bila tidak segera dimakan, daging buah yang berwarna hijau kekuningan akan berubah menjadi kecokelatan akibat teroksidasi. Hal ini sebenarnya tidak berbahaya, tapi tampilannya menjadi kurang menarik. Untuk mencegah perubahan warna, tambahkan sedikit air perasan jeruk lemon pada daging buah.

 

  • Daun alpukat dapat direbus untuk mengatasi diare, untuk pencuci darah, mengatasi rematik dan nyeri persendian, serta mengatasi demam dan flu. Lembaran daun dipanaskan, lalu diletakkan pada dahi untuk mengurangi sakit kepala.
  • Daun dan kulit kayu direbus, lalu diminum untuk menghilangkan batuk, menurunkan tekanan darah tinggi, mengatasi gangguan hati, dan memperlancar siklus haid.
  • Buah digiling halus, dipakai untuk masker dan lulur guna melembutkan kulit kepala dan rambut yang kering, merangsang pertumbuhan rambut, juga untuk mempercepat penyembuhan luka (ulkus).
  • Alpukat sering disebut mentega alamiah. Kaya akan vitamin C dan E. Mengonsumsi sebuah alpukat setiap hari dapat melembapkan kulit, mencegah timbulnya kerut, dan memerangi tanda penuaan.
  • Daun alpukat mempunyai aktivitas antibakteri dan menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus strain A dan B, Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas sp., Proteus sp., Escherchia coli, dan Bacillus subtilis (E.O. Ognulans dan E. Ramstad, 1975).
  • Teh asal daun alpukat baik untuk mengatasi sakit kepala, nyeri lambung, bengkak pada saluran napas, rasa nyeri saraf (neuralgia), siklus haid tidak teratur, dan meluruhkan batu ginjal.

 

 

loading...

Previous post:

Next post: